Seal Of Light And Darkness

Seal Of Light And Darkness
Peringatan Dan Tantangan


__ADS_3

Brianna dan Michael berdiri bersampingan terlihat tenang tanpa amarah namun aura membunuh mereka membuat siapa pun yang melihatnya akan ketakutan.


" Brianna sepertinya mereka kurang puas dengan pertunjukan kita kau harus memberi mereka kenangan indah bukan..." Ucap Michael sambil menatap Brianna.


" Tentu saja..." Jawab Brianna lalu tersenyum.


Brianna mulai melangkah maju dan tentu saja itu membuat para mata-mata itu semakin terpojok.


Brianna merapal sebuah mantra dan terbentuklah pola indah berbentuk setengah bulan dan setengah matahari.


Blaarrr.


Pola itu terukir di angkasa tepat di atas mereka. Kemunculannya membuat awan bergemuruh dan petir menyambar.


" Bukankah kalian ingin merusak segel cahaya kenapa kalian terlihat begitu takut saat ini..." Ucap Brianna dengan senyum simpul.


" Ba...bagaimana kau bisa menciptakan segel ini bukankah kau baru saja menjadi penjaga segel ..." Tanya salah seorang mata-mata itu keheranan.


" Kau benar tentang aku baru saja menjadi penjaga segel cahaya tapi ayahku sudah mengajarkan ku segalanya sejak kecil ..." Jawab Brianna .


" Apa...yang akan kau lakukan dengan itu...menakuti kami...?"


" Apa kalian berpikir aku akan membiarkan kalian hidup apa aku terlihat sebaik itu...?" Tanya Brianna dengan tatapan tajam dan dingin.


" Kau tidak akan berani..."


Ssraakk.


" Aarrghh !!" Teriak salah seorang dari mereka.


Salah satu dari mereka terpenggal oleh cahaya yang keluar dengan cepat dari pola segel yang tepat di atas mereka.


Brianna tidak menanggapi kata-kata para mata-mata itu. Ia hanya membunuh satu persatu seakan menjelaskan dia tidak hanya berani tapi juga tidak kenal ampun.


Setelah tiga anggota mereka tewas kini hanya tersisa tiga orang lainnya yang sekarang gemetar ketakutan.


" Dia tidak akan mengampuni mu gadis kecil...!!" Ucap mereka bersamaan.


" Apa kalian pikir aku menginginkan ampunan nya !!" Ucap Brianna lantang .


Brianna melenyapkan dua orang lagi dengan kekuatan aura dan pola segelnya.


Dan ia menyisakan satu orang yang kini terluka parah.


" Sampaikan pada ratu Oak Land aku menunggu kejutan darinya..." Ucap Brianna pada mata-mata yang terluka itu.


" Ayo Michael sepertinya ini cukup untuk memperingatkan mereka..." Ucap Brianna kemudian.


" Baiklah ayo kita kembali..." Jawab Michael lalu tersenyum.


Michael mendekat pada Brianna .


" Maaf ..." Ucap Michael sebelum merangkul pinggang Brianna dan melakukan teleportasi.


Dalam sekejap seperti ilusi mereka sudah kembali ke Louisville tepatnya di halaman rumah Royce.


Pemandangan gelap yang hanya di terangi bulan kini berganti kota yang ramah dan hangat itu.


Brianna tersenyum saat melihat pemandangan itu dan beberapa penduduk yang melewati tempat itu menyapa Brianna juga Michael.


" Aku akan merindukan tempat ini ..." Ucap Brianna setelah terdiam beberapa saat.


" Ya aku tau suasana yang hangat ini membuat kita tidak ingin pergi..." Ucap Michael.


" Tapi sayangnya ada misi yang menunggu dan kita harus segera menyelesaikannya..." Ucap Brianna sambil tersenyum tipis.


Michael menggenggam tangan Brianna dan berkata.


" Kita pasti berhasil Brianna aku akan selalu ada untuk membantumu..." Ucap Michael dengan senyum manisnya.

