
tak terasa waktu pun berlalu begitu cepat Andra dan dara menuju London untuk mengurus perpindahan dirinya dilanjutkan dengan berbulan madu di Australia .
sementara Juna sibuk mengurus perusahaan dan Kinara mengurus Sean juga butik yang baru dia buka di bantu oleh sang ibu .
sementara Kevin kian hari ia makin dekat dengan Dea teman sewaktu sekolah dulu .
hal itu membuat Mikha suka marah marah sendiri juga benci terhadap Kevin , namun meski begitu ia pun merasa rindu akan sosok Kevin .
saat itu Kinara mengajak makan siang bersama Sean ,Juna juga Kevin dan ada Dea juga di sana dari jauh Mikha sudah melihat mereka ia pun mengurungkan niatnya dan berbalik arah namun langkah kepergian Mikha dilihat oleh Sean.
" Mimi Mikha mau ke mana ,ayo kemari " Sean pun menghampiri dan menarik tangan Mikha mau tak mau ia pun menurut pada bocah itu .
" Mimi Mikha duduklah" Mikha pun menurut ( dasar bocah kenapa pula tadi kau melihat ku ) Mikha pun menjadi dongkol .
semua memesan makan yang sesuai dengan selera mereka masing masing.
" em ..Vin mau ini ga ,ini kesukaan kamu lho waktu masih kuliah dulu ini " menyuapi Kevin dan dengan senang hati ia pun menerima suapan Dea.
melihat itu Mikha pun menghabiskan makanannya agar bisa cepat pergi dari sana ( ya ..tuhan semoga Sean tak menahan ku lebih lama di sini)
" pak Juna , saya minta izin pulang sekarang boleh tidak, pekerjaan saya sudah selesai dan yang sip malam juga sudah datang juga kurang enak badan saya"
" oh ...baiklah tak apa , istirahatlah "
" terimakasih " Mikha pun langsung beranjak dari duduknya dan dengan sengaja menyiram Kevin dengan minum miliknya yang masih utuh dan Mikha pun segera pergi dari sana tanpa menghiraukan tatapan aneh mereka.
" hei ... kenapa menyiram ku , apa salah ku " teriak Kevin .
" kak ,Mikha kenapa ??" tanya Kinara.
" entah ,Kinara aku juga tidak tau "
mereka melanjutkan makan mereka tak lama Sean pun merengek meminta untuk pulang .Juna dan Kinara juga Sean pun pulang lebih dulu.kini tinggal Kevin juga Dea yang ada di sana.
" Vin ,nanti malam kamu bisa keluar ga ? em ... nonton yuk " Dea mengelus lengan Kevin namun ditepis oleh Kevin.
" maaf Dea ,aku tidak bisa malam ini aku ada janji dengan seseorang"
" seseorang ... sepesial kah atau pacar kamu "
Dea bertanya tanya dan menatap Kevin . selama ini Dea memendam rasa cinta untuk Kevin hanya saja dia tak berani mengungkapkan pada Kevin .
__ADS_1
mendengar jika Kevin memiliki seseorang yang spesial Dea pun menjadi takut ,ia pun mencoba mengatakan pada Kevin tentang perasaan yang ia pendam selama ini .
" Vin ,jadi siapa orang itu kok kamu diam gak jawab"
" ih ... kamu kenapa jadi kepo banget sih ?" Kevin mencubit hidung Dea. dan itu membuat hati Dea menjadi berbunga bunga.
" Vin, aku sebenarnya ....?" Dea menggantung kalimat ucapannya .Kevin masih diam dia menunggu kata selanjutnya yang akan di ucapkan oleh Dea.
" aku ... aku ... em ... suka sama kamu " kata kata itu pun akhirnya lolos dari bibir Dea.
Kevin terkejut mendengar apa yang diucapkan Dea baru saja .
