Seal Of Light And Darkness

Seal Of Light And Darkness
Mencari Tanpa Titik Temu


__ADS_3

Brianna dan Michael memutuskan untuk beristirahat di ruang tamu.


Mereka pun membicarakan tentang lukisan itu. Brianna juga Michael sependapat pasti ada sesuatu antara lukisan itu dan Jesslyn.


" Apa kita akan menunggu Jesslyn..." Ucap Michael.


" Sepertinya tidak, Jess butuh waktu dan aku takut jika dia masuk ke sana itu akan semakin melukainya ..." Ucap Brianna.


" Baiklah ayo kita selidiki berdua biarkan Jesslyn beristirahat sampai ia tenang..." Ucap Michael.


" Ya kau benar kalau begitu ayo..." Ucap Brianna.


Setelah selesai mengucapkan itu Brianna langsung berdiri dan berjalan menuju ruangan itu.


Michael mengikutinya dari belakang saat ini Michael tau Brianna sedang berusaha memperbaiki segalanya.


Iya kembali menjadi gadis tangguh dan tenang setelah melepaskan beban di hatinya.


* Tuan Laurent kau memiliki putri yang luar biasa * batin Michael.


Setelah sampai di depan ruangan dengan pintu terkunci itu Brianna menoleh pada Michael dan mengangguk.


Michael yang melihatnya pun mengerti dan melakukan teleportasi ke dalam ruangan.


Entah kenapa Brianna langsung menuju lukisan besar itu.


" Apa sebenarnya hubungan lukisan ini dengan Jess..." Ucap Brianna lirih.


" Sepertinya ini lukisan pasangan kekasih atau suami istri ..." Ucap Michael.


" Ya kau benar hanya saja wajah mereka tidak jelas dan ada bagian lukisan yang hilang..." Ucap Brianna.


" Dan sepertinya itu tidak menghilang begitu saja..." Ucap Michael.


" Tadinya aku berpikir mungkin karena lukisan di dinding batu ini sudah sangat lama tapi setelah ku teliti lukisan ini seperti sengaja di rusak ..." Ucap Brianna.


" Ya kau benar Brianna..." Ucap Michael.


" Lihatlah di ruangan ini tidak ada pecahan batu dinding yang terdapat lukisan di atasnya, itu menandakan seseorang sengaja menyembunyikan nya..." Ucap Brianna.


" Ayo kita geledah ruangan ini Brianna ..." Ucap Michael.


" Ya ayo..."


Mereka sibuk membongkar barang dan membuka semua laci dan lemari bahkan peti yang ada di sana.


Namun bahkan setelah cukup lama mencari mereka tidak menemukan apapun.


" Apa kau menemukan sesuatu Michael...?" Tanya Brianna.


" Tidak aku tidak menemukan apapun bagaimana denganmu..." Ucap Michael.


" Tidak aku juga tidak menemukan hal yang mencurigakan..." Ucap Brianna.


" Apa mungkin mereka menyimpan itu di tempat lain ..." Ucap Michael.


" Itu mungkin saja, tapi entah kenapa aku merasa itu tidak di curi Michael..." Ucap Brianna.


" Kalau begitu mungkin di sekitar rumah ini Brianna..." Ucap Michael kemudian.

__ADS_1


" Ayo kita cari di semua ruangan rumah ini kita harus menemukannya sebelum mata-mata bibi ku datang kemari..." Ucap Brianna.


" Baiklah ayo..." Jawab Michael.


Mereka mencari di semua kamar dan ruangan di rumah itu. Dan Brianna menemukan sesuatu yang lain.


Di sebuah ruangan kecil ada beberapa kotak kecil dan di dalamnya terdapat liontin yang sama persis dengan milik sahabatnya.


* Apa ini seperti yang kau pikirkan * batin Brianna.


Mereka kemudian kembali bertemu di ruang tengah.


" Bagaimana kau menemukannya..." Tanya Michael.


" Tidak, tapi aku menemukan hal lain..." Ucap Brianna.


" Apa itu..." Tanya Michael.


Brianna memegang sebuah kotak kecil yang terdapat liontin di dalamnya.


Brianna membukanya dan menunjukannya pada Michael. Saat melihat kalung itu Michael sedikit kaget.


" Ada apa Michael..." Tanya Brianna.


" Ada sebuah sihir pelindung di kalung itu ..." Ucap Michael.


" Benarkah kenapa aku tidak bisa merasakannya..." Ucap Brianna bingung.


" Karena sepertinya itu sihir kuno Brianna ..." Ucap Michael.


" Sihir kuno tapi siapa yang mampu melakukan ini..." Ucap Brianna.


Mendengar apa yang di katakan Michael Brianna terdiam.


" Hei, ada apa Brianna...?" Tanya Michael.


" Tidak aku hanya berpikir bagaimana Jess bisa punya kalung yang sama persis dengan kalung ini ..." Ucap Brianna .


