Sean Anak Sang CEO

Sean Anak Sang CEO
rencana Dira 2


__ADS_3

" kita duduk sana ya ?" Dira pun menunjuk pada meja yang ada di pojok.


ia melihat Wira dan meminta bantuan untuk menjebak Andra .Dira pun meminta agar Wira berpura pura menjadi seorang pelayan.


" kamu mau minum apa " tanya Dira .


" kopi coklat "


" oke , kopi coklat dua ya?" Wira pun segera pergi dan tak lama membawakan pesan mereka.


" minum lah kau pasti lelah seharian bekerja "


tanpa rasa curiga apa pun Andra pun meminum minuman itu hingga tinggal setengah.


namun...


( kenapa aku kepala ku pusing ) pandangan mata Andra pun menjadi kabur.


" Andra kau kenapa ?"


" entah kepala ku pusing ,kau bisa menyetir tolong antar aku pulang"


" oh ... baiklah"


Dira pun membawa Andra ke mobil dan ia mulai menyetir bukan melajukan ke apartemen Andra namun ia membawa ke sebuah hotel yang sudah di persiapkan .


Andra pun sudah pingsan karena pengaruh obat , segera Dira membawa masuk ke kamar hotel dan menjalankan rencananya di bantu oleh Wira.


1 jam telah berlalu ...


Andra pun sadar ia mendapati Dira dan juga dirinya tanpa sehelai benang pun Andra masih merasakan pusing ia mencoba mengingat apa yang terjadi terakhir kali.


tiba tiba Dira pun bangun ia pun pura pura berteriak.


" ah.... Andra apa yang kau lakukan pada ku ,kau melakukan itu sebelum kita sah menikah" Dira pun menangis.


" hei ..apa yang ku lakukan aku tak melakukan apa pun"


" jangan mengelak ini semua bukti Andra ,aku akan minta supaya pernikahan kita di percepat " ancam Dira .


" tidak Dira aku tidak menyentuh mu "


" terserah ,kau harus menikahi ku secepatnya"


Dira pun beranjak dari kamar mandi kemudian ia merasakan mual ia pun mencoba memuntahkan.


Hoek ...Hoek...Hoek ...


dan Andra mendengar suara Dira yang muntah muntah di kamar mandi itu ,ia pun juga segera mengenakan pakaiannya dan menuju kamar mandi.


" Dira kau kenapa?" pintu di buka dan Dira pun keluar dari dalam kamar mandi.


" aku mual mual, aku tak tau kenapa aku akan ke dokter jika hamil kita harus menikah Minggu depan"


" apa kau gila ya ,aku tak melakukan apa pun kenapa kau hamil , itu bukan anak ku"


Dira tak menggubris perkataan Andra dia pun segera mengambil tasnya dan pergi menuju rumah sakit.


di bawah Wira datang dan membuka pintu mobil Dira pun segera masuk sebelum Wira melihat dirinya juga Wira.

__ADS_1


" kau mau pulang atau...?"


" rumah sakit"


" kau sakit"


" entah aku tak tau "


" baik tapi kita menepi sebentar"


Dira tak begitu paham akan apa yang Wira mau ia pun menurut saja.


" kita ke atas masuk lah "


" ini rumah mu "


"tentu saja ,sebelum ke rumah sakit aku minta sesuatu dulu"


" kau minta apa ?"


" setelah kau beri di sebelah sana ada tas ,baju, sepatu dan semua keperluan mu tapi aku minta ini dulu"


Wira pun menuntaskan segala nya entah mengapa anak dari musuhnya ini memberikan candu untuk dirinya.


sementara Andra baru sadar jika ia bukan dibawa ke apartemen melainkan ke sebuah hotel .


"dia pasti menjebak ku ,aku harus meminta cctv-nya " Andra pun bergegas ia langsung menemui sang pemilik hotel untuk meminta izin mustahil jika tak diberikan pada Andra meski hanya seorang sekretaris namun banyak orang yang mengenal Andra dan cukup disegani.


tak lupa ia juga meminta CC tv yang ada di cafe sebelum dia di bawa ke hotel .


Andra pun melihat rekaman itu .


