Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
Ternyata


__ADS_3

Setelah Abi dan Umi mengantar Aki dan Uma sampai depan pintu rumah mereka pun langsung masuk dan ternyata sewaktu mereka masuk sudah ada yang menunggu mereka sejak tadi di ruang keluarga.


Dan ternyata itu adalah Akmal yang sudah menunggu mereka untuk membicarakan sesuatu hal.


"Umi Abi" panggil Akmal pada orang tuanya.


"Iya nak ada apa?" tanya mereka serentak.


"Akmal mau berbicara sesuatu yang penting" jawab Akmal.


"Berbicara lah nak Umi dan Abi akan mendengar kan" jawab Abi dan Umi sambil berjalan menuju tempat duduk.


"Umi Abi Akmal mau menikahi cucu Aki dan Uma" ucap Akmal serius tanpa ada kebohongan di mata nya.


Umi dan Abi yang kaget pun langsung bertanya pada anaknya itu.


"Apakah ini benar nak?" tanya Umi.


"Iya nak pernikahan itu harus di jalani dengan baik baik bukan hanya main-main" ucap Abi menambahkan.


"Tidak Umi Abi Akmal sudah sangat serius dengan hal ini" ucap Akmal.


"Apakah kamu sudah mempertimbangkan dengan baik baik nak?" tanya Umi sekali lagi untuk memastikan.


"Iya Umi Akmal sudah mempertimbangkan dengan baik baik, ini salah satu jawaban dari sholat istikharah Akmal selama ini Umi Abi" jawab Akmal.


"Subhanallah ternyata anak Umi sudah melakukan sholat istikharah" ucap Umi terharu oleh anaknya itu.


"Tadi Akmal tidak sengaja mendengar pembicaraan Umi Abi Aki dan Uma lalu Akmal pun memantab kan keinginan Akmal untuk menikahi cucu Aki dan Uma" jawab Akmal.


"Alhamdulillah akhirnya kamu mau nak Umi nikahin sama Ara, kenapa tidak dari dulu saja mau nya nak" ucap Umi.


Akmal hanya tersenyum menjawab pertanyaan Umi nya yang tidak bisa ia jawab.


"Oh iya terus kamu kapan mu menikahi nya nak?" tanya Abi.


"Insyaallah secepatnya Abi mungkin Akmal harus menunggu Ara sampai lulus kuliah dulu" ucap Akmal.


"Memang kamu bisa sabar nak?" tanya Abi sambil sedikit meledak anak nya.


"Hahaha insyaallah bi Akmal bisa sabar Abi do'a in Akmal saja supaya Akmal bisa sabar" ucap Akmal sambil menjawab ledekan Abi nya.


"Alhamdulillah, semoga saja Ara mau nikah sama kamu ya nak" ucap Umi.


"Amin" jawab mereka serentak.


Setelah itu mereka pun langsung masuk ke kamar masing masing karena di luar sudah semakin larut jadi nya mereka harus segera istirahat.


_________________


Keesokan harinya.


Ara pun bangun karena hari ini ia harus Sekolah di karena kan hanya tinggal menghitung hari ia akan segera lulus dan langsung pergi ke Bandung untuk menuntut ilmu.


Setelah Ara selesai mandi beberapa menit Ara pun langsung bersiap siap dan langsung turun ke bawah untuk sarapan.


"Selamat pagi semua" ucap Ara kepada semua nya karena masih ada anak kembar itu juga.


"Pagi" ucap mereka serentak.


"Ayo nak kita sarapan sama sama jarang jarang kan ada Fakhri dan Fikri di sini ikut sarapan" ucap Mama Ara dan hanya di jawab senyuman oleh mereka berdua.


"Iya ma" ucap Ara.


Beberapa menit kemudian mereka telah selesai sarapan.


"Oh iya Ara setelah lulus kamu langsung ke Bandung kan?" tanya Papa.


"Iyah pa kan aku dapat beasiswa di sana rugi kalo nggak di pakai" jawab Ara.


"Terus kalo seumpama Papa langsung jodohin kamu setelah lulus SMA kamu mau nggak?" tanya Papa.


Ara pun terdiam sejenak melakukan aktivitas nya yang baru memasukkan buku buku bya ke dalam tas.


"Ara nggak mau nikah dulu pa Ara mau fokus kuliah dulu setelah ini mungkin kalo setelah kuliah dan bekerja Ara akan mencari jodoh Ara" jawab Ara.


"Ya sudah nak tidak apa-apa" ucap Papa.


