Sean Anak Sang CEO

Sean Anak Sang CEO
firasat ibu ( kedatangan ibu)


__ADS_3

usai bertemu Juna Kinara pun pergi izin menyelesaikan pekerjaan nya meski tak rela jua pun membiarkan Kinara pergi .


sementara Mikha dan Kevin masih berlanjut dengan dunia perangnya ia menunggu Mikha mencuci bajunya .usai itu ia menjemur baju Kevin lalu menunggunya hingga kering dan Kevin tak mengizinkan Mikha pergi sebelum pekerjaan nya selesai .


saat itu Mikha yang tak terlalu tinggi mengambil sebuah kursi dan naik untuk mengambil baju Kevin yang dijemur dan sudah kering namun Kevin pun punya ide jail untuk mengerjai Mikha ia menggoyangkan kursi yang dinaiki oleh Mikha...


" aduh jangan digoyangkan kursinya nanti aku jatuh mau tanggung jawab kamu"


Kevin tak mengindahkan omongan Mikha hingga kursi itupun oleng dan ...


bruk...


" e..e...."


Mikha jatuh tepat ke pelukan Kevin dan terjatuh serta bibir itu saling bersentuhan dan Kevin mencuri kesempatan tersebut " ternyata manis " batin Kevin merasa Kevin melakukan hal lebih ia pun berontak dan menampar Kevin


" astaga ciuman pertama ku" Kevin terbelalak menatap Mikha


" seperti nya dia masih suci ini kan juga ciuman pertama ku " gumam Kevin


Mikha dengan cemberut tetap menyetrika baju Kevin ia kesal akan kelakuan laki laki itu


usai menyetrika ia memberikan baju tersebut kepada Kevin .


" tuan ini baju " Mikha memberikan baju itu sambil menunduk dan niat hati ingin segera pergi namun tangan Mikha di pegang oleh Kevin


" lepaskan tuan , saya mau kerja nanti bos marah dan saya di pecat "


" tenanglah dia tak akan memecat mu "


namun Mikha berontak dan berhasil melepaskan diri dari Kevin ia segera berlari menjauh serta melanjutkan pekerjaannya .


tak terasa waktu berlalu begitu cepat malam telah tiba Mikha dan Kinara pulang bersama sesampainya di kos ia di kejutkan oleh kedatangan ibu dan adiknya Kinara pun segera menghampiri nya .


" ibu ,dara ,shiren kalian kapan datang kenapa tak mengabari ku dulu ayo masuk"


" baru saja sampai nak ,gimana kerja nya"


" baik kok buk ayo masuk"


mereka masuk kedalam kosan Mikha dan Kinara memang satu tempat namun letaknya berjauhan .


" apa ibu sakit , minum lah dan ini martabak tadi kakak beli "


" boleh ibu bertanya pada mu Kinara"


" iya ibu ingin bertanya apa" sebenarnya Kinara juga gelisah takut jika ibunya tau


" akhir akhir ini ibu sering mimpi buruk dan gelas sering pecah juga foto kamu sering jatuh sayang"


" Kinara tidak bohong Bu Kinara baik baik saja " pandang mata Kinara tak berani menatap manik mata sang ibu


" ini sudah jelas ada yang tak beres" batin sang ibu

__ADS_1


" berbaring lah di kasur" pinta ibu pada Kinara dan ia pun menurut sang ibu lalu membuka baju Kinara bagian perut dan menekan beberapa kali sarta memeriksa denyut nadi Kinara dahulu ibu Kinara adalah seorang bidan dia berhenti jadi bidan karena suatu hal ia menyimpan rahasia itu dan tidak mengatakan pada Kinara dan anaknya yang lain .


" kamu telat berapa bulan Kinara"


deg ....


bagai disambar petir pertanyaan sang ibu membuat dia bungkam tak menatap hanya diam dan Isak tangis yang keluar .


" kenapa menangis ,ibu hanya bertanya kamu telat berapa bulan itu saja"


" Bu kakak kenapa?" ucap si kecil shiren


" kakak baik baik saja nak "


" tapi kenapa menangis" ucapannya minta penjelasan


" dara ajak adik mu keluar sebentar ya ibu ingin bicara pada kakak mu,,


" iya ibu" ucap dara lalu ke dua anak itu keluar dan duduk di teras depan kosan sambil memakan martabak .


