
" kenapa apa karena aku ?"
" tentu saja aku tak mau istri ku ini cemburu dan aku kehilangan kamu untuk ke dua kali "
Juna menatap lekat manik mata Kinara namun Kinara mencoba menghindari tatapan mata itu .
" kenapa sayang ?,aku benar benar tak ingin kehilangan mu lagi juga aku minta maaf atas sikap ku pada mu "
Kinara diam saja ia bingung harus bicara apa ia hanya diam dan menunduk .
" Kinara .."
Kinara pun memandang sang suami .
" aku sudah tidak tahan lagi "
tanpa jawaban dari Kinara Juna pun melepaskan apa yang sedari tadi di tahan ia tak perduli dengan penolakan Kinara yang mencoba melepaskan namun akan sia sia pula sebab tenaga Juna lebih besar dari dirinya.
tanpa ampun lagi mereka pun bergulat di permainan yang lebih panas dan begitu mesra menikmati surga itu hingga akhirnya kelelahan dan berhenti di puncak tertinggi.
" ayo mandi "
" kau duluan saja "
" berdua "
" tidak "
" ayo aku akan menggendong mu " Juna pun menggendong Kinara untuk menuju kamar mandi untuk membersihkan diri niat akan mandi namun kini berubah menjadi ronde selanjutnya .
" hei ...sayang "
" mau bagaimana lagi sudah kita lanjutkan saja " ucap Juna .
Kinara hanya pasrah saja ia pun juga menikmati setiap apa yang dilakukan oleh Juna pada setiap sentuhan manja untuk dirinya .dan akhirnya ritual mandi itu pun usai dan kemudian menuju ranjang tidur untuk melepaskan penat juga terbuai indahnya sang bunga tidur.
pagi itu di kos kosan Mikha seorang pria menggedor gedor pintu kamar itu namun tak ada Jawaban sama sekali mungkin saja masih tidur .
dengan paksa ia pun mendobrak pintu dan masuk ke dalam .
" Mikha " ucapannya sambil berteriak .
mendengar itu Mikha yang kebetulan selesai mandi pun keluar dari kamar mandi melihat Kevin yang marah marah ia pun merasa heran.
" hei ...pagi pagi teriak teriak kau pikir ini hutan apa !!"
" ikut , sekarang !!"
" nggak "
" ikut "
" aku gak mau "
tanpa pikir panjang Kevin mengendong Mikha menuju mobil ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
" hei jerapah pelan pelan Napa gue masih mau hidup kalau mau mati jangan ngajak ngajak "
mendengar perkataan Mikha ia pun geram sendiri ia sama sekali tak memiliki rasa khawatirnya pada sang ayah yang kini tengah berada di rumah sakit .
__ADS_1
" diam ...." teriak Kevin seketika Mikha pun diam dan ia melihat Kevin dalam kemarahan tatapan mata itu pun tajam tertuju ke arah Mikha .
" kalau aku pelan pelan ada nyawa yang meregang Lo diam dan ikut saja "
gaya raut wajah kesal saja dalam diri Mikha ia tak mengerti pula dengan perkataan Kevin dan siapa juga yang di maksud Kevin orang itu akan meregang nyawa ,Mikha merasa jika itu Hanyalah akal akal Kevin saja agar dirinya mau untuk ikut bersama dirinya.
Mikha heran ngapain Kevin mengajak dia ke rumah sakit mobil pun kini sudah ada di parkiran depan rumah sakit .
" turun "
tanpa banyak tanya Mikha pun turun dan mengikuti Kevin dengan takut takut ia pun mencoba bertanya pada Kevin .
" mau apa ke sini "
" nanti kamu juga tau sendiri"
sampai mereka di sebuah ruangan dan Mikha pun berhenti.
" kenapa ? , ayo masuk"
" mau ngapain ?"
" ada , seseorang yang ingin ketemu sama kamu "
Kevin pun menarik tangan Mikha dan masuk ke dalam .
