Sean Anak Sang CEO

Sean Anak Sang CEO
apa kau cemburu pada ku


__ADS_3

" kau .."


" Mikha "


" apa ini tujuan mu meminta aku untuk menemani mu ke pesta ini"


" mika apa maksud mu aku memang meminta mu untuk menemani aku ke sini"


" untuk melihat kemesraan mu dari tadi aku kau anggap patung lebih lebih dia jika sudah kencan kenapa masih mengajak ku "


" aku tak mengajak Dea ,kita tak sengaja bertemu dan kita teman semasa kuliah dulu tidak lebih"


" Kevin ,siapa dia ?"


" dia teman ku " Mikha pun menampar Kevin membuat Kevin menatap Mikha . kesal itu yang mika rasa ia pun keluar area hotel meninggalkan Kevin juga Dea." Dea aku minta maaf aku harus pergi "


" baiklah urus dulu dia " Kevin segera menyusul mika namun mika sudah tak ada di area hotel ia segera menuju parkiran dan melajukan mobilnya ia menjalankan dengan pelan sambil melihat kanan kiri mencari sosok mika yang meninggalkan dirinya sebenarnya dia juga salah karena asyik mengobrol dengan Dea yang lama tak jumpa ia jadi tak memperhatikan mika padahal ia membujuk mika mati Matian agar ia mau justru sekarang dia mengabaikan .


cukup lama menyusuri jalanan namun Mikha juga belum ketemu ." kemana sih dia masa iya sudah sampai di kos juga taksi sudah jarang ada yang beroperasi larut malam begini cepat banget larinya " Kevin berbicara sendiri sambil menajamkan penglihatan nya dan Mikha lelah berjalan ia melepas sepatu hak tingginya kakinya pun ada yang lecet juga karena ia jarang memaki yang berhak tinggi ia berhenti di sebuah jembatan ia berteriak sekencang mungkin " Kevin .......... jerapah kurang ajar ....." dia mengambil beberapa kerikil yang ada di sana dan melemparkan ke sungai yang mengalir di bawah jembatan beberapa kali.


" ngapain sih ngajak aku orang udah ada yang lain juga nyuruh dandan cantik tapi dilirik pun tidak" Mikha menggerutu sendiri hujan pun turun " a... mana hujan lagi ini semua gara gara kamu Kevin laki laki aneh "


dari jauh samar samar Kevin pun mendengar seperti ada seorang yang memanggil namanya ia pun terus melakukan mobil nya dan melihat ke sekeliling dan dia melihat seorang sedang duduk di dekat jembatan karena hujan yang cukup deras ia jadi tak begitu jelas melihat payung pun tak ada Kevin menepikan mobilnya lalu turun dari mobil dan mendekat orang yang ia lihat dari mobil.


" Kevin ..dasar jerapah gila awas saja jika mengajak ku lagi laki laki tak tau diri" mika memaki Kevin dan berteriak lagi ia juga melempar batu dia menangis entah apa yang ia rasakan saat ini ia sakit hati atas perlakuan Kevin yang mengabaikan dirinya ia pun terduduk di tepi jembatan ( kenapa dia ini biasanya dia diam saja kenapa menyalakan dan memaki aku) Kevin berpikir dan bingung juga akan sikap Mikha ini yang tak seperti biasanya.

__ADS_1


" ngapain di sini masuk mobil ini juga hujan nanti masuk angin " ajak Kevin pada Mikha namun mika tak menyadari jika itu Kevin ,baru lah dia tau jika orang yang kini berjongkok didepannya adalah Kevin.


" kau mau apa kesini urus saja pacar mu itu pergi"


" ini hujan masuklah ke mobil "


"aku tidak mau aku bisa pulang sendiri"


( keras kepala sekali dia ) Kevin pun melepaskan jasnya dan memberikan pada mika namun Mikha justru membuang jas Kevin ke sungai.


" kenapa jas ku kau buang "


" aku tidak Sudi pakai jas mu yang bau parfum wanita itu sangat memuakkan aku mau muntah"


" aku sudah bilang aku dan Dea hanya teman"


hujan pun turun makin lama makin deras jengkel dengan ucapan Mikha ia pun menggendong Mikha dan membawa ke dalam mobil " hei apa yang kau lakukan jerapah turun kan aku ... turunkan aku jerapah turun kan aku ...."


