
" kenapa menatap ku begitu"
" sekarang giliran ku yang bertanya pada mu"
" apa"
" kenapa kau memaki ku juga pertanyaan mu itu tak masuk akal seperti orang yang sedang cemburu"
" a...pa ... cemburu huh ...jangan gr ya aku tak cemburu"
" tapi pertanyaan mu mengarah ke sana apa kau suka pada ku "
" tidak " Mikha pun beranjak dari sofa namun Kevin memeluk nya dari belakang membuat Mikha berhenti berjalan ingin berontak coba melepaskan namun tangan Kevin memeluk Mikha dengan begitu eratnya.
" lepaskan aku ...aku mau tidur"
" apa kau sekarang suka dengan ku kenapa pula dulu kau menolak ku mentah mentah"
" aku tidak suka pada mu dulu aku kuliah dan aku ingin fokus"
" kau kuliah jurusan apa ? aku bisa menuggu kau lulus kau menyukai ku yang tampan ini"
" aku sudah bilang tidak Kevin kau tidak dengar pacar mu nanti cemburu"
" aku tidak punya pacar aku duda "
" wanita itu "
"itu kan pertanyaan mu mengarah kearah cemburu lagi kau tak mau mengakui aku dan Dea hanya teman teman aku tegaskan hanya teman "
Mikha pun mencoba melepaskan pelukan itu dan justru dia beradu pandang dengan Kevin,Kevin yang jail pada Mikha ia pun mencium pipi Mikha .
" apa yang kau lakukan "
" itu balasan kau tadi menampar ku sekarang tidurlah aku juga ingin tidur" Kevin pun menuju sofa dan tidur memejamkan mata. Mikha yang penasaran apa benar Kevin sudah tidur atau belum melambaikan tangan didepan Kevin namun tak ada reaksi apa apa ia juga menggoyangkan bahu Kevin namun ia juga diam saja." sudah benar benar tidur rupanya ternyata dia tampan juga ya kalau tidur" Mikha berucap dan didengar oleh Kevin karena dia hanya pura pura tidur saja ( em.... ternyata kau ya mengakui jika aku tampan juga ) Mikha mengangkat tangannya dan mencoba menyentuh wajah Kevin mendapatkan perlakuan itu Kevin membiarkan saja apa yang akan Mikha lakukan dia menyentuh dari dahi mata pipi hidung dan yang terakhir bibir ingin rasanya Kevin tertawa namun dia menahannya saat wajah mereka cukup dekat Kevin membuka matanya dan .....
" apa kau ingin mencium ku " mendengar itu tentu saja Mikha kaget dan menatap Kevin.
" kau ... belum tidur".
" seperti yang kau lihat aku belum tidur" ingin rasanya Mikha menenggelamkan diri kedasar bumi dan tak terlihat lagi wajah nya pun mungkin sudah Semerah tomat iapun beranjak pergi meninggalkan Kevin yang justru senyum senyum menuju tempat tidur dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut ia benar-benar malu dengan apa yang baru saja dia lakukan ( ah ... kenapa aku ini malunya ya tuhan)
fajar menjelang Kevin sudah bangun lebih dulu ia melihat Mikha masih tidur Kevin pun membiarkan dia menuju dapur dan memasak untuk mika dan untuk nya kali ini dia membuat nila bakar kesukaan Mikha juga teh anget selesai itu ia mandi dan saat sudah selesai mandi Mikha juga belum terlihat bangun dia justru mendengar suara yang menggigil dari arah tempat tidur lalu dia pun mendekat.
