Seal Of Light And Darkness

Seal Of Light And Darkness
Kalung Yang Terhubung


__ADS_3

Brianna tertidur di pundak Michael. Sedangkan pria itu masih terjaga ia menggenggam tangan Brianna.


Sampai ia juga menutup matanya dan mulai terlelap dalam tidur. Tiba-tiba terdengar suara .


" Wahhh sepertinya aku ketinggalan berita yang menarik..."


Brianna juga Michael terkejut dan langsung terbangun dari tidur mereka.


" Jess kau...kau di sini... Kau baik-baik saja bukan..." Ucap Brianna.


Brianna berdiri dan memeluk Jesslyn. Sedangkan gadis yang di peluknya itu hanya tertawa ringan dan berkata.


" Aku baik-baik saja Brianna maaf membuat mu khawatir..." Ucap Jesslyn.


" Aku memang sangat khawatir aku tidak pernah melihatmu menangis seperti itu Jess,ada rasa sakit saat aku melihatmu seperti itu tapi aku tidak bisa membantu apapun..." Ucap Brianna lirih.


" Heii... apa maksudmu aku beruntung kau ada di sisiku Brianna kalau tidak aku mungkin tidak akan hidup..." Ucap Jesslyn.


" Berhenti mengatakan itu atau aku akan memukulmu Jess..." Ucap Brianna.


" Ha ha ha baiklah maaf aku tidak akan mengatakannya lagi..." Ucap Jesslyn.


" Kenapa kau turun apa kau butuh sesuatu..." Tanya Michael.


" Hei aku sudah baik-baik saja aku kemari hanya ingin bergabung, apa aku sangat menggangu..." Ucap Jesslyn.


" Tidak kau tidak mengganggu Jess..." Ucap Brianna dan Michael bersamaan.


" Ha ha ha, kalian terlihat semakin dekat dan sangat cocok aku tidak sabar menunggu kalian punya anak pasti akan sangat manis..." Ucap Jesslyn tanpa basa basi.


" Astaga Jess kau berpikir terlalu jauh, kami memang saling terbuka sekarang tapi belum ke tahap sejauh itu Jess..." Ucap Brianna.


" Akan sampai ke sana..." Ucap Michael.


" Wahh lihat Michael saja sudah mengakuinya..." Ucap Jesslyn.


" Michael apa yang kau katakan jangan bercanda Jess akan mengganggap nya sungguhan..." Ucap Brianna sedikit panik.


" Tapi aku tidak bercanda Brianna ..." Ucap Michael sambil tersenyum.


Wajah Brianna memerah karena malu dan ia tidak bisa berkata-kata.


Jesslyn yang melihat itu tertawa ia ikut senang melihat sahabatnya itu kini benar-benar menyukai pria yang Jesslyn sendiri percaya mampu melindungi sahabatnya itu.


" Baiklah apa kalian menemukan hal lain yang mencurigakan..." Tanya Jesslyn.


" Ya, sebentar aku akan ambilkan..." Ucap Brianna.


Brianna berjalan menuju lemari yang berada tidak jauh dari mereka. Brianna menunjukkan liontin yang ia temukan dan tentu saja itu membuat Jesslyn terdiam.


" Kalung ini sangat mirip dengan kalung milikku Brianna..." Ucap Jesslyn.


" Ya aku juga terkejut saat melihatnya..." Ucap Brianna.


" Tapi bagaimana bisa sedangkan kalung ini di berikan oleh ibuku dan aku ingat kakek mengatakan kalau ini di buat khusus untukku..." Ucap Jesslyn.


" Bisakah kau mendekatkan mereka..." Ucap Michael.


" Baiklah..." Ucap Jesslyn.


Jesslyn mendekatkan kedua kalung yang sama persis itu dan muncullah cahaya kehijauan yang cantik.

__ADS_1


" Lihat itu sihir pelindung yang sama itu tandanya kedua kalung ini di buat bersamaan..." Ucap Michael.


" Apa kau yakin Michael..." Tanya Brianna.


" Ya sangat yakin karena sepertinya ada arti dari dua kalung itu Brianna..." Ucap Michael.


" Tapi kakek bilang hanya aku dan ibuku yang memiliki... jangan-jangan..." Ucap Jesslyn yang terdiam seketika.


" Itu mungkin milik ibumu Jess..." Ucap Brianna kemudian.


" Ya kau benar itu mungkin saja..." Ucap Jesslyn.


" Tapi kenapa ada di rumah ini dan juga apa hubungan orang tuamu dengan rumah ini ..." Ucap Brianna.


" Entahlah Brianna aku semakin bingung, aku masih sangat kecil saat berpisah dengan mereka aku juga kehilangan sebagian besar ingatan ku ..." Ucap Jesslyn.


" Mungkin saja ini rumah yang di tinggali oleh kalian sebelum kalian terpisah..." ucap Michael.


" Ya itu benar Jess mungkin saja ini rumah kedua orang tuamu kau ingat lukisan pasangan yang ada di gudang itu kau sangat terluka saat melihatnya mungkin saja ini benar-benar rumahmu..." Ucap Brianna.


" Kalian benar ayo untuk memastikannya kita harus ke dalam gudang dan melihat lukisan itu..." Ucap Jesslyn.


" Apa kau yakin Jess ...?" Ucap Brianna khawatir.


