
usai melewati malam yang panjang Mikha dan juga Kevin pagi itu pun telah bangun dan bersiap untuk ke rumah sakit menjemput sang ayah ,sebab sudah di perbolehkan untuk pulang.
" istri ku kamu sudah siap" ucap Kevin dengan manisnya . membuat mika menatap Kevin tak biasanya ia bersikap begitu jika biasanya dia akan koar koar ga jelas dan memaksa kini tidak sama sekali.
" kok ,diam kamu emang istri ku kan udah sah itu bekas merah di seprai udah kering "
" ih ... kamu ini ,malu tau "
" ngapain juga malu kan suami sendiri "
" iya tapi ... "
" udah ga ada tapi tapi sekarang kita berangkat kasihan ayah kelamaan nunggu "
" baiklah ,ayo berangkat "
Kevin juga Mikha pun segera menuju rumah sakit dan menjemput sang ayah mereka pulang ke rumah sang ayah sebab mika hanya anak tunggal dari pernikahan terdahulu meski sempat menikah lagi namun sang ayah tak memiliki seorang anak justru berakhir dengan perceraian dan kini Mikha sudah kembali ke rumah serta memiliki seorang suami Kevin pun kini tinggal bersama Mikha dan merawat sang mertua.
sementara itu Kinara sering merasakan pusing dan juga lemas ia pun lebih banyak melakukan aktivitas di kamar saja tak ingin beranjak entah ia sangat malas untuk pergi ,urusan Sean pun diambil alih oleh Juna meski ia seorang CEO yang sibuk namun tetap memberi waktu untuk keluarga meski keteteran mengurus perusahaan yang di tinggalkan oleh sang sekretaris yang kini tengah berbulan madu .
tak tahan dengan keadaannya Kinara pun pergi ke dokter dengan di antar oleh sopir pribadinya ia juga tak mengatakan pada Juna jika ia pergi ke dokter ia tak mau membuat sang suami khawatir dan meninggalkan pekerjaannya .
sampai di rumah sakit tak perlu waktu lama ia pun langsung menuju ke ruang dokter yang ia sudah mendaftar lebih dulu melalui online.
" pagi dok "
" pagi , datang sendiri kemana Juna "
" dia , sedang sibuk aku tak ingin mengganggu dia "
" apa ,yang di keluhkan "
" pusing ,suka mual juga dan tak ingin makan nasi selalu muntah pengennya tidur terus "
" apa asam lambung , cobalah untuk berbaring "
Kinara pun berbaring dan dokter pun mengoleskan gel di perutnya sebab ia yang paling sering mengeluhkan kram pada bagian perut.
__ADS_1
" bukankah kau punya adik seorang dokter "
" iya ,benar tapi sekarang dia sedang pergi dengan suaminya ke Australia "
" apa , punya proyek di sana "
" tidak mereka bulan madu "
" bulan madu , pengantin baru rupanya "
" ah ... iya ,apa ada penyakit yang serius "
" baik bangunlah dan akan aku jelaskan tapi sebelumnya selamat nona Kinara "
" selamat ,apa maksudnya ?"
" iya , penyebab kamu keram mual juga pusing itu adalah di dalam perut mu ada sebuah janin "
" janin ,apa aku hamil "
" iya ,oh ... astaga aku tidak merasakan itu "
" baik , terimakasih dok"
tak berapa lama pintu itu pun terbuka dan membuat kaget orang yang ada didalamnya.
" sayang , ngapain kamu kesini "
" kamu , kenapa gak bilang lagi kalau ke dokter "
" selamat tuan , istri anda hamil dan sudah memasuki usia 3 bulan "
( apa hamil lagi ) Juna bukan terlihat senang seperti orang kebanyakan yang akan langsung mencium sang istri atau bahkan memeluknya namun ia justru diam .
" kenapa ,kamu gak mau aku hamil lagi"
" bukan ,itu tapi aku trauma "
__ADS_1
" trauma "
" semoga kau saja yang ngidam aku tidak mau mengalami itu lagi "
" ya semoga ayo pulang , dokter terimakasih dan permisi "
mereka pun keluar dari rumah sakit dan pulang ke rumah sepanjang perjalanan Juna hanya diam dan tak bicara apa pun melihat itu Kinara jadi bingung juga dia harus bagaimana sampai di rumah mereka pun langsung masuk ke kamar .
" apa perlu di gugurkan " ucap Kinara .
" kau ini bicara apa jangan gila "
melihat amarah Juna Kinara pun diam dan Juna pun membawa Kinara ke kamar mandi .
" jangan bilang kata kata itu lagi ,itu anak ku meski aku takut tapi aku masih ingin 3 anak lagi " .
" apa 3 anak lagi "
" iya " Juna pun mengambil alih Kinara dan memberi kecupan di sana sini tak lupa juga pada perut rata sang istri ia pun mulai melakukan permainan meski siang hari entahlah Juna sedang ingin .
" tenang ya aku pelan pelan "
" huh ... ya " kecupan di gunung merah itu membuat Kinara menjerit .
" diam ya " melanjutkan menuruni lembah dan mencari madu itu memasukkan ke wadah dan berakhir di ujung dengan rasa surga yang tak terkira .
sementara Andra juga dara pun kini telah kembali dari Australia dan kini dara menetap bersama Andra di tanah air meninggalkan London dan dialih tugaskan .
makin hari mereka semua makin mesra Kinara yang usia kandungan semaikan bertambah dan tinggal menunggu kelahiran anak ke dua mereka .
sementara dara yang kini juga tengah mengandung anak pertama mereka membuat Andra harus siap untuk menjadi suami siaga untung saja dara tak mengidam yang aneh aneh sepertinya si anak cukup mengerti akan kesibukan sang ayah .
dan Mikha juga Kevin yang makin hari makin mesra saja benih cinta itu kini mulai tumbuh dalam hari demi hari mereka memang memutuskan untuk belum memiliki seorang anak sebab mereka ingin menikmati masa pacarnya setelah menikah dengan Kevin .
meski ia dan juga Kevin hampir setiap hari bertemu namun selalu pertengkaran yang mereka ciptakan seperti Tom and Jerry yang tak bisa untuk akur namun kini mau tak mau harus akur sebab mereka sudah menikah dan harus kompak dalam hal apa pun .
sang mertua juga tak mempermasalahkan jika mereka belum ingin memiliki anak meski begitu beliau selalu berpesan agar jangan lama lama ya ?"
__ADS_1
cinta memang tak memandang tahta dan juga setatus sosial ia juga bisa mendatangi siapa pun meski liku liku hidup menghampiri namun ia akan menemui pada siapa ia akan berlabuh .
the end .