
hari itu Kinara masih belum bekerja ia masih belum begitu nyaman dengan keadaan tubuhnya.
akhirnya Mikha hanya berangkat sendiri saja .namun sialnya ia sedang menunggu taksi tiba tiba sebuah mobil meluncur dan menyiramkan genangan air ke wajah serta seluruh tubuh Mikha.
" a... hei dasar kurang ajar ya mentang mentang naik mobil mewah" ucap Mikha sambil marah marah ia melihat sebuah batu dan ..
pyaar ..... kaca belakang pecah dan sang pengendara pun berhenti dia turun dari mobil lalu menghampiri Mikha .
" kamu yang melempar batu ganti rugi" tuduh si pengendara mobil .di tuduh begitu Mikha pun balik melawan ia tidak takut walau yang di lawan adalah orang kaya .
" kenapa jadi anda marah dengan saya" sambil menatap wajah Kevin dengan kesalnya ya pengendara itu adalah Kevin kakak dari Juna yang akan ke pengadilan agama untuk melakukan sidang perceraian dengan istrinya namun Mikha tidak tau jika orang dihadapannya ini adalah kakak bos ditempat dia bekerja.
" tentu saja saya marah karena kamu melempar batu pada mobil saya" ucap Kevin tak mau kalah
" iya dan anda membasahi seluruh tubuh saya dari ujung rambut hingga kaki dengan genangan air itu "
Kevin terdiam sesaat.
" salah sendiri berdiri disitu"
" hei ...emang ini jalan milik nenek moyang Lo apa kalau nyetir pakai mata jangan pakai kaca mata hitam " gerutu Mikha
" ini feshion tau !"
" saya tak mau tau buka jas anda "
" mau ngapain buka jas ogah "
namun Mikha nekat membuka jas Kevin " hei apa yang kamu lakukan ,lepaskan" teriak Kevin sambil melepaskan tangan Mikha namun terlambat Mikha sudah berhasil melepaskan jas Kevin ia membuang ke genangan air dan menciptakan air ke baju kemeja Kevin ia pun nampak marah.
" kenapa jadi kamu mengotori baju ku dasar wanita kurang waras "
" kamu yang kurang waras bukan aku " Mikha sambil melotot menatap Kevin yang di tatap semakin kesal ingin rasanya menendang wanita ini
Mikha pun menarik dasi Kevin " hei mau apa lagi kamu " ucap Kevin tak terima akan perlakuan Mikha " udah diam nanti juga tau" entah mengapa jas kotor Kevin Mikha bawa kan menuju laundry sesampainya di sana .
" mbak bisa laundry dan langsung kering sekarang juga"
" bisa mbak kebetulan sekarang sedang Linggar " ucap sang pekerja laundry tersebut
" bisa mandi juga pinjam baju 1 cewek 1 cowok "
" ada mbak sebentar saya ambilkan"
__ADS_1
sementara sang pekerja mengambilkan baju untuk mereka berdua Kevin dan Mikha sama diam dan acuh .
tak berapa lama pekerja itu pun datang memberikan Mikha baju yang di pesan lalu mereka berdua mandi dengan kamar mandi yang berbeda . sementara baju mereka dicuci dan menunggu kering .
tiba tiba hp Kevin berbunyi ..
" halo..."
" tuan anda dimana sidang akan segera di mulai" ucap sekertaris kevin
" maaf ,Marvin aku sedang terjebak dengan wanita gila undur saja sampai aku tiba"
"baik tuan " sambungan telepon dimatikan namun Marvin heran dengan perkataan tuanya itu " wanita gila apa maksud nya dan sejak kapan mengurusinya ,ada apa dengan tuan ku" Marvin pun menuju ke ruang sidang dan mengatakan untuk menunda persidangan sampai tuanya datang dan mempersilahkan yang lain dulu .
baju milik Mikha kering lebih dulu ia segera berganti baju dan ke meja kasir
" mbak ini semua cowok yang di sana ya yang membayar " ucap Mikha
" dia siapa mbak"? tanya sang pekerja itu.
