Sean Anak Sang CEO

Sean Anak Sang CEO
cinta pertama Juna


__ADS_3

pagi itu Juna berangkat lebih pagi ia bangun lebih dulu dan tanpa membangunkan Kinara terlebih dahulu ,ia juga tak mengantar Sean ke sekolah .


hari ini adalah pertemuan dengan salah satu klien dari Turki dia juga belum tau dan belum pernah bertemu juga data tentang dirinya belum bisa ia selidiki dulu karena sangat privat sekali .


mereka bertemu di sebuah resto paling mewah Juna pun datang sendiri tanpa Andra karena dia sedang pergi bulan madu bersama sang istri .


lama menunggu Juna mulai tak sabar ,ia tak kunjung muncul " CEO itu kenapa lama sekali membuang waktu saja " gerutu Juna.


" 10 menit tidak datang aku akan pergi dan membatalkan semua ini.


hendak berdiri meninggalkan tempat itu seseorang pun menyapa dirinya.


" tuan , Arjuna anda sudah lama menunggu mohon maaf maaf saya terlambat" ucap seorang wanita di belakang Juna ia pun menengok ke belakang.


( ternyata seorang wanita tapi ,aku seperti tidak asing dengan wanita ini)


" maaf ,kenapa anda lama sekali?"


" maaf ,tuan tadi saat menuju ke sini mobil ku mengalami pecah ban jadi membuat terlambat kedatangan ku " wanita itu pun membuka kaca mata hitam yang dia kenakan .


Juna menatap ( dia , apakah Sena Alexa)


" kau ,Sena Alexa "


" iya ,tuan kau tau nama ku sebelum aku memperkenalkan diri"


sesaat mata mereka bertemu saling mengingatkan siapa mereka sebenarnya.


" kau lah itu ,Sena yang selalu membawa bekal makanan untuk ku saat SMA"


" bekal makanan ,ah ... kau kau kah itu Arjuna yang selalu menuggu di dekat taman itu "


" iya , Astaga itu ternyata diri mu kenapa kau menghilang jadi kau bersembunyi di Turki dari ku "


" ah ... aku tak bersembunyi Juna , hanya saja Waktu itu ayah dan ibu ku bertengkar dan akhirnya mereka berpisah ibu ku berselingkuh dengan pria lain dan ayah membawa ku ke turki negara asalnya aku dibawa oleh dia dan tanpa pamit pada mu ,dia juga menutup semua akses agar aku tak bisa berhubungan dengan teman juga kerabat dari sini" jelas Sena pada Juna dengan panjang di kali lebar.

__ADS_1


" oh ... jadi begitu , tidak apa "


" kamu , sudah punya istri sekarang ku dengar kamu dikhianati oleh kekasih mu "


" iya ,dia berselingkuh dengan teman ku sendiri ,dan aku sudah memiliki istri juga seorang putra ,kau sendiri"


" aku ,masih sendiri " ( aku terlambat kau sudah bersama orang lain Juna ,kenapa tak menunggu ku sedikit saja agar kita bisa bersama wanita seperti apa yang berhasil memenangkan hati mu yang bagi kulkas 20 pintu itu bahkan ku kira gunung es di hati mu itu tak akan pernah bisa untuk mencair namun kini semua sudah cair dan bahkan kau seorang ayah dari seorang putra ) batin Sena.


" kita bahas kerjasama kita ,bisa kita mulai "


" bisa ,tapi ..kau sendiri kesini "


" ah ... iya aku sendiri , sekertaris ku baru saja menikah dan mereka kini tengah bulan madu aku memberinya cuti untuk dia "


" oh .. begitu " berulang kali Sena menatap Juna dan mata mereka saling bertemu namun Juna hanya tersenyum saja . ( ah ... meski dia sudah memiliki istri juga anak tapi dia masih tampan bahkan semakin tampan andaikan dia mau bersabar menunggu ku mungkin saat ini kita bersama) batin Sena .


mereka pun sambil mengobrol dan membahas kerja sama antara mereka berdua.pembahasan kedua belah pihak dan mereka melakukan perjanjian kontrak selama 1 tahun ke depan jika hasilnya nanti memuaskan maka masa kontrak akan di perpanjang.


