
Kinara pun melepaskan ciumannya dan memegang wajah Juna .
" tolong ku mohon jangan kau cerai aku " ia tertunduk dan kemudian memeluk Juna sambil menangis tersedu Kinara terus bergumam untuk tak di ceraikan.
Juna memanggil sang pengacara dengan isyarat pengacara pun mendekat dan...
" mohon maaf tuan dan nona Kinara ini berkas dari pengadilan dan juga ini hampir mulai sidangnya jadi bagaimana" tanya sang pengacara.
Kinara pun segera turun dari pangkuan Juna lalu meminta berkas itu dan dia merobeknya.
" tidak akan ada yang ke pengadilan baik aku atau suamiku " teriak Kinara semua orang yang ada di sana pun terkejut akan penuturan nya padahal Kinara seperti orang yang tersiksa jika di dekat Juna dan ini justru tak mau di ceraikan.
Kinara mendekat pada Juna " tak bisakah kita tak bercerai beri kesempatan pada ku " sambil m/ng kerah baju Juna dan menatap mata yang setajam elang itu.
ia kembali terduduk dan memegang kaki Juna . melihat itu Juna pun iba.
" jadi apa yang kau mau sekarang jika tak mau aku ceraikan untuk harta akan ku kirim setiap bulan kau tenang saja"
" aku tidak mau itu aku tak mau kita cerai dan juga bukan harta"
" lalu apa?"
" hati mu dan Sean jangan pergi dari aku selamanya"
mendengar kata kata itu Juna mulai menatap Kinara dan bertanya.
" adakah cinta untuk ku di hati mu"
" aku tau aku salah meninggalkan diri mu tanpa pamit dan membiarkan mu dalam kesakitan sendiri an menanggung derita pantas saja aku tak mengalami ngidam dan hanya biasa saja ibu ku benar ternyata ayah Sean yang merasakan"
" kau tak mengalaminya "
" iya sama sekali tidak aku minta maaf mungkin aku sudah jahat pada mu juga membuat mu depresi andai tau begini aku tak akan pergi "
Kinara terisak dan diam tak melakukan apa pun Juna mendekat dan memeluk nya .
" sudah lah berhenti menangis ya " ucap Juna sambil memegang wajah Kinara .
" bisakah aku meminta"
" apa " ucap Kinara .
" belajar mencintai aku dan menerima aku jika aku ini suami mu bisa kah kau lakukan itu untuk ku "
Kinara pun mengangguk tanda dia bersedia dan setuju .
__ADS_1
" terimakasih istri ku " ucap Juna dan mencium kening Kinara .
" baiklah pengacara batalkan tuntutan perceraian ku "
" baik tuan semoga pernikahan anda dan nona Kinara langgeng hingga maut yang pisahkan saya permisi"
setelah pengacara itu pergi Kevin pun menyela.
" dramanya dramatis banget jadi gimana ni ga jadi cerai"
belum sempat Juna menjawab Kinara sudah menjawab lebih dulu.
" kak Kevin tidak jadi cerai "
" baguslah kalau begitu ,Juna jangan ikut jejak kakak yang gagal dalam rumah tangga " sambil menepuk pundak Juna .
" iya kak sebisa aku akan aku pertahankan"
" Kinara Juna ini baik dan setia tolong jaga dia dan jangan buat dia ngidam aneh aneh aku kelabakan tengah malam cari duren kiwi juga nangka di bikin es terus di kasih es krim "
" apa kak seaneh itu "
" iya ga percaya tanya aja sama orang di rumah ini "
" maaf kan aku ,ini salah ku"
" iya pa hati hati"
" mama ikut papa ya nanti mau arisan,Kinara jaga anak mama ini ya jangan kau buat dia patah hati karena sikap mu"
" iya ma Kinara ngerti"
papa dan mama pun pergi menuju kantor dan sang mama pergi arisan dengan di antar papa.
" aku juga mau ke kantor kalian baik baik ya jangan bertengkar lagi kalau perlu buruan bikinin adik buat Sean "
" kakak ... " ucap Kinara dan Juna barengan.
" Kaka juga bikin dong" ucap Kinara.
" ha ha ha kamu mengejek ku , emang bisa bikin anak sendiri an"
" o ..iya ...ya ..aku jodohkan mau ga sama teman ku dia cantik ko"
" ok tapi lain kali ya aku sibuk "
__ADS_1
Kevin pun menuju mobil dan melajukan menuju kantor namun sampai di jalan ia melihat segerombolan preman sedang menghadang seorang wanita bahkan salah satu merobek baju wanita tersebut dan membuat ketakutan si wanita itu .
" tolong ... tolong .. tolong." teriak wanita itu barangkali ada orang yang lewat dan mendengar ingin lari namun kalah jumlah ia sendirian sedang wanita itu hanya sendiri saja.
" cantik berteriak lah sekencang mungkin Takan ada orang lewat" ucap salah satu dari mereka.
" iya dan juga bersenang senang dengan kami "
" tidak aku tidak Sudi " sambil meludahi wajah preman itu dan hal itu tentu saja membuat murka .
" berani kau ya" Meraka maju memegang tangan wanita itu lalu merobek celana yang di kenakan wanita itu .
Kevin pun datang .
" hei berhenti jangan kau sentuh istri ku" Kevin pun segera melakukan serangan dan pukulan pada preman preman itu meski dia sendiri namun untuk urusan berkelahi ia cukup ahli.
usai baku hantam semua preman itu pun lari tunggang langgang ketakutan .
" kau tak apa apa"
"terimakasih tuan "
mereka berdua saling pandang dan ...
"kamu ".. ucap Mikha yang ternyata orang yang menolong dirinya adalah Kevin pria yang selalu mengajak ribut dan bertengkar jika mereka berjumpa Mikha pun menunduk dan menutupi bagian dadanya dengan tangannya.
melihat itu Kevin pun melepaskan jasnya dan memakaikan pada Mikha.
" ikut aku " Mikha belum beranjak ia takut juga jika Kevin melakukan hal yang sama seperti para preman itu .
" tenanglah aku tak akan memakan mu masuk mobil dan lihat baju mu seperti pengemis"
Mikha pun menurut kali ini dengan pakaian seperti itu compang camping orang bukan akan menganggap dia pengemis tapi orang gila .
sampai di sebuah butik Kevin turun ." tunggu di sini akan aku belikan baju untuk mu" Kevin pun menuju butik tanpa menunggu jawaban dari Mikha sementara Mikha ( dia kalau dilihat lihat tampan juga ya baik sih seperti nya orang nya siapa dia sebenarnya dan setiap bertemu dia selalu mengendari mobil mewah ) pikir Mikha .
" apa aku jatuh cinta sama dia ya ? kadang aku kangen dan juga jantung ku kenceng banget" gumam Mikha.
Mikha belum tau yang sebenarnya bahwa Kevin adalah kakak dari Juna bos dimana dia bekerja dan sebaliknya juga Kevin belum tau siapa Mikha yang Kevin tau jika Mikha adalah OG yang bekerja di perusahaan sang adik .
tanpa ada yang tau jika Mikha adalah anak orang kaya yang di usir dari rumah karena di tuduh hamil di luar nikah dan membunuh bayi tersebut oleh adik tirinya dan karena tuduhan itu membuat murka sang ayah dan berimbas pada pengusiran dirinya.
dengan pasrah Mikha pun pergi tanpa membawa baju atau pun uang sepeserpun.
tak berapa lama Kevin pun datang dan memberikan baju pada Mikha.
__ADS_1
" pakailah ini cukup di mobil aku akan keluar"