" dia teman saya"
" baik kalau begitu"
usai mengenakan baju kerjanya kembali Mikha pun segera keluar dari tempat laundry itu tanpa perduli dengan Kevin yang masih menunggu bajunya .
melihat Mikha pergi ia pun berteriak " hei mau kemana kamu tunggu jangan lari"
Mikha yang mendengar itu berhenti sejenak lalu melihat ke arah Kevin sambil menjulurkan lidahnya kemudian menyetop taksi dan naik menuju tempat dia bekerja .
niat hati ingin mengejar Mikha namun sang pekerja laundry memanggil.
" tuan ini baju anda dan ini bon pembayaran silahkan menuju kasir yang ada di sana" sang pekerja menunjuk meja kasir
tak mau lama lama Kevin pun berganti baju lebih dahulu kemudian menuju kasir membayar laundry an tersebut
" mbak kenapa bon saya dua ?" tanya Kevin
" maaf tuan itu tadi milik teman anda yang wanita tadi?"
" apa.."
namun Kevin pun tetap membayar usai itu ia menuju mobilnya yang baru mobil yang kacanya pecah sudah diganti dengan mobil Kevin yang lain oleh sopir pribadi nya sementara mobil yang di lempar batu oleh Mikha di bawa ke bengkel.
__ADS_1
" dasar wanita gila awas saja jika ketemu aku lagi gara gara dia aku jadi terlambat harusnya sudah selesai malah mulai saja belum " di sepanjang jalan Kevin terus mengomel ia pun mengendari mobil dengan kecepatan tinggi dan sampailah dia di pengadilan.
" tuan di sini " Marvin berteriak begitu tau Kevin sudah datang .
" apa kah aku sudah bisa masuk "
" sebentar lagi tuan "
Kevin diam saja hatinya juga masih dongkol dengan kejadian pagi ini .Marvin yang melihat hal itu juga ikut diam tak berani bertanya gelagat tuanya sedang tak bersahabat jadi cari aman saja .
" selanjutnya panggilan kepada tuan Kevin melawan Tania Putri di persilahkan ke ruang sidang" ucap sang hakim
" tuan sekarang anda boleh masuk "
Kevin pun masuk dengan saksi yang sudah dia siapkan dia tak melibatkan orang tuanya karena sang mama pasti akan meminta agar tidak menceraikan Tania .
sidang pun dimulai hakim membacakan putusan bahwa Tania Putri sah bukan lagi istrinya dan mereka resmi bercerai setatus baru kini di sandang oleh Kevin duren alias duda keren dan meski 3 tahun berumah tangga ia belum pernah menyentuh Tania dan Tania pun tak mau di sentuh olehnya.
Mikha sampai di kantor hampir saja dia terlambat namun untungnya belum terlambat dan dia aman dari hukum an ia pun segera melakukan tugasnya karena ia mendapat tugas dobel .
harusnya Kinara digantikan namun karena yang mengganti sedang sakit pula maka mau tidak mau Mikha yang mengerjakan semua
" haduh .... lembur lembur deh .." Mikha bergumam sambil mengerjakan pekerjaan nya
" berangkat pagi biar pekerjaan selesai eh ...ini malah ketemu cowok ga jelas awas aja kalau ketemu aku lagi " Mikha kesal sambil menghentakkan kakinya .
sudah masuk jam istirahat namun Mikha masih saja melakukan pekerjaan nya Juna yang melihat itu pun mendekat .
" Mikha " sapa nya
" iya tuan "
" kenapa sendiri mana teman mu "
" itu tuan Kinara masih sakit dan yang menggantikan Kinara juga sakit jadi saya kerja sendiri" terang Mikha dengan wajah yang menunduk
" baiklah kamu tak usah kerja sampai malam jam 3 boleh pulang"
" beneran tuan ,terima kasih "
Juna pun segera pergi meninggalkan Mikha yang kegirangan karena di izinkan pulang lebih awal dan itu dari bos nya langsung bukan dari senior nya jadi keputusan itu tak bisa di ganggu gugat .
hai semua buat yang baca jangan lupa like komen vote serta dukungannya sebelumnya terimakasih .
__ADS_1