" Ya sangat yakin aku harus tahu yang sebenarnya terjadi pada orang tuaku Brianna ..." Ucap


" Baiklah ayo Michael kita ke ruangan itu..." Ucap Brianna.


" Baiklah..." Jawab Michael.


Mereka pun menuju ruangan dimana lukisan besar itu berada.


Brianna yang melihat itu menggenggam tangan Jesslyn. Ia berusaha memberikan kekuatan pada sahabatnya itu agar lebih tenang.


Jesslyn menoleh dan tersenyum begitu juga Brianna. Setelah itu Brianna melihat Michael dan mengangguk sambil tersenyum.


Michael mengerti kemudian memegang pundak ke dua gadis di hadapannya dan memulai teleportasi.


Setelah berhasil masuk mereka bergegas ke arah lukisan. Tepat di hadapan lukisan yang sebelumnya membuat Jesslyn menangis.


Kini Jesslyn mampu mengendalikan dirinya.


" Siapa mereka apa benar mereka orang tuaku..." Ucap Jesslyn lirih.


" Kemungkinan besar mereka Memeng orang tuamu Jess ..." Ucap Brianna yakin.


Jesslyn mengeluarkan kedua liontin itu dan tiba-tiba lukisan besar itu mengeluarkan cahaya hijau yang sama seakan terhubung.


" Aku semakin yakin ada sesuatu di balik ini Brianna..." Ucap Michael.


" Ya kau benar Michael..." Timpal Brianna.


" Sepertinya saat kalung dan lukisan ini berdekatan mereka akan mengeluarkan cahaya hijau seperti yang kita lihat ..." Ucap Michael.


" Tunggu..." Ucap Brianna.


" Ada apa Brianna...?" Tanya Jesslyn.


" Jika mereka selalu mengeluarkan cahaya saat berdekatan maka kalung itu bisa membantu kita menemukan potongan lukisan yang hilang ..." Ucap Brianna.


" Wahh kau luar biasa Brianna..." Ucap Jesslyn takjub melihat sahabatnya sudah berpikir sejauh itu saat ia saja masih terkejut.

__ADS_1


" Ya kau benar Brianna kita bisa menggunakan nya..." Ucap Michael.


" Lalu apa lagi yang kita tunggu ayo kita cari sekarang juga..." Ucap Jesslyn antusias.


Mereka pun mulai mencari ke semua tempat di dalam rumah itu namun mereka kembali tidak menemukan apapun.


" Bagaimana ini kita sudah mencari ke semua tempat di rumah ini tapi masih tidak ketemu..." Ucap Jesslyn terdengar frustasi.


" Kalau tidak ada di dalam maka mungkin saja itu berada di luar bukan..." Ucap Brianna.


" Astaga kau benar Brianna kita sibuk mencari di dalam dan melupakan mungkin saja itu ada di luar..." Ucap Jesslyn.


" Baiklah ayo cari di luar..." Ucap Michael kemudian.


Mereka bertiga memulai pencarian di halaman depan yang cukup luas namun hasilnya masih mengecewakan.


" Aaarrgghhh aku lelah Brianna apa itu benar-benar ada..." Ucap Jesslyn kesal .


" Sabar Jess aku yakin itu ada di sekitar sini melihat kalung itu aman di sini itu tandanya potongan itu tidak di curi Jess..." Ucap Brianna.


" Apa maksudmu kalau tidak di curi lalu ..." Ucap Jesslyn.


" Mungkin saja orang tuamu sengaja melakukannya dengan maksud tertentu..." Ucap Brianna.


" Wahh itu mulai masuk akal ..." Ucap Jesslyn.


" Ayo kita harus menemukan itu sebelum ada yang menemukannya lebih dulu Jess..." Ucap Brianna.


Mereka pun beralih ke halaman belakang yang dari luas dan banyaknya pepohonan membuat pencarian mereka semakin melelahkan.


Kini mereka sampai di tepi telaga kecil di halaman belakang rumah itu.


Mereka duduk di tepi telaga itu sambil beristirahat.


" Astaga aku bisa gila dimana sebenarnya potongannya...?" Ucap Jesslyn.


" Kau harus lebih sabar Jess ..." Ucap Michael.


Brianna hanya terdiam dan fokus melihat kejernihan air telaga indah itu.


Brianna kemudian berdiri.


" Jess keluarkan kalungnya..." Ucap Brianna.


" Ohh ayolah Brianna aku lelah..." Ucap Jesslyn yang Memeng terlihat pucat karena kelelahan.


" Ayo Jess entah kenapa aku merasa ada yang aneh dengan telaga ini..." Ucap Brianna.


" Oke aku akan keluarkan semoga saja kau benar..." Ucap Jesslyn.


Dan saat kalung itu di keluarkan tiba-tiba air danau yang jernih memancarkan cahaya kehijauan.


" Wahhh itu dia potongan lukisan itu pasti ada di dasar telaga ini tapi siapa yang akan mengambilnya..." Ucap Jesslyn.


" Aku saja ..." ucap Michael.


" Hati-hati Michael kita tidak tau apapun tentang telaga ini..." Ucap Brianna .


" Tenanglah Brianna aku pasti baik-baik saja..." Ucap Michael.


Setelah mengatakan itu Michael tersenyum lalu melompat ke dalam air.

__ADS_1


__ADS_2