__ADS_1


Entah mengapa kali ini kata-kata Michael berhasil merasuk ke hati dingin Brianna.


Brianna merasa tidak sendirian ia benar-benar punya rekan yang baik di sisinya.


Dan tentang perasaannya dia sepertinya mulai menyadarinya.


* Sepertinya aku mulai menyukaimu Michael tapi sebelum tugas ini selesai aku tidak punya waktu untuk memikirkan diriku sendiri * batin Brianna sambil menatap Michael.


" Ada apa Brianna ...?" Tanya Michael.


" Tidak ada aku hanya ingin berterima kasih untuk hari ini tanpa bantuan mu aku pasti kerepotan..." Ucap Brianna.


" Kau terlalu merendah Brianna aku tau kau jauh lebih tangguh dari yang terlihat ..."


" Kenapa kau berpikir begitu..." Tanya Brianna.


" Bukan berpikir aku melihatnya kau selalu berhasil mengejutkanku dengan keberanian dan ketenangan mu..." Ucap Michael.


" Terima kasih Michael untuk waktu, usaha , dan pujiannya..." Ucap Brianna dengan nada lembut dan senyum manis mempesoananya.


Deg...deg


Apa yang di lihat Michael saat itu membuat pria tampan itu membeku. Hanya detak jantung yang menderu di dadanya.


Michael menolak sadar dari lamunannya. Senyuman Brianna mampu membuat ia tidak memperdulikan dunia di sekeliling mereka.


Michael masih memandangi Brianna sampai Brianna memanggil Michael karena pria itu terus terdiam .


" Apa kau baik-baik saja Michael...?" Tanya Brianna.


" Yahh untungnya aku baik-baik saja..."


Michael mendekat dan berbisik pada Brianna.


" Tapi jika kau menunjukan ekspresi seperti tadi setiap waktu aku takut tidak bisa menahan diriku Brianna..." Ucap Michael lirih .


Mereka saling menatap netra cantik mereka bertemu dan membuat mereka saling terpana satu sama lain.


" Heii sebaiknya kalian lanjutkan di dalam atau kalian akan menjadi tontonan gratis..." Ucap Jesslyn sambil menahan tawanya.


Seketika Brianna dan Michael saling menjauh dan mulai menatap sekeliling .


Kini mereka sadar beberapa penduduk berhenti dan tersenyum melihat ke arah pasangan yang kini terlihat malu-malu itu.


" Yah sepertinya yang di katakan Jess benar ayo kita masuk..." Ucap Brianna kemudian.


" Baiklah ayo ..." Balas Michael dengan senyumnya.


Jesslyn yang melihat itu tertawa ia tidak menyangka kedua orang yang sangat dingin dan kaku itu bisa terlihat seperti pasangan remaja yang baru saja jatuh cinta.


Brianna dan Michael masuk ke kamar masing-masing .


Brianna membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan gaun tidur sederhana berwarna merah.


Rambut yang tergerai membuat Brianna nampak sempurna.


Gadis cantik itu kini berjalan ke arah balkon dan duduk di salah satu kursi yang ada di sana sambil menikmati semilir angin.


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu.


Tok...tok..


" Brianna ini aku apa kau sedang tidur..." Tanya Jesslyn.


" Tidak Jess masuklah..." Jawab Brianna .


" Apa yang kau lakukan di sini ..." Tanya Jesslyn santai.


" Beristirahat ..." Jawab Brianna.

__ADS_1


" Ahh ya bagaimana apakah kalian bersenang-senang..."


" Tentu mereka sangat terkejut melihat kami ada di sana dan mereka lebih terkejut lagi karena kita sudah tau apa yang mereka rencanakan..." Ucap Brianna.


" Wahh apakah mereka benar-benar mengira kita sebodoh itu ..." Ucap Jesslyn.


" Ya bukankah itu menyebalkan..."