"Oh iya kalian setelah ini mau kemana?" tanya Mama Ara pada anak kembar itu.


"Kita rencana setelah ini mau pulang ke rumah Papa Om Tante" jawab Fakhri.

__ADS_1


"Loh kok cepat banget pulang nya" ucap Mama Ara.


"Iya Tante soalnya Mama udah nyariin" jawab Fikri.


"Oh gitu" ucap Mama Ara.


Setelah itu mereka pun langsung berangkat menuju arah mereka masing masing kecuali Ara dia ikut mobil si kembar karena ia nebeng oleh mereka.


"Fakhri Fikri jangan lupa mampir lagi ya" ucap Mama Ara.


"Insyaallah kalo ada waktu Tante kita akan mampir" ucap Fakhri.


"Ya udah kalo gitu ma kita berangkat dulu ya daaaa" ucap Ara.


Mama nya hanya membalas dadaan dari anak nya itu.


Beberapa menit kemudian Ara pun sampai di depan gerbang sekolah nya.


"Abang makasih ya udah di antara" ucap Ara.


"Iya Ara ku" jawab Fikri.


"Bang sering sering mampir ke rumah Ara ya, Ara kalo di rumah nggak punya temen" ucap Ara sambil memeluk 2 orang tersebut dan menjadi pusat perhatian.


"Iya Ara, udah sana gih masuk malu tau di lihatin orang banyak tuh" ucap Fakhri sambil menunjuk orang yang melihati nya.


"Ish iya iya" Ucap Ara.


"Ya udah kita pamit ya Ara assalamualaikum" ucap Fikri.


"Waalaikumussalam daaa bang aku cinta kalian" ucap Ara sambil sedikit teriak ke arah anak kembar itu.


Setelah itu Ara pun langsung masuk ke dalam kelas nya.


Beberapa menit kemudian Ara pun sampai di dalam kelas dan bertemu oleh sahabat sahabat nya.


"Hay guys" ucap Ara.


"Hay Ara" ucap mereka serentak.


Setelah itu mereka pun langsung memulai pelajaran nya karena guru sudah datang.


"Lovesick Girl" BlackPink


(Lovesick girls)


(Lovesick girls)


Yeong wonhan bam


Changmun eopsneun bange uril gadun love (Love)


What can we say?


Maebeon apado oechineun love (Love)


Dachigo manggajyeodo na


Mwol mitgo beotineun geoya


Eochapi tteonamyeon sangcheotuseongin chaero miwohage doegreol


Kkeutjangeul bogi jeon kkeutnael sun eobseo


Iapeumeul gidarin geotcheoreom


Ama da jamkkan iljido molla


Urin mueol chajaseo hemaeneun geolkka


But I don't care I'll do it over and over


Nae sesang sogen neoman isseumyeon dwae


We are the lovesick girls


Ne meottaero nae salangeul kkeunnael sun eopseo


We are the lovesick girls


Iapeum eobsin nan amu uimiga eopseo

__ADS_1


But we were born to be alone


Yeah, we were born to be alone


Yeah, we were born to be alone


But why we still looking for love?


No love letters, no X and O's


No love, never, my exes know


No diamond rings, that set in stone


To the left, better left alone


Didn't wanna be a princess, I'm priceless


A prince not even on my list


Love is a drug that I quit


No doctor could help when I'm lovesick


Ama da jamkkan iljido molla


Urin mueol chajaseo hemaeneun geolkka


Buranhan nae nunppit soge neol dama


Apeudeorado neoman isseumyeon dwae


We are the lovesick girls


Ne meottaero nae salangeul kkeunnael sun eopseo


We are the lovesick girls


Iapeum eobsin nan amu uimiga eopseo


But we were born to be alone


Yeah, we were born to be alone


Yeah, we were born to be alone


But why we still looking for love


Sarangeun slippin' and fallin'


Sarangeun killin' your darlin'


Apeuda amulmyeontto chajaoneun i geop eomneun tteollim


Deulliji anha what you say


Iapeumi nan haengbokae


Nareul bulssanghae haneun nega nae nunen deo bulssanghae


We are the lovesick girls


Ne meottaero nae salangeul kkeunnael sun eopseo


We are the lovesick girls


Iapeumeobsin nan amu uimiga eopseo


One, two


(Lovesick girls) Modu gyeolguk tteonagago


(Lovesick girls) Nae nunmuri mudyeojyeodo


(Lovesick girls) Apeugotto apado


(Lovesick girls)


But we're still looking for love


Jangan lupa tinggalkan vote dan like 😊

__ADS_1


__ADS_2