Kinara berkali kali menghubungi Juna namun tak diangkat dan tak seperti biasanya ratusan pesan singkat pun tak di balas jangankan di balas dibaca saja tidak.


" kemana dia ya ? beneran ketemu klien atau bohong kenapa pikiran ku jadi negatif kaya gini , apa aku susul saja "


Kinara pun berniat menyusul Juna ia juga sudah berganti pakaian dan rapi. namun baru hendak akan keluar kamar pintu kamar sudah terbuka.


" sayang ,kamu rapi banget mau kemana?" tanya Juna melihat hal yang berbeda dari sang istri.


" aku mau menyusul kamu ,eh ...kamu malah udah pulang ya sudah"


" kan ,tadi ku sudah bilang jika aku mau ketemu klien dari Turki di resto."


ha


" iya tapi kamu lama banget ngapain aja dari Siang tadi lho dan sampai larut begini ngapain aja sih ? apa ke klab dan dia itu laki laki apa perempuan terus kamu juga gak bales chat aku juga telpon ku ga kamu jawab" Kinara memberondong pertanyaan yang tiada henti untuk Juna dan Juna pun mendengar itu ia tersenyum.


Kinara mendekat pada Juna dan mencium aroma parfum wanita ia pun mengendus pada tubuh Juna .

__ADS_1


" kamu bener ketemu klien "


" iya ,memang Kenapa? dia perempuan dan dia cinta pertama aku dulu waktu masih SMA"


mendengar penuturan Juna Kinara pun naik pitam dan memandang tajam pada sang suami.


" ah ...kamu kurang ajar sekali jadi dari siang hingga jam segini kamu berduaan tega kamu ya atau kamu berselingkuh dengan dia "


" hei ... aku tak seperti yang kau tuduh aku tidak berselingkuh aku dan dia hanya rekan kerja tidak lebih "


" kenapa marah ? aku hanya bertanya "


" Kinara aku hanya bekerja bukan untuk mencari selingkuhan ,asal kamu tau aku ..."


" terserah "


belum sempat melanjutkan ucapannya ,ucapan Kinara sudah seperti sebuah kekecewaan dan juga mungkin cemburu. Juna pun pergi meninggalkan Kinara untuk mandi dan setelah itu ia pun menghampiri sang istri yang duduk diam di dekat balkon.


Juna yang hanya menggunakan handuk di pinggang pun menghampiri Kinara .


" kau , cemburu " menatap Kinara namun yang diajak bicara diam saja bahkan mata indah itu terlihat sembab.


" aku ,minta maaf tak membalas telpon juga ratusan chat mu aku dan dia hanya masa lalu kau dan Sean adalah masa depan ku ,lain kali aku akan mengajak mu jika nanti membahas kerja sama lagi "


tak perduli akan penjelasan yang diberikan oleh Juna Kinara pun hendak melangkah pergi , namun Juna berhasil memegang tangan Kinara dan menarik Kinara ke pangkuan nya.


saling memandang .


" ku mohon percaya pada ku aku tak akan mendua atau pun meninggalkan mu sudah cukup aku kehilangan yang cukup lama itu."


Kinara diam saja ." jika cemburu katakan saja berarti ada aku di hati mu dan kau tak ingin kehilangan ku "


Juna memulai lebih dulu mencumbu setiap inci wajah dan diri Kinara diamnya membuat Juna makin penasaran untuk melakukan apa yang ia mau berperang gerilya menyusuri bukit dan lembah menuntaskan rasa ingin tau.


membuang semua penghalang Kinara mulai merasa sesuatu menjalar ke dirinya dan tenggelam di alam surga bersama mencari rasa yang melekat di hati mereka.

__ADS_1


__ADS_2