
usai Andra mengantarkan tuan Bramantyo ke rumah sakit .kini tinggal Juna sendirian ia kembali masuk untuk mengambil handphone yang ketinggalan di ruangan tadi.
setelah keluar dari ruangan itu Juna keluar dan dia melihat ada sandrina sedang duduk dan sendiri memandang ke arah Juna namun Juna hanya diam saja tak memberi respon apa pun . hingga suara seseorang mengagetkan dirinya
" hei ... Juna apa kan" sapa orang tersebut yang tak lain teman sekolahnya dulu Riko
" em ...hai Riko "
" ngapain di sini "
"tadi habis rapat sama klien "
Riko melihat ke arah sandrina dan bertanya pada Juna " Oya ... itu bukannya sandrina itu ya cewek kamu "
" itu dulu tapi sekarang tidak tapi kalau mau Lo ambil aja "
" emang putus ?"
" ya begitulah Riko aku gak suka dengan penghianat"
" emang dia selingkuh gitu"
"iya dan itu dengan bryan"
" gila kan lu sahabat an tega amat"
tiba tiba terdengar suara seseorang memanggil Riko
" pa, kita pulang sekarang ya"
" eh mama iya kita pulang sekarang?"
" mama " ucap Juna bingung
" iya Jun ini istri aku dan aku memanggil mama "
" o..." hanya itu yang di ucapkan Juna
" makanya cepetan nikah "
" ya doain aja moga cepat nyusul"
" gue duluan ya"
" oke .."
setelah Riko pergi sandrina mendekati Juna dan memeluknya dari belakang membuat Juna merasa muak dan jijik .
" hei ****** lepaskan aku kita sudah tak ada apa apa lagi"
" Juna jangan begitu aku kangen"
" ci ... itu tipu muslihat mu"
"akan aku tinggal kan Bryan demi kita"
" tidak perlu kamu lakukan itu lagi pula aku sudah dapat pengganti mu"
sandrina terdiam sejenak " secepat itu kah"
__ADS_1
" iya apa salahnya"
" ah mungkin itu lebih baik tapi minumlah dulu"
tanpa rasa curiga Juna pun meminum minuman itu tanpa ia tau jika dalam minuman itu sudah sandrina campur dengan obat perangsang . setelah meminum minuman itu Juan merasa pusing dan menginginkan sesuatu seperti sebuah hasrat untuk ber cinta melihat itu sandrina tersenyum .
" Juna sayang ayo kita ke kamar aku udah siap"
namun justru yang terjadi Juna mendorong tubuhnya dan ia jatuh ke lantai
" kenapa mendorong ku "
Juna tak menghiraukan teriakan dan umpatan sandrina dan ia keluar dari club' itu lalu berjalan jauh dengan sempoyongan ia mencoba menahan hasrat itu hingga sebuah sepeda motor melintas dan Juna menyetop .
" maaf ada yang bisa saya bantu " tanya si pengendara
" tolong saya "
" anda kenapa.."
" Kirana tolong saya "
" anda tau nama saya?"
setelah memperhatikan wajah pria tersebut ternyata dia adalah Juna bosnya .
" tuan kenapa ...naiklah ke motor saya"
Juna pun naik ke motor Kinara dan ia dibawa ke kos an sesampainya di sana usai memarkirkan motor Kirana langsung menyuruh Juna masuk takut ketahuan sebenarnya jika malam hari tidak boleh membawa tamu laki laki masuk namun karena terpaksa Kinara segera menyembunyikannya sesampainya di dalam kos an Juna melepaskan jas dan kemejanya ia juga melepas celananya tinggallah celana pendek yang tersisa melihat hal itu membuat Kinara terkejut .