" hah ... benar saja ini jebakan ,awas kau Dira berani sekali melakukan pada ku , seperti inikah calon istri yang diinginkan tuan untuk diri ku"


" kau hamil ,itu anak ku awas jika kau lari dari ku "


" tapi aku akan tetap menikah dengan Andra"


" baik , lakukan saja apa yang kau mau "


Wira pun mengantar Dira pulang ke rumah dan dia tidak masuk ia pun menuju kantor.


Dira pun mengatakan pada sang ayah jika dia hamil dan itu adalah anak Andra mereka pun kemudian menuju rumah tuan Xander untuk meluruskan masalah ini semua bukti Dira kumpulkan dan di serahkan pada tuan Xander jika Dira hamil dan meminta Andra untuk bertanggung jawab.


" apa?! hamil ,dasar Andra malu malu mau "


" itu Andra " ucap Dira yang melihat Andra datang.


" tuan ,dimana tuan muda Juna "


" Juna sedang keluar dengan Sean dan juga Kinara ,ada apa?"


" aku ,ingin melaporkan pekerjaan ya sudah jika tidak ada,aku permisi"


"Andra tunggu, pernikahan mu di majukan 5 hari lagi lagi pula Dira sudah kau hamil dulu"


mendengar perkataan itu Andra jadi emosi pada dasarnya dia tak melakukan apa pun Kenapa dia di tuduh menghamili Dira.


" tidak !!! Dira kau jangan memfitnah ku aku tidak pernah melakukan yang kau tuduh itu bukan anak ku"

__ADS_1


" Andra aku melakukan hanya dengan mu Kenapa kau tak mau mengakui "


" aku tak mau mengakui karena itu bukan anak ku , Dira aku punya bukti jika aku dijebak oleh dia"


" tak perlu bukti Andra ini bukti dari kedokteran yang menyatakan Dira hamil juga kau melakukan itu "


Andra menerima bukti itu juga melihat rekaman itu( sial ini pasti rekayasa jika dara tau pasti semua bakal berantakan hah ... lebih baik aku pura pura menurut saja saat hari h tiba aku akan pergi ke London )


" ya..ya .ya.. baik baik lakukan saja apa yang kalian inginkan aku akan ikut saja"


setelah itu andra pun pergi dari sana tanpa permisi sampai diluar karena fokus dengan ponsel ia pun menabrak Juna yang baru saja datang dengan Sean dan Kinara.


bruk ...


" Andra "


" tuan ,maaf "


" ada apa ..?"


" tuan , nyonya bisakah kalian menolong ku "


" Andra ,memang kenapa " Kinara bingung sendiri akan permintaan tolong Andra .


" aku di jebak oleh Dira dan dia mengatakan jika dia hamil anak ku , padahal aku tidak pernah menyentuh dia dan pernikahan 5 hari lagi"


" apa 5 hari lagi " jawab Juna dan Kinara bersamaan mereka pun saling pandang.


ponsel Andra pun berdering ia segera mengangkat.


" halo kau sedang apa kenapa baru menghubungi aku "


" maaf ,kak ini bukan kak dara"


"lalu kau siapa ?"


" aku adik kak dara dia sedang tugas menjadi relawan lagi"


" tolong kau katakan pada dia segera percepat cuti dan juga 5 hari ini dia harus muncul dihadapan ku jika tidak dia akan menyesal seumur hidup"


"apa ,menyesal seumur hidup apa kakak jadi menikah dengan wanita lain ?"


Andra langsung menutup panggilan itu kemudian pergi dari sana tanpa pamit juga permisi pada Juna juga Kinara.


" mom ,paman Andra kenapa?" Sean pun bertanya.


" entah , mungkin dia kecapean kerja ayo kita masuk "


" halo kak ... , yah mati"


"siapa yang mati"


" astaga ,kak dara sejak kapan pulang "


" baru saja "


"kak, pacar kakak akan menikah 5 hari lagi katanya dan kakak harus datang jika tidak kakak akan menyesal tadi dia telepon"


" apa"

__ADS_1


dara terkejut bukan kepalang kemarin bulan depan sekarang 5 hari lagi tanpa pikir panjang dara pun menemui pemimpin rumah sakit dan mengajukan cuti.


beruntung dara di berikan cuti namun ia harus menyelesaikan tugasnya menjadi relawan terlebih dahulu .


__ADS_2