" Tentu saja bahkan sangat menyebalkan lalu apa yang kau lakukan pada mereka..." Tanya Jesslyn.


" Membunuhnya..." Jawab Brianna tenang.


" Wah wahh luar biasa, aku kira kau akan melepaskan mereka..."


" Tadinya aku juga berencana seperti itu tapi mereka membuatku muak..." Ucap Brianna .


" Yah jika di pikir-pikir mereka sangat pantas mendapatkannya..." Ucap Jesslyn.


" Apa kau kemari hanya untuk bertanya soal ini..." Tanya Brianna.


" Lalu kau ingin aku bertanya soal apa ..."


" Entahlah kau bisa bertanya apapun Jess..."


" Apa misalnya seperti bagaimana hubunganmu dengan Michael..." Tanya Jesslyn santai.


Brianna kaget dengan pertanyaan sahabatnya itu. Namun ia seketika sadar Jesslyn juga ada di saat mereka tiba dari hutan.


" Tidak ada Jess kami hanya jadi lebih terbuka satu sama lain..." Jawab Brianna.


" Sebuah langkah yang cukup bagus Michael sepertinya benar-benar bertekad mendapatkan mu Brianna..." Ucap Jesslyn.


" Apa menurutmu begitu Jess..."


" Tentu semua orang bisa melihatnya hanya kau yang tidak, ahh maksudku kau menolak mengerti itu..."


" Aku tidak menolaknya Jess aku hanya berpikir apa itu mungkin ..."


" Tentu saja kenapa kau berkata begitu Brianna..."


" Jess kau tau seperti apa kisah ayah dan ibuku bukan ..."


" Tentu aku tau, jangan bilang kau berpikir bahwa tugasmu sebagai penjaga segel cahaya bisa saja melukai nya..."


" Ya kau benar Jess aku sangat takut kami akan berakhir seperti itu aku tidak yakin akan mampu menahan rasa sakit itu..."


" Aku mengerti ke khawatiran mu Brianna, tapi kau harus ingat semua kisah punya awal dan akhir yang berbeda..."


" Aku benar-benar berharap aku tidak akan menyakiti hati siapapun Jess termasuk Michael..."


" Kau akan menyakitinya dan dirimu sendiri jika kau terus berbohong dengan perasaanmu seperti ini..."


" Aku hanya berharap dia bisa menunggu Jess, sampai semua ini berakhir sampai aku mampu menyelesaikan masalah ini setelah itu aku akan jujur dengan perasaanku..." ucap Brianna lirih.


" Tentu aku yakin dia akan menunggumu ..." jawab Jesslyn.


Jesslyn sedih melihat apa yang di alami sahabatnya itu. Begitu dekat dengan kebahagiaan namun malah tidak bisa meraihnya karena terhalang tugas dan banyak rintangan lainnya.


Hal ini semakin membuat Jesslyn bertekad untuk memperkuat dirinya agar bisa membantu Brianna.


Di tempat lain ada seseorang yang sedang di serang perasaan yang sulit di jelaskan antara marah dan terkejut.


" Jadi dia menantang ku dengan menghabisi seluruh mata-mata yang ku kirimkan...!!" Ucap seseorang yang di penuhi amarah.


" Begitu lah informasi yang saya dapat yang mulia karena di tempat itu mereka hanya menemukan satu raga yang utuh yang lain seperti hancur dan menghilang tidak bersisa..." Ucap salah satu ajudan kepercayaan salah satu ratu Oak Land itu.


" Baiklah ayo siapkan kejutan menarik untuk keponakan ku yang nakal ini..."


" Baik yang mulia..." Ucap ajudan itu.

__ADS_1


Ucap ajudan itu membungkuk hormat dan pergi dari tempat itu .


* Cihh merepotkan sekali aku tidak menyangka gadis kecil itu cukup tangguh dia akan semakin berbahaya di masa depan jika tidak di hancurkan* batin Arabella mulai frustasi memikirkan Brianna.


__ADS_2