Sean Anak Sang CEO

Sean Anak Sang CEO
gengsi


__ADS_3

Mikha pun berganti baju di mobil Kevin sementara Kevin berada di luar dan untung nya baju yang di belikan oleh Kevin pas di pakai Mikha.


" apa sudah selesai " tanyanya dari luar tanpa menengok ke belakang.


" sudah masuk lah ke dalam "


Kevin pun masuk ke dalam dan melihat mika yang menurutnya dia cantik .


" ngapain lihat lihat" ucap mika yang di tatap aneh oleh Kevin.


"ih ... PD banget siapa juga yang lihat kamu aku cuma memastikan baju itu pas tidak di badan mu yang kerempeng kaya triplek itu siapa tau kegedean jadi kaya baju jalan sendiri ha ..ha..ha.." Kevin tertawa sambil membayangkan jika mika memakai baju kegedean dan berjalan di jalan pasti akan sangat lucu.


mendapat ledekan Kevin Mikha pun memukul lengan Kevin .


" apa kamu bilang aku kaya triplek tapi kan aku seksi dasar jerapah " mika memukul Kevin dan dia terpleset hampir jatuh namun di tangkap oleh Kevin.


" eh ..." mika berteriak dan kedua bola mata mereka beradu pandang saling menatap perasaan aneh merasuki relung kalbu mereka berdua juga pacuan detak jantung yang berirama tiada menentu membuat keduanya terbuai dalam tatapan juga pelukan.


sesaat kemudian Kevin melepaskan mika agar duduk dengan benar.


" sorry ..lain kali jangan pecicilan kamu kan cewek" namun Mikha masih diam dia masih mencoba menenangkan jantungnya yang tiada menentu.


Kevin pun menyela lagi .


" kamu sakit jantung ya kenceng banget kedengaran dari sini atau ..." Kevin tak melanjutkan ucapannya.


" atau apa ?"


" kamu suka sama aku "


"maaf ya jerapah aku tak mungkin suka sama kamu dasar tengil "


" awas aja jika kamu suka sama aku cewek triplek"


mendengar itu Mikha jadi kesal sendiri dan ingin keluar dari mobil namun Kevin menyalakan mobil dan melajukan nya.


" kau mau kemana aku akan mengantar mu"


" kantor " jawab Mikha asal saja.


" kau punya kantor "


" kantor orang aku kerja di sana"


" oh ... begitu ,kau kan OG baiklah aku antar aku sedang baik hati dan kasih an pada mu "


" maaf ya aku tidak perlu dikasihani"


mobil pun melaju dengan cepat mereka sampai tepat dengan mobil Juna yang baru sampai juga .


Juna ke kantor di temani Kinara mereka berencana akan menjemput Sean ke sekolah bersama Sean pulang sore karena sedang mengikuti ekstrakurikuler yang di selenggarakan sekolah.


Juna dan Kinara pun turun dari mobil begitu juga Mikha dan Kevin melihat Kinara Mikha pun berteriak memanggil dan berlari mendekati lalu mereka berpelukan.

__ADS_1


" Kinara ..."


" Mikha ..."


" akhirnya kita bertemu lagi kau kemana saja pergi tanpa pamit juga tak memberi tau ku"


" maaf aku tak sempat "


Kinara pun melihat Kevin yang datang dengan Mikha.


" kakak kau datang dengan Mikha apa kalian pacaran"


" ah ...tidak Kinara aku tak Sudi pacaran dengan jerapah "


"dasar triplek "


Mikha menatap sinis ke arah Kevin .


" sudahlah jangan seperti tom and Jerry kita mengobrol di ruangan ku saja" ajak Juna .


mereka pun menuju ruangan Juna .dan sampai di sana Kinara membuatkan minuman untuk mereka .


" Kinara kemana saja kau selama ini"


" maaf Mikha aku tak pamit pada mu cerita nya panjang "


" sayang Sean pulang jam berapa"


" baiklah kau temani ya"


Kinara hanya tersenyum ke arah Juna entah mengapa kini ia merasakan nyaman bila ada di dekat Juna.