__ADS_1
ia menyentuh kening Mikha " Astaga panas sekali dia Mikha ... Mikha bangun Mikha"
" apa sudah pagi kenapa dingin sekali"
" kamu demam "
Mikha tak menjawab dan kembali tidur,Kevin pun segera menghubungi Dokter." halo bisa kesini sekarang"
" sepagi ini apa loe sakit"
" nolak rejeki loe udah cepat kesini "
" baiklah"
Dan sang dokter pun segera bergegas menuju apartemen Kevin dia sudah akrab dengan Kevin karena mereka berkenalan di kampus saat sama sama mendaftar mereka menimba ilmu di kampus yang sama namun beda jurusan saja Kevin mengambil manejemen bisnis Hendra jurusan dokter .tak berapa lama Hendra pun datang Kevin pun membuka pintu.
" masuk lah .."
" siapa yang sakit "
" itu " Kevin menunjuk seseorang yang sedang tertidur di atas tempat tidur .
"apa dia pacar mu kau habis main ya mungkin dia lelah "
Hendra pun memeriksa mika ...
" panasnya tinggi banget"
" apa perlu ke rumah sakit "
" tidak perlu cukup istirahat saja ini aku resep kan obat jika dia bangun suruh minum dan juga makan "
" baiklah terimakasih "
" aku permisi pasien ku sudah banyak yang menunggu "
setelah sang dokter pergi Kevin pun memberikan Mikha kompres .ia pun juga menghubungi Juna .
" halo ...kak Kevin tak pulang ke rumah "
" tidak aku di apartemen "
" o .. begitu ya sudah nanti aku bilang mama tadi dia nyariin"
__ADS_1
" anak udah Segede gini masih di cariin"
" ya wajar lha kak si mama khawatir soalnya biasanya ada di rumah ini ga ada"
" em ... Mikha ijin ga masuk dia sakit "
" apa Mikha sakit kakak dengan dia?"
" em ... tadi malam dia kehujanan pulang kerja terus ga ada taksi yang lewat dan aku kebetulan lewat jadi ya aku ajak pulang ke apartemen saja kalau ke kos paling juga di usir sama ibu kos "
"tapi kan kak Kevin pergi ke pernikahan Richard " Juna merasa aneh dengan penjelasan Kevin.
" iya memang aku ke sana maksud ku aku bertemu dia setelah pulang dari sana ,em ... sudah ya aku mau sarapan " Kevin Langsung menutup telepon dia bingung juga jika Juna bertanya hal lainnya.
tak berapa lama ponsel Kevin berbunyi lagi.
" Dea.. halo "
" Vin bisa ketemu ga "
" ga bisa lain kali saja ya aku sedang rapat dan dilanjutkan ketemu klien juga rapat lagi nanti malam "
" wah sibuk dan padat ya kerjaan mu oke lain kali saja"
Kevin pun menutup panggilan itu dan melihat Mikha .
" sudah bangun gimana badannya udah enakan belum"
" ga karuan gini ya rasanya"
" iya kamu demam makanya jangan hujan hujan biar ga sakit tadi ada dokter kesini cukup istirahat dan minum obat kamu sembuh sekarang makan dulu" Kevin pun menyuapkan makanan pada Mikha ia pun mau menerima suapan dari Kevin ( ternyata dia perhatian juga ya) Mikha berpikir sambil melihat Kevin.
" ini obat kamu minum ya " Kevin pun memberikan obat lalu Mikha meminumnya .
" istirahat lah biar cepat pulih aku sudah minta izin pada Juna jika kau sakit dan tak masuk kerja"
" terimakasih ,boleh aku ...." belum sempat Mikha melanjutkan kalimatnya Kevin sudah menyela lebih dulu .
" kau ingin bertanya apa aku ada hubungan dengan Dea jawabannya tidak ...tidak ...dan tidak jadi kau jangan cemburu lagi "
"bukan itu aku ingin tidur lagi mungkin efek obat nya"
haduh ..... Kevin jadi salah tingkah juga malu sediri mendengar Jawaban Mikha ternyata dia justru ingin tidur karena maklum saja dari semalam Mikha menanyakan tentang dia juga Dea terus karena sepertinya dia sedang cemburu .
__ADS_1