" Kinara anak siapa ini , usia nya sudah 4 bulan "


" ibu..." Kinara memeluk kaki sang ibu dan menangis


" maaf kan Kinara Bu Kinara ga bisa jaga diri"


" kamu tidak jual diri kan ?"


" sumpah demi Allah tidak Bu "


dengan takut Kinara pun bercerita


" dia anak bos ku Bu malam itu dia mabuk karena putus cinta dan kali ke dua"


" dua kali kau melakukan nya ?" tanya sang ibu


" iya Bu dia dijebak oleh mantan kekasih nya dan diberi obat perangsang pada minuman nya namun ia berhasil kabur dari mantan kekasih nya itu dan malah bertemu Kinara hingga dia melampiaskan hasrat itu ". jelas Kinara pada sang ibu


" Ya Tuhan malang nian nasib mu nak "


" jika ibu ingin membunuh ku aku siap"


" Kinara kamu bicara apa di dalam rahim mu ada cucu ibu "


mereka berdua berpelukan ibu mencoba menenangkan Kinara .


" apa bos mu tau kamu hamil ..."


" tidak Bu ..aku juga tidak mencintai dia, Bu kita pergi dari sini ya?"


" pergi apa maksud mu "


" kita berempat ke luar negeri untuk paspor aku sudah mempersiapkan kebetulan ini sudah jadi Bu , malam ini kita berangkat dan akan aku pesankan tiket pesawat "

__ADS_1


" tapi Kinara kita bicara dulu dengan keluarga bos mu itu agar dia bertanggung jawab "


" Bu mereka orang kaya orang seperti kita mana di anggap dan mau menerima sementara ibu bos ku menyukai wanita kelas atas "


" baiklah kita akan kemana "


" penerbangan 2 jam lagi kita berangkat sekarang tujuan kita London , Inggris"


mereka mengemasi barang barang yang akan dibawa Kinara juga tak berpamitan dengan Mikha ia juga tak meminta izin atau mengajukan pengunduran diri pada perusahaan tempat bernaung ia bekerja yang ada dalam benaknya hanyalah pergi sejauh mungkin dari Juna .meski ini keputusan yang salah mungkin .


samai di bandara sudah terdengar pengumuman bahwa ...


" mohon perhatian kepada para calon penumpang pesawat tujuan London ,Inggris segera memasuki pesawat karena pesawat akan segera di berangkat kan atas perhatian nya Terima kasih ."


Kinara adik dan ibunya segera memasuki pesawat dan tak berapa lama pesawat pun lepas landas .


" selamat tinggal Indonesia " ucap Kinara .


ia memegang perutnya " tumbuhlah dengan baik nak aku akan menjaga mu meski tanpa ayah mu dan kini aku tak ingin berpisah dari mu sayang " batin Kinara


sementara pagi telah menjelang Seperti bisa Mikha menghampiri kamar kos Kinara .


" Kinara ...Kinara....ayo berangkat "


tak ada sahutan Mikha mencoba memanggil kembali


" Kinara ... Kinara...."


" karena tak ada sahutan Mikha pergi dan berangkat menuju tempat kerja.


pagi itu Juna muntah muntah dan pusing apa lagi jika menghirup aroma parfum ia langsung mual .ia pun meminta sarapan yang aneh pula


" bibi buat kan aku bubur sumsum lalu di beri irisan mangga dan kemudian beri eskrim di atasnya" pinta Juna


" baik tuan muda"


meski sang bibi merasa aneh akan permintaan tuan mudanya namun ia segera membuatkan dari pada mendapat amukan .


" Juna kamu sakit sayang" tanya mama


" ga tau ma akhir akhir ini Juna sering seperti ini"


" mama telpon Sandrina ya,biar dia kesini "


" tak perlu ma dia sedang sibuk dengan kerjaan nya" ucap Juna bohong padahal dia dan sandrina sudah putus.


" Andra untuk sementara kau urus kerjaan kantor "


" baik tuan "


apa yang diminta Juna sudah datang ia segera memakan degan lahap dan ...


" bibi buatkan aku jus buah warna ungu ya ?"

__ADS_1


" baik tuan "


ada apa sama si bos ya kok kaya perempuan ngidam batin Andra .


__ADS_2