" tunggu pak Juna bilang apa tadi sayang "


" Kinara kau belum menjelaskan pada teman mu ini ya ?"


"belum kak, baik aku jelaskan mika jadi begini waktu itu pesta itu yang membersihkan ruangan pak Juna kan kamu karena kamu sakit jadi aku yang menggantikan dan pak Juna juga sedang mabuk waktu itu jadi terjadi lah hal yang tak diinginkan"


mika begitu serius mendengarkan penjelasan Kinara ia mencoba memahami maksud ucapan Kinara .


" kalian melakukan itu dan apa kau hamil ku dengar pak Juna sakit tapi ada juga yang bilang dia ngidam"


" iya Mikha itu benar sebelum aku pergi aku sudah hamil 3 bulan namun aku tak berani bilang pada siapa pun termasuk pak Juna"


"jadi kalian sudah menikah "


" iya ,Mikha maaf aku baru bisa menemui mu dan kapan kamu menikah "


" aku belum tau "


"Kenapa begitu kan sudah ada calon nya"


" mana ga ada kok "

__ADS_1


" itu .." Kinara menunjuk pada Kevin.


" maksud dia jerapah "


" heh hati hati bicara mu itu kakak ku awas kau " ancam Kinara.


" apa kakak mu ,Kinara kakak dari mana "


" itu kakak ipar ku Kakak dari suami ku jadi jika kalian menikah maka kau jadi kakak ku Mikha"


" apa jadi dia kakak pak Juna" Mikha teringat akan sang ayah yang hendak menjodohkan degan seorang CEO namun ditolaknya mentah mentah .


saat mulai ingin menikah Mikha kembali bertanya pada sang ayah tentang sang CEO itu ayahnya berkata jika CEO itu sudah menikah hingga datang fitnah keji tersebut dan membuat mika diusir dari rumah .


Mikha diam ( tadi Kinara bilang menikah dengan dia maka aku akan jadi kakak nya pula apa aku akan di madu ah ...tidak)


" tidak ...." Mikha berteriak mengagetkan mereka semua di sana.


" hei Kenapa berteriak " Kevin menatap Mikha yang berteriak itu.


" Kinara bukan kah dia punya istri " sambil menunjuk pada Kevin.


Kinara pun tersenyum pada Mikha dan menjelaskan.


" jadi kak Kevin itu memang sudah menikah tapi mereka sudah bercerai ya sekitar dua tahun lah lalu kalau sekarang ya lebih. dan surat-surat perceraian nya baru di urus kemarin dan sekarang dia sudah sah jadi duren " jelas Kinara pada Mikha.


" dan satu lagi segelnya masih aman belum di buka " Juna pun ikut menimpali bahkan di perjelas.


Kevin yang mendengar itu melempar bantal ke arah Juna dan ditangkap oleh Juna .


" kenapa mau nyoba " canda Kevin sambil menaikkan alisnya .


" ogah ... dasar jerapah " Mikha memukul Kevin dengan bantal. ia segera pergi dari ruangan Juna dan membanting begitu jelas.


Mikha menuju kantin ia membuka dompetnya dia menyimpan foto CEO yang di berikan oleh sang ayah ia tak pernah melihatnya.


saat di buka betapa wajah Kevin ternyata jadi dia selama ini akan dijodohkan dengan dia dan sekarang dia jadi duda.


Mikha tak menyadari jika Kevin sudah ada di belakang nya ia melihat mika menyimpan foto nya .


"kamu menyimpan foto ku "


"kau sejak kapan di sini mengikuti ku ya"


" aku hanya kebetulan merasa lapar dan ingin makan saja "


"aku memang tampan jadi wajar kau menyimpan foto ku untuk kau pandag"


" huh ..ke PDan sekali kau "


" ini undangan dari Kinara acara syukuran"


Kevin pun menikmati makanan yang ia pesan dan Mikha menerima undangan itu .

__ADS_1


__ADS_2