
sore itu Mikha siap siap untuk datang ke undangan syukuran ke rumah Juna untungnya dia bisa datang karena sif kerja dia pagi .
ia pun sudah mandi dan memakai baju berdandan natural dan siap berangkat ia menuju rumah Juna dengan memesan taksi online.
sampai di sana sudah banyak orang yang datang ia pun masuk ke dalam .
" Mikha " panggil Kinara dari kejauhan dan menghampiri nya ia tak lupa membawa Sean .
" hai ,siapa dia Kinara" Mikha sambil melihat wajah Sean yang mirip dengan Juna.
" dia anak ku " Kinara mengucap itu sambil malu malu .
" anak ku sudah sebesar ini kau tampan sekali persis seperti pak Juna "
" apa tidak mirip aku " protes Kinara pada mika .
" tidak dia tak mirip dengan mu meski itu hanya secuil saja"
Kinara tak menjawab justru ia malah kesal dengan Jawaban Mikha.
" mom ini siapa ? tanya Sean yang memandang pada Mikha.
" Sean ini teman mommy saat masih kerja dulu namanya Tante Mikha " jelas Kinara pada Sean.
" bolehkah jika aku memanggil mu Mimi" Sean meminta pendapat Mikha.
" baik lah ganteng tak apa"
" ya sudah ayo masuk ke dalam dan kau nikmati hidangan nya"
" mom aku makan dulu ya aku dari tadi belum makan "
" ya sudah minta lah pada bibi ya"
" oke mom"
Sean pun mencari bibi untuk mengambilkan makanan .
saat hendak mengambil minum mika tak sengaja menabrak seseorang .
" bruk " dai hampir jatuh kelantai namun sebuah tangan panjang menangkap tubuh mungilnya.dan mata mereka saling memandang tersadar itu Kevin mika langsung melepaskan diri .
" maaf " hanya itu yang terucap dari mulut Mikha dan ia pun hendak pergi.
" kau mau kemana " tanya Kevin dengan juteknya Mikha pun membalas pertanyaan Kevin.
" bukan urusan mu "
Mikha segera pergi berlalu dan meniggalkan Kevin .ia menuju meja yang menyediakan minuman lalu mencari tempat untuk duduk dan juga ia tak lupa membawa makanan karena kebetulan dia juga sedang lapar.
tak lama setelah duduk Kevin pun menyusul dengan duduk di dekat Mikha.
__ADS_1
" kenapa duduk di sini " Mikha menatap sinis pada Kevin.
" kenapa memang ini rumah juga milik ku terserah aku mau duduk dimana? " ucap Kevin sambil memakan makanannya ia tak peduli dengan Mikha namun matanya sebentar bentar melirik ke arah Mikha.
" wah ... kamu makannya ternyata banyak juga padahal tubuh mu kecil"
" biar saja jerapah kau juga tak memberi ku makan "
" apa kau mau aku beri makan tapi ada syaratnya" Kevin menggantung ucapannya dan membuat Mikha tak mau menjawab .
" jadi istri ku "
" ih ..aku tak Sudi jadi istri jerapah seperti mu"
" aku ini manusia bukan jerapah"
" salah sendiri kau tinggi "
" kau saja yang pendek jadi terlihat mungil "
" biar saja aku mungil toh tuhan menciptakan aku dari sananya juga sudah begini"
" dan tuhan juga menciptakan aku sudah begini dari sananya ,2 kakak juga tinggi nya sama dengan ku kau lihat saja Juna dia juga tinggikan " terang Kevin yang membuat Mikha diam .
tiba tiba dari belakang terdengar suara menyapa.
" Kevin ..kau disini " sapa orang itu dan membuat Mikha terkejut menghentikan makannya ia sangat mengenal dengan suara itu suara yang tak asing dan suara yang pernah berteriak keras mengusir dari rumah.
" paman Aditama apa kabar lama tak jumpa " Kevin pun bersalaman dengan tuan Aditama itu yang ternyata ayah dari Mikha.
" aku dengar kau sudah bercerai dengan istri mu "
"iya paman mungkin bukan jodohku "
" sabar lah pasti ada wanita yang lebih baik menanti mu di luar sana "
Kevin pun hanya tersenyum senyum diantara saudara nya dia lah yang paling tragis yang pertama dia menikah tinggal di Kanada dan memiliki 2 anak sedang kakak ke dua dia juga sudah memiliki istri dan dua anak pula dia juga tinggal di Kanada .
dan sang adik meski berbuat kesalahan sebelum menikah juga itu bukan karena kemauannya kini sudah bahagia dengan memiliki seorang putra .
adik yang sering merengek pada nya kini sudah menjadi seorang ayah sedang Kevin sendiri jomblo abadi meski dia tampan dan memiliki daya pikat yang kuat namun status duda sering di permasalahkan oleh sebagian orang dan kadang juga wanita tak mau dengan alasan yang bermacam macam.
" andai dulu anak ku mau menikah dengan mu mungkin kalian sudah punya anak "
" sudahlah paman tak apa "
mika diam diam berdiri dan melangkahkan kaki dengan diam dan mencoba pergi.
namun karena ia buru buru dia menabrak Kinara yang kebetulan lewat.
" bruk ..."
__ADS_1
" aduh " keluh Mikha .
" Mikha hati hati kau mau kemana acara belum selesai"
" maaf aku tidak enak badan Kinara aku balik dulu ya"
mendengar nama Mikha tuan Aditama pun menengok ke belakang dan mata itu berpandangan tersimpan kerinduan yang tak bisa di ungkapkan .
tak ingin berlama lama di sana Mikha pun segera pergi dan taun Aditama pun mencoba mengejar Mikha .
" Mikha ...Mikha ..Mikha "
Mikha tak mau berhenti dan terus berlari namun ia kalah cepat tangannya berhasil diraih.
" kau sudah melupakan ayah "
teriakkan tuan Aditama mengejutkan semua orang yang ada di sana Kevin pun yang menyusul juga terkejut ( apa dia anaknya gadis yang dulu menolak ku mentah mentah sebelum dia melihat ku) gumam Kevin.
" maaf tuan anda siapa mungkin Anda salah orang atau saya hanya mirip dengan orang yang anda cari" Mikha berucap dengan wajah penuh amarah.
" tidak aku tidak salah kau Mikha permata Aditama dan tanda bulan sabit di tangan kanan mu itu ciri mu dari kau bayi"
" tapi maaf aku tidak punya ayah juga ibu ku sudah meninggal "
" Mikha pulang lah"
" aku bukan anak mu meski aku memiliki tanda lahir yang kau sebut juga nama yang kau sebut lepaskan aku,aku tak punya urusan dengan mu "
Mikha pun melepaskan tangannya dan menghempas hingga sang ayah jatuh ke lantai .
ia pun segera berlari dan meniggalkan acara itu.
" Mikha berhenti kembali lah nak maaf kan ayah"
tuan Aditama pun menangis dan Kevin pun mendekat.
" paman tenang lah aku akan mencoba membujuk dia"
" apa kau mengenal dia "
" ya aku kenal tapi tak begitu dekat "
" tolong aku Kevin dulu aku mengusir dia dari rumah karena sebuah kesalahan aku benar benar menyesal "
" tuan Aditama apa dia Mikha yang akan dulu dijodohkan dengan Kevin itu " tuan Xander datang menghampiri .
" iya Xander ,tapi karena ulah anak tiri dan mantan istri ku aku gelap mata dan mengusir dia "
" Kevin kau seperti nya dekat dengan Mikha"
" tidak dekat pa cuma ya kadang kala aku bertemu dia"
__ADS_1