" DIAM ........!!!!!!!!" Kevin membentak Mikha seketika Mikha langsung diam disela air hujan ada air lain yang ikut menetes ( dia Kenapa membentak ku ) batin Mikha ia di dudukan di jok depan oleh Kevin dan juga memasangkan sabuk pengaman Kevin pun segera masuk mobil dan melajukan bukan ke kos Mikha namun menuju apartemen Kevin . meski kadang ia tinggal di rumah sang orang tua namun Kevin memiliki apartemen yang kadang ia juga tempati untuk melepaskan penatnya karena sendiri dan tak terlalu bising .


sampai di apartemen mereka naik lift dan hanya dia tak ada yang bicara Kevin menggandeng tangan Mikha dengan begitu kuat hingga dia kesakitan.


" tangan ku sakit " Kevin tak menyahut namun hanya sedikit melonggarkan pegangan nya agar Mikha tak merasa sakit ia pun membawa masuk ke dalam " kenapa ke sini"


" ini sudah larut malam jika ke kos mu paling ibu kos juga mengusir mu karena kau aku antar jadi ke sini lebih aman" Kevin pun segera berlalu berganti baju dan mika tetap diam berdiri tak berani untuk duduk sebenarnya dia juga kedinginan.

__ADS_1


" ah ...tak ada baju yang pas biar saja Mikha pakai ini " Kevin pun datang menghampiri mika memberikan handuk juga baju kemeja miliknya.


" ini gantilah baju mu kamar mandi ada di sebelah sana" Kevin menunjukkan kamar mandi pada Mikha. " apa wanita itu sering ke sini " pertanyaan itu meluncur begitu saja dari bibir Mikha " tidak pernah dan sama sekali belum pernah cepat ganti baju mu nanti kau masuk angin ".


Kevin pun pergi menuju dapur untuk membuat roti bakar dan juga segelas susu cokelat hangat untuk dirinya juga Mikha ( kenapa dia menanyakan Dea terus apa dia cemburu atau dia diam diam suka pada ku namun tak berani bilang dasar wanita ) setelah selesai Kevin pun menuju ruang tamunya dan menaruh apa yang dia buat tak lama ia melihat Mikha yang menggunakan kemejanya terlihat lucu seperti baju jalan sendiri karena tubuh Mikha yang mungil dan kedodoran namun itu menambah Mikha makin cantik juga **** .


" duduklah dan makan juga minum susu hangat ini agar tubuh mu hangat" mika pun duduk dan memakan roti buatan Kevin itu juga tak lupa meminum susu cokelat hangat yang Kevin buat itu.


" kau tidurlah di ranjang aku akan tidur di sofa"


Mikha masih diam saja berbagai pertanyaan muncul di benaknya entah kenapa dia begitu ingin mengintrogasi Kevin hingga tuntas ke akar akarnya sampai puas.


" boleh aku tanya sesuatu" Kevin hanya menatap Mikha. " kau sering pergi minum dengan dia atau kau mabuk"


" aku memang pernah minum saat Tania meniggalkan aku tapi itu hanya sendiri tanpa Dea"


" lain kali jangan mengajak ku "


" kenapa ??"


" pergilah dengan dia aku hanya obat nyamuk yang harus menyaksikan kemesraan kalian sedang aku juga tak tau pesta siapa itu "


" maaf "


" huh ...mudah sekali kau minta maaf setelah terjadi sedang aku jadi patung iya penonton juga iya live drama"

__ADS_1


( ini kenapa dengan dia apa dia benar benar suka dengan ku pertanyaannya mengarah ke kejadian di pesta tadi dari aku menemukan dia dari jembatan hingga ke sini) Kevin memperhatikan Mikha yang terus mengoceh raut mukanya sangat kesal juga menyimpan sebuah amarah yang ia pendam dan tujukan kepada Kevin, Kevin pun sempat mendengar jika tadi Mikha memaki dirinya .


__ADS_2