" tuan ...apa yang anda lakukan "
" AC nya nyala kok bahkan ini dingin banget "
" Kinara tolong saya, sudah tak bisa di tahan lagi"
" maksud tuan "..
tak di jawab oleh Juna ia mendekati Kinara dan memeluknya " kenapa meluk saya sih" gerutu Kinara sambil mencoba melepaskan pelukan Juna namun sia sia Juna yang sudah di kuasai nafsunya mencium bibir Kinara dan leher nya tangannya kemana mana dan melucuti semua pakaian Kinara memegang gunung kembar lalu bukit Venus ya dia melakukan itu ke dua kalinya di bukit yang sama Kinara hanya diam dan pasrah saja melawan pun tak ada artinya .
tak cukup sekali namun Juna menembus bukit itu berkali-kali itu pun tanpa pengaman dan melepaskan lahar hangat di dalam rahim Kinara setelah efek obat itu pun habis Juna dan Kinara sama sama kelelahan mereka tertidur bersama dan di selimuti yang sama sekilas Juna melihat air mata di pipi Kinara ia menghapus dan menariknya ke dalam pelukannya .
tidur semalaman di pelukan Juna membuat Kinara bangun kesiangan dan cahaya mentari sudah menyapanya .
ia pun bergegas bangun dan segera mandi lalu membuat sarapan tak ia peduli dengan Juna yang masih terlelap usai itu ia menyiapkan makanan dan mencoba membangunkan Juna .
ia diam diam memperhatikan wajah Juna yang ternyata tampan juga kalau lagi tidur entah menu tangan Kinara mencoba bergerak untuk menyentuh wajahnya Juna tanpa sepengetahuan Kinara sebenarnya Juna sudah bangun hanya masih rebahan saja .
dan tangan Kinara pun di tangkap Juna .
" tuan sudah bangun "
" sudah dari tadi "
" jadi pura pura tidur mandi dan berpakaian lah lalu sarapan baju anda sudah saya cuci dan setrika"
Juna pun menurut saja usai itu ia sarapan bersama Kinara .
" tuan kenapa anda melakukan itu bukankah anda memiliki kekasih"
__ADS_1
"aku minta maaf Kinara tadi malam aku tak bisa menahan karena obat yang diberikan pada ku saat aku pulang dari bertemu klien"
" kenapa tidak mencari kekasih anda?"
"aku sudah putus dengan dia karena dia berhianat"
Juna pun mengambil ponsel nya dan memperlihatkan video rekaman sandrina dan Bryan.
" lalu malam itu"
" aku mabuk dan 1/2 sadar Kinara"
mendengar penjelasan Juna Kinara diam dan entah dia harus bagaimana .
" tadi malam
...."
" aku mengeluarkan di dalam" sontak saja mata Kinara membulat dan berteriak
" a....." tuan kenapa anda melakukan itu aku tak mau mengandung anak mu " tangan Kirana sambil memukul Juna
" hei ... tenang lah jangan seperti ini"
" tuan aku tidak mau bahkan aku tidak mengenal mu"
" jika kamu hamil aku akan tanggung jawab dan jangan coba menggugurkan atau lari dari ku "
" apa keluarga tuan mau "
" itu urusan ku , tenang lah jangan menangis jika ada apa apa hubungi aku "
semua diam dan menikmati sarapan.
"tak perlu masuk kantor libur lah sampai kau pilih aku kekantor dulu"
" baik tuan"
" dan ingat jangan coba lari dari ku kemana saja kau lari akan ku kejar kau sampai ke ujung dunia sekalipun"
" apakah aku boleh pergi dari kehidupan tuan jika anak itu lahir"
" apa maksud mu ,tak inginkan kau membedakan dia "
" aku tidak mencintai tuan"
" baiklah jika itu mau mu untuk saat ini jangan coba lari"
Juna pun pergi dengan meninggalkan uang sejumlah 5 juta mau tak mau Kinara menerimanya dan memang dia belum gajian dan lagi keperluan nya juga banyak .
sampai di kantor Juna pun di kejutkan oleh Andra"
" semalam kemana bos tak pulang"
" tidur di tempat Kinara "
" memang apa yang terjadi"...
Juna pun menceritakan semua kejadian yang terjadi dia di jebak sandrina dan diberi obat perangsang niatnya ingin menjebak Juna namun Juna masih mampu menahan hasrat hingga dia bertemu dengan Kinara dan melakukan hal itu di kali ke 2.
__ADS_1