" Kevin ,kau datang "ucap sang pasien tersebut.
mendengar hal itu membuat Mikha terkejut suara itu suara yang pernah mengusir dirinya dari rumah dengan suatu kesalahan yang tak pernah dia lakukan sama sekali dia hanya di jadikan kambing hitam oleh ibu tiri dan adik tirinya yang mencoba memfitnah hingga sang ayah pun terprovokasi dan mengusir dirinya Mikha ingin sekali pergi dari sana namun di tahan oleh Kevin.
" jangan pergi , dengar dulu penjelasan ayah mu "
" Mikha , ayah minta maaf nak ayah tau ayah yang salah "
Mikha masih diam .
" karena kesibukan ayah ,jadi lupa memperhatikan mu yang hamil itu adik tiri mu bukan diri mu "
Mikha masih diam belum tau mau menjawab apa .
" setelah tau kebenaran dari samua itu ayah terus mencari mu dan juga mereka berdua ayah usir dari rumah"
" ya sudah biar saja semua berlalu ,itu tak penting"
" ayah bercerai dan semenjak itu hanya tinggal sendiri ,ini aset yang ayah punya tolong kau kelola semua atas nama diri mu "
" ayah .."
" Mikha " sang ayah pun memegang tangan Mikha ia mencoba untuk meraih .
" ayah "
mereka pun berpelukan dan saling menangis dalam waktu yang cukup lama menyesali kenapa dulu sang ayah justru mengusir sang putri yang tak bersalah itu hingga ia melewati waktu tanpa tau keadaan sang putri tersebut.
" Mikha ,ayah punya permintaan mau kah kau mengabulkan permintaan ayah "
" apa itu ayah ?"
" Kevin ,kemari lah " Kevin pun mendekat pada ayah mika lalu membisikkan sesuatu entah apa yang di bisikan itu cukup membuat Mikha jadi penasaran .
__ADS_1
" baik ,paman Mikha aku tinggal sebentar ya ?"
" mau kemana "
" tunggu saja sebentar "
" ayah ,tadi ayah menyuruh Kevin kemana kenapa mesti bisik bisik "
" nanti kamu juga tau ,ayah pingin makan maukah kamu menyuapi ayah ?"
" tentu ,ayah " mika pun mengambil piring yang ada di meja dekat tempat tidur sang ayah ia pun kemudian menyuapi sang ayah tak berapa lama pintu pun di ketuk oleh seseorang .
" maaf ,anda cari siapa? " tanya mika setelah ada dua orang masuk.
" maaf kami kemari atas perintah tuan Kevin ,mana yang akan di rias "
" what ,di rias maksudnya apa ?"
" apa nona ini yang bernama Mikha ?"
" iya ,dia Mikha tolong rias dia " ucap sang ayah pada sang perias .
" ayah tapi apa maksud semua ini kenapa aku harus di rias "
" kau nurut saja setelah selesai ayah akan katakan permintaan ayah ,ayah mengantuk tidur dulu ya ?"
Mikha yang masih bingung ia pun menurut saja ketika dua orang itu merias dirinya dan mencoba untuk tidak protes .
" nona Mikha tolong ganti baju dulu ya ?"
" apa harus ganti baju "
" iya pilih salah satu ,maaf tapi cepatlah "
" baiklah " mika pun memilih warna dusty dan ia pun ke kamar mandi untuk mengganti pakaian tersebut .
" nona apa masih lama ,perlu bantuan tidak "
" tidak , sebentar lagi aku akan keluar "
" baiklah kalau begitu kami tunggu"
tak berselang lama Mikha pun keluar dengan baju yang begitu pas di badan juga ia sangat cantik .
" pilih sepatu ini yang nona suka "
mika pun menunjuk warna yang senada dengan warna bajunya.
" baik ,nona kami permisi sebab tugas kami sudah selesai "
" tapi , kenapa aku harus di rias dan berpakaian seperti ini apa kalian tau ?"
" maaf ,nona kami tidak tau ?"
" ya ,sudah pergilah terimakasih "
Mikha pun masih bingung dan sampai kini Kevin juga belum kembali .
💖💖💖💖💖💖💖
__ADS_1