" Benarkah, jadi Jesslyn punya kalung seperti ini..." Tanya Michael.


Brianna mengangguk.


" Aku akan menyimpan kalung ini sampai Jess membaik dan kita akan bertanya tentang hal ini padanya mungkin dia tau sesuatu..." Ucap Brianna.


" Ya kau benar Brianna, lalu apa yang harus kita lakukan selanjutnya...?" Tanya Michael.


" Sebelum itu aku harus keluar dan memperkuat segel pelindung, karena sepertinya kita butuh waktu lebih lama untuk mencari tahu kebenaran tempat ini Michael..." Ucap Brianna.


" Tentu ayo aku akan menemanimu..." Ucap Michael.


" Baiklah..."


Mereka pun berjalan keluar rumah yang cukup besar itu.


Setelah tiba di ujung halaman Brianna memperkuat segel pelindung.


Michael tidak diam saja ia membantu menyalurkan api birunya. Segel dengan pola membentuk segitiga yang di setiap sisinya terbakar api biru Michael.


" Maaf aku tau segel mu sebenarnya sudah cukup untuk menghalangi mata-mata itu tapi aku tidak ingin mereka mengganggu jadi aku memberikan sedikit aura api biru ..." Ucap Michael menjelaskan.

__ADS_1


" Tidak apa-apa Michael kau tidak melakukan kesalahan, lagi pula api ini sangat membantu mereka harus berpikir banyak kali jika ingin melewati ini, terimakasih Michael..." Ucap Brianna lalu tersenyum.


" Tetaplah tersenyum Brianna walaupun aku tau semua sedang tidak baik-baik saja, kadang tersenyum membuat kita menjadi lebih kuat ..." Ucap Michael lembut.


" Ya kau benar senyuman memberikan ketenangan pada hati dan tentu itu membuat kita lebih bijak dalam bertindak..." Ucap Brianna.


Michael mengangguk.


Beberapa saat kemudian mereka masuk ke dalam.


Mereka memutuskan untuk duduk dan beristirahat di ruang tengah. Walaupun terlihat istirahat tapi tidak dengan isi kepala Brianna.


Ya, ia sedang mencoba mengaitkan apa sebenarnya arti dari semua ini.


Ada rahasia apa di balik semua yang mereka temukan entah itu baik atau buruk. Pikiran Brianna semakin tidak karuan.


Michael mengetahui itu, ia sudah mengenal dengan cukup baik gadis yang sangat dia sukai ini.


" Brianna..." Ucap Michael.


Brianna tidak menjawab karena terlalu sibuk dengan pikirannya.


Michael mendekat dan duduk tepat di samping Brianna.


" Hei..." Sapa Michael lagi kali ini sambil menepuk pelan pundak Brianna.


Sontak saja itu membuat Brianna terkejut.


" Ada apa Michael...?" Ucap Brianna beberapa saat setelah ia mulai sadar.


" Tidak kau terlihat gelisah dan bahkan melamun apa yang sebenarnya sedang kau pikirkan Brianna...?" Tanya Michael.


" Aku hanya sedang berpikir apa maksud semua ini Michael, entah mengapa aku rasa ini semua semakin rumit..." Ucap Brianna.


" Aku tau ini rumit dan tidak mudah tapi terlalu banyak memikirkan nya hanya akan membuat kita lelah Brianna yang harus kita lakukan sekarang adalah mencoba mencari tahu..." Ucap Michael.


" Aku tau kau benar hanya saja aku tidak bisa tidak memikirkannya apa lagi sepertinya ini ada hubungannya dengan salah satu orang yang penting dalam hidupku..." Ucap Brianna.


" Baiklah tenang kita pasti menemukan jalan keluar ..." Ucap Michael.


" Yahh ku harap begitu..." Ucap Brianna sambil mengembuskan nafas panjang terlihat lelah.


Brianna menyandarkan kepalanya di pundak Michael.


Michael terkejut dan itu sukses membuat jantung pria tampan ini berdegup kencang.


" Maaf, bolehkah aku seperti ini sebentar...?" Tanya Brianna.


" Tentu, bahkan selama apapun yang kau inginkan..." Jawab Michael tanpa ragu.


Brianna tersenyum mendengar jawaban Michael. Kini ia mengerti kenapa sebagian besar makhluk membutuhkan pasangan.


Ya , untuk berbagi suka dan duka, tempat mencari ketenangan. Itu lah yang ada di benak Brianna.


Michael juga senang Brianna mulai membuka diri padanya. Sekarang gadis cantik itu bahkan tidak ragu menjadikan ia sandaran.


Rasa percaya dan juga rasa nyaman mulai muncul di hati Brianna. Mungkin.


Mungkin kisah kami akan berbeda.

__ADS_1


Brianna mendekap keyakinan itu dan hatinya memberinya keberanian untuk percaya pada cintanya.


__ADS_2