" kamu suka sama aku "
" iya Vin dan itu sudah sangat lama aku hanya tak berani mengatakan yang sebenarnya juga waktu itu aku dengar kamu udah menikah tapi sekarang kan kamu udah sendiri"
" Dea ,tapi sebelumnya aku minta maaf aku sudah suka em ... bukan sekedar suka tapi jatuh cinta dengan seseorang dan kamu aku hanya menganggap sebagai seorang teman ga lebih ,aku hargai perasaan mu tapi maaf aku tak bisa membalas apa yang kamu rasa "
mendengar penuturan Kevin yang panjang ia pun tersadar dirinya hanya seorang teman tak lebih .
" oke ,ga papa Vin " ucap Dea sambil mengusap air mata yang mengalir di pipinya. ia pun menghubungi seseorang yang awalnya ia tolak mentah mentah demi Kevin setelah tau jika Kevin menolak dirinya ia pun tak ingin jatuh dua kali memilih melepaskan Kevin.
" halo , selamat siang dengan siapa ini " ucap seseorang yang di sebrang.
" ini aku Dea tolong jemput aku di cafe Xx , sekarang apa bisa "
" baik ,aku kebetulan ada disekitar tak jauh dari tempat mu tunggu aku "
tak berapa lama seorang orang pun datang .
" Dea"
" Andi , terimakasih kau sudah datang mau menjemput "
" Kevin ,aku pergi dulu "
" ah ... iya " ( siapa laki laki itu ah terserah biar saja lebih baik aku menemui Mikha)
Kevin melajukan mobil menuju kos Mikha ,benar saja Mikha ada di kos ia sedang menangis entah kenapa hatinya terasa sakit saat melihat Kevin bersama wanita lain .( ah .... perasaan apa ini Kenapa begitu sakit dan aku sangat benci mungkinkah aku sudah jatuh cinta pada dirinya ah .... masa iya aku suka duda mana dulu dia pernah aku tolak )
Mikha termenung dan tak menyadari jika Kevin sudah masuk dan berada di dekatnya.
__ADS_1
" Kevin ..... kau itu dasar jerapah kurang ajar "
" kenapa ,aku kurang ajar apa salah ku "
" kau itu suka tebar pesona dengan setiap wanita tanpa kau tau sakitnya perasaan ku "
" jadi ,apa kau menyukai diri ku "
( kenapa Kevin dekat sekali ,dan juga aroma parfum ini aku sangat kenal )
mika pun menoleh dan Kevin sudah ada didepannya .
" kau ,sejak kapan ada di sini "
" hah ...kau baru sadar aku sudah dari tadi di sini , kau menangis apa kau cemburu saat aku bersama Dea bukankah cemburu artinya cinta"
" jangan bicara asal jerapah mana mungkin aku suka pada mu "
"ci ... kau masih mengelak juga lalu kenapa dengan sengaja kau menyiram aku dengan minimum mu itu "
" aku tak sengaja "
" aku melihat gerakan tangan mu dengan sengaja menumpahkan minuman itu ke arah ku ,apa mau kalau kau menyukai diri ku katakan saja jangan sampai aku diambil orang dan kau baru menyesal belakangan"
Mikha diam menunduk ,entah mengapa detak jantung itu kian makin cepat saja apa lagi saat ini Kevin mulai mendekati Mikha ia menangkap dagu Mikha agar mau menatap Kevin.
" kenapa susah sekali mengatakan hal itu kau menyukai ku dan kau cemburu katakan saja "
" kau ini bicara apa aku tak mengerti "
" baik bahasa isyarat dari mu akan menjadi jawaban semua ini "
" apa yang ingin kau lakukan?"
Kevin melepaskan jas yang dia kenakan ia mulai memeluk Mikha dan menatap manik mata itu juga detak jantung Mikha tak beraturan kala Kevin mendekat padanya .
ia pun meraih bibir mika , reaksi Mikha justru bukan menolak Kevin memukul atau mengusir namun malah di balas oleh Mikha Kevin pun menghentikan aktivitas yang dia lakukan .
" aku tunggu pernyataan mu jika kau menyukai ku , bahkan kau tak menolak ciuman ku justru kau membalas "
💖💖💖💖💖💖
__ADS_1