
hari sudah mulai malam Mikha pun terbangun Kevin juga tak terlihat Mikha mencoba mencari berkeliling namun tak di temui sosok tinggi yang selalu dia sebut dengan jerapah itu.
" kemana dia kenapa dia tidak ada " Mikha pun menuju dapur untuk mengambil minum tak lama terdengar suara pintu dibuka maka masuklah Kevin membawa paper bag .
" kau sudah bangun "
" sudah ..dari mana"
" aku dari toko baju ini untuk mu semoga muat "
memberikan paper bag pada Mikha lalu mika pun menerima .
" terimakasih "
" kau sudah makan ?"
" belum "
" aku akan memasak untuk mu mandi dan ganti baju mu kau bau " bisik Kevin dan ia segera berlalu dari hadapan mikha.dikata bau mika pun mencium bau tubuhnya sendiri dan memang bau karena dua hari dia tak mandi Mikha menuju kamar mandi untuk mandi dan mengenakan baju yang di belikan oleh Kevin.
baju itu pas di badan Mikha ia pun ke dapur " apa perlu bantuan" Kevin menoleh menatap Mikha ternyata baju pilihannya pas .
" tak perlu duduklah di sana sebentar lagi matang masakannya memang kau bisa masak"
"kau ini meremehkan aku "
" sudah selesai lalu begitu tolong bawa ini ke meja ya kita makan" Kevin menyerahkan beberapa piring dan Mikha menerima lalu membawa ke meja mereka makan bersama .Mikha makan dengan lahap ia seperti orang kelaparan saja melihat itu Kevin pun jadi tersenyum .
" kau ini kecil tapi makan mu banyak sekali ya"
" biar saja "
" enak kan masakan ku"
"ya lumayan "
" lumayan sampai nambah 2 x" Mikha tak menjawab lagi tapi mata mereka yang bertatapan .
" Kenapa nyesel ya nolak aku dan baru sadar jika aku ini tampan "
" ih ...tidak aku tak menyesal kau ini tampan dari mana "
" buktinya kau memandang ku seperti itu ha.."
Mikha pun tak ingin berlama di meja makan lalu dia membereskan piring sisa makan mereka dan mencucinya.mika pun berteriak kala Kevin melepaskan baju dan hanya menggunakan celana pendek selutut.
" a..."
" kau ini Kenapa "
__ADS_1
" kenapa lepas baju "
" tenang aku masih pakai celana gerah AC nya mati belum di benerin "Kevin pun menyalakan kipas angin yang ada di sana.
" kamu ga ke kantor "
" weekend kan libur jadi ya cukup istirahat aja kenapa mau keluar nonton / ke mall mungkin dari apa di sini aja udah sembuh kan "
" udah sih boleh aku ganti baju dulu" dan Mikha pun beranjak dari tempatnya namun naas ia terpeleset tak sengaja memegang tangan Kevin hingga...
bruk ...
mereka ambruk dan bibir mereka menyatu pintu pun di buka oleh seseorang .
" paman Kevin aku datang " ucap Sean dengan terbata . ( mereka sedang apa ya) Kevin dan Mikha belum menyadari jika Sean ada di sana bersama mommy dan ayahnya.
" Sean tutup mata mu kau tak boleh melihatnya" Kinara pun menutup mata Sean Juna sama terkejutnya melihat adegan drama Korea secara live tersebut.
" kita pergi "
" ayo Sean ...Sean nanti kita kembali" namun justru berteriak dan membuat mereka berdua kaget ." mommy ....aku mau itu " Sean menunjuk ke atas meja di sana ada burger juga pizza " aku mau " dia berlari menuju meja dan membuat Kevin serta Mikha terkejut juga malu bukan kepalang.
" Sean sejak kapan kau di sini"
" sejak tadi paman "
" apa sejak tadi dengan siapa kau kesini "
mereka berdua jadi salah tingkah sendiri menahan malu juga pipi mereka Semerah tomat .
" Mikha kau sudah sembuh "
" em sudah kenapa tak bilang jika ingin ke sini"
" maaf ya dari kemarin Sean nanyain kak Kevin terus jadi aku langsung ajak ke sini gak taunya malah ada adegan romantis" Kinara menyenggol tangan Mikha namun Mikha justru cemberut dan kesal .
" kalian apa ada acara , aku titip Sean "
" kau mau kemana ?"
" aku rapat kak dan setelah itu mau ke rumah ayah mertua untuk mengatakan pada nenek Kinara kalau mereka tak pernah bercerai"
" maksud mu nyonya Karina dan tuan Bramantyo "
" iya kak "
" kenapa tak di ajak saja "
" tidak kak dari kemarin Sean nyari kakak terus biasanya ada ini ga ada ini juga urusannya serius jadi dia masih terlalu kecil untuk tau"
__ADS_1
" baiklah "
" kalau begitu kami pamit titip Sean ,Sean ayah sama mommy pergi dulu ya baik baik sama Mimi mika dan paman mu "
" oke !!! dada ayah dada mommy"
" sekarang bagaimana jadi kita keluar"
" kita bawa ke Bonbin aja ya "
" oke ,aku ganti baju dulu"
" Sean kau disitu dulu ya "
"Mimi pizza dan burgernya aku habiskan"
" iya tak apa minum nya ada di situ aku ganti baju dulu"
Sean pun menurut perintah Mikha dan kemudian dia berganti baju .semua sudah siap mereka pun naik mobil dan menuju kebun binatang.
" paman kita mau kemana ?"
" sabarlah sebentar lagi kita akan sampai dan kau akan tau "
" semoga saja tidak macet karena biasanya macet"
siang itu jalan lenggang dan mereka beruntung tidak macet jadi bisa langsung segera sampai pada tujuan mereka.
sampai di sana mereka turun Kevin pun memesan tiket masuk demi warga negara yang baik meski dia seorang CEO namun harus tetap budayakan mengantri ya tak boleh menerobos antrian orang lain. Mikha yang melihat itu memotret Kevin tanpa sepengetahuan dia .
" Mimi aku aku mau minum itu" menunjuk pada orang yang menjual minuman .
" baiklah ayo ke sana "
" aku mau yang coklat " Mikha memesan 3 minuman tersebut dan kembali ke tempat duduk mereka Kevin masih di antrian yang panjang itu karena hari libur jadi pengunjung cukup banyak dan juga ramai .
lama menunggu Kevin pun datang membawa 3 tiket mereka masuk sedang Sean di gendong oleh Kevin banyak mata yang tertuju pada mereka bertiga entah senang iri atau kagum Kevin pun menggandeng tangan Mikha orang yang di sana mengira jika mereka adalah sepasang suami istri namun kenyataannya bukan.
" wah serasi ya "
" iya yang perempuan cantik dan yang laki juga ganteng" ucap mereka yang juga di dengar oleh Kevin dan Mikha.
Kevin hanya diam tak memberi komentar ia tersenyum melihat pada Mikha tapi Mikha biasa saja.
" paman aku mau itu"
" Mikha bisa kau belikan " mika pun membeli kembang gula yang di minta oleh Sean.
" kita ke situ ya aku mau lihat rusa kambing juga kelinci boleh ku beri makan "
__ADS_1
"tentu saja boleh Sean ,tapi habiskan dulu minum dan kembang gula ini atau nanti direbut monyet "
Sean pun menurut dan bertiga duduk dibawah pohon yang rindang tak berapa lama mereka duduk datang seseorang...