Sean Anak Sang CEO

Sean Anak Sang CEO
Kevin cerai Juna yang ngidam


__ADS_3

sesampainya di rumah Juna langsung meminta es krim dan di buatkan es buah serta ingin makan ayam panggang .


" baru pulang kalian " tanya mama


" iya ma " jawab Juna singkat


" lalu bagaimana kamu baik baik saja kan apa ada yang menghawatirkan "


" an ,kamu jelasin ke mama aku mau ke atas ganti baju dulu"


" baik tuan muda"


" jadi gimana Andra Juna baik kan"


" begini nyonya tuan muda baik baik saja hanya dia mengalami morning screen dan masa ngidam untuk yang lainnya dia baik baik saja tak perlu ada yang dikhawatirkan "


" tunggu apa maksud kamu masa ngidam Andra yang benar saja anak ku laki laki tak mungkin dia hamil kan"


" nyonya tuan muda tidak hamil "


" lalu ..."


" tuan menghamili seorang gadis"


" apa ?"


" iya nyonya belum tau?"


" disuruh nikah ga mau bilang nya nanti nanti ini malah kebobolan"


" apa nyonya sudah tau ?


" iya Taulah pasti sandrina karena mereka sudah pacaran lama"


Juna pun turun dari kamar ..


" bukan ma ,bukan sandrina tapi gadis lain"


"ha ...gadis lain kamu jangan ngaco Juna apa kamu berselingkuh"


" ma mana mungkin Juna selingkuh aneh aneh saja "


" lha tapi kamu bilang gadis lain ,dan sandrina juga sedang hamil "


" sandrina hamil bukan anak Juna mama, Andra kasih rekaman malam itu"


Andra memberikan rekaman penghianatan sandrina serta Bryan dan juga apa tujuan serta motif sandrina mendekati Juna hanyalah untuk semata mengincar harta keluarga nya .


" dasar kurang ajar kenapa baru bilang sekarang"


" ya kalau bilang waktu itu mama gak percaya "


" terus gadis itu gimana"


" Juna akan ajak dia kesini tapi.."


" apa dia dari kalangan bawah "


" iya dia OB di kantor Juna "


" APA...." mama dan Andra sama sama terkejutnya ia tak menyangka seorang OB bisa meluluhkan hati seorang Arjuna Rahardian Wijaya banyak gadis mendekati dirinya saat masih bersama dengan sandrina tapi ia mampu menolak dan membuat wanita itu mundur dengan sendirinya tapi ini ... OB .


" Juna jelaskan sama mama "

__ADS_1


tiba tiba sang papa pun datang ...


" kenapa ini kok ribut ribut ke dengar dari luar"


" Juna pa Juna "


" kenapa dia ,apa kambuh lagi penyakit nya"


" bukan penyakit tapi ternyata dia mengalami NGIDAM !!!!!!!!"


papa pun heran dengan ucapan sang istri mengenai sang anak ia menatap istrinya ..


" maksud mama apa?" papa coba memahami maksud nya


" ya ngidam kaya mama dulu "


" kok bisa ? ?? papa makin bingung


" Juna jelaskan sama kita semua "


Juna pun duduk dan menjelaskan semua ..


" jadi gini ,pas acara di kantor Juna itu Juna mendapati Sandrina dan Bryan berselingkuh di kamar pribadi kantor Juna yang biasa buat istirahat usai mengusir mereka berdua Juna pergi ke ruangan Juna di sana aku mabuk jadi ya setengah sadar gitu lalu ada orang yang bertugas membersihkan ruangan ku dan itu OB yang aku maksud dia datang dan .....


terjadi lah hal itu,dia masih gadis" terang Juna


Juna pun masih melanjutkan ceritanya ..


" dan malam itu ....


" tunggu kamu hanya melakukan pada satu orang kan ???" potong mama pada ucapan kalimat Juna


" jadi sandrina berselingkuh dari kamu dan gadis itu gimana Jun ? papa coba bertanya


" jadi ga cuma malam itu ?" nggak ma


" malam itu aku usai ketemu tuan Bramantyo tiba tiba dia sakit dan aku menyuruh Andra untuk mengantar ke rumah sakit aku kembali masuk mengambil handphone yang tertinggal setelah ke luar ruangan rapat aku bertemu Riko teman sekolah ku dulu ..."


" pantesan malam itu aku tunggu di rumah ga pulang terus tiba di kantor tuan udah duduk manis ,jadi begitu ceritanya" Andra mencoba menimpali


" iya Andra aku tak sempat menghubungi mu batere handphone ku juga habis"


" terus kenapa hal itu bisa terjadi " papa penasaran


" jadi di sana ada sandrina duduk sendiri dia menyuruh orang agar memberi aku minuman tanpa rasa curiga aku pun meminumnya dan .. ternyata ada obat perangsang di minuman itu sandrina mencoba mengajak aku ke kamar namun aku berhasil lepas hingga aku berjalan jauh dan bertemu dia lagi baiknya dia membawa ku ke kosannya dan mau tak mau terjadi lah hal itu lagi "


" Juna kamu harus tanggung jawab dan kenapa baru bilang sekarang kenapa tak dari kemarin"


" Juna butuh waktu lagian kerjaan Juna juga numpuk dia juga gak bilang kalau dia hamil Juna udah bilang jika ada apa apa supaya memberi tau Juna tapi sampai saat ini dia tak ada kabar."


ponsel Juna pun berbunyi ..


" halo tuan muda " jawab orang yang di sebrang sana


" iya bagaimana ..."?


" nona Kinara sudah pergi dari kosan tuan"


" apa pergi?!!" mata Juna membulat sempurna dan memendam marah " kenapa dia pergi kau mau mencoba lari dari ku Kinara di saat aku sepertinya memiliki rasa untuk mu ( ucap Juna dalam hatinya)


" tuan nona Kinara sepertinya meninggalkan Indonesia dan ..."


" dan ...apa "

__ADS_1


" saya mendapat kan informasi dari seorang bidan jika nona Kinara pernah memeriksakan diri di sana dan dinyatakan hamil 3 bulan mungkin saat ini sudah memasuki 6 bulan usia kehamilan nya "


" kau menemukan bukti lain "


" saya akan kirim surat dari bidan tersebut dan ada alat tes kehamilan tuan tunggu saja "


" baiklah "


Juna pun tak bersemangat amarahnya memuncak memikirkan Kinara kenapa dia harus pergi padahal keluarga nya mau menerima dirinya Juna juga memikirkan sang anak yang di kandungnya.


" itu anak ku "


" Juna kenapa " papa coba menenangkan


" dia kabur .."


" sabarlah Jun, seorang gadis mendapatkan perlakuan mu itu mungkin dia syok " mama menimpali


" mungkin kabur ke luar negeri "


tak berselang lama orang yang mengirimkan bukti itu datang ..


" selamat siang tuan nyonya tuan muda ?"


" siang "... jawab semua bersamaan


" ini tuan surat dan alat itu " orang tersebut menyerahkan pada Juna


Juna pun melihat nya dua garis merah di alat tes tersebut dan sebuah surat yang menyatakan jika Kinara hamil .surat dan alat tes tersebut jatuh di depan pintu kosan Kinara ia tak menyadari hal tersebut karena buru buru barang bukti tersebut di simpan oleh Juna sebagai tanda bukti jika Kinara hamil anaknya suatu saat bila bertemu .


air mata Juna pun menetes tangis nya pecah ia merasa hancur dan gagal impian yang ia inginkan tak sesuai yang dia mau


" KINARA ......" ia berteriak histeris dan membanting apa saja di dekatnya semua orang mencoba untuk menenangkan dia tak seperti biasanya sebelum nya dia tak pernah seperti ini baru kali ini ia memperlihatkan sisi lain dari dirinya ..


" kenapa kamu pergi kau bawa kemana anak ku Kinara tak tau kah kau aku tersiksa karena ngidam itu dan kau malah meninggalkan aku " Juna berucap pelan di sela Isak tangisan


" Andra bawa Juna ke atas biarkan dia istirahat " pinta mama pada Andra


" baik nyonya permisi"


Andra pun membawa Juna ke kamar nya dan mencoba menenangkan tuannya tersebut .


" tuan tenang lah aku akan mencoba mencari ke belahan negara mana ia bersembunyi " ucap Andra .


karena kelelahan Juna pun terlelap dalam mimpinya .


" Kevin ...." panggil mama


" ada apa lagi ini apa ada masalah lagi satu belum kelar datang lagi " papa coba menerka


" kamu hutang ..." belum sempat menyelesaikan kalimatnya papa menyela lagi


" hutang sama siapa? berapa? kamu kan kaya kenapa ga kamu bayar apa kurang nanti papa tambahkan ?"


mama geleng geleng kepala mendengar ucapan suaminya


" bukan hutang uang pa?


" lalu "


" hutang penjelasan kenapa dia bercerai degan Tania dan itu sudah 2 tahun lamanya kenapa pula tak ada keluarga yang tau ?!!"


papa pun terkejut akan hal tersebut ...

__ADS_1


" Kevin coba jelaskan ..." pinta papa


__ADS_2