
"Maksud Kakak apa?" tanya Ara juga berbisik.
Akmal pun tersenyum di dalam hati nya ia berkata.
"Ternyata yang aku pikirkan salah, ternyata istri ku memang polos sekali benar yang di katakan oleh Umi. Jadi aku bisa sering menggoda nya" ucap Akmal sambil tertawa di dalam hati.
Akmal pun hanya menggeleng kan kepalanya.
"Masuk kamu nggak tau?" tanya Akmal pada Ara.
"Nggak tau Kak minuman istimewa itu apa si, nggak ngerti" ucap Ara.
"Susu" jawab Akmal singkat padat dan jelas.
Seketika wajah Ara berubah merah karena malu dengan ucapan sang suami.
Dan Akmal pun di hadiahi pukulan yang cukup keras di lengan kekar nya.
"Ih dasar mesum" jawab Ara sambil tersenyum.
"Siapa yang mesum orang itu emang minuman istimewa nya" ucap Akmal sambil terkekeh.
"Ih pacar nyebelin" ucap Ara sambil ngambek tapi masih tetap bahagia di dalam hati nya.
"Kita ke kamar aja yuk, nyoba susu nya" jawab Akmal sambil terkekeh geli dengan ucapan nya sendiri.
"Ih apaan sih, Ara malu" ucap Ara sambil terus menunduk dan tersenyum.
"Jangan malu dong" jawab Akmal sambil mengangkat dagu istri nya.
"Ya udah kalo gitu Ara mau buatin minum dulu" ucap Ara berdiri dan langsung berlari sekencang mungkin.
Akmal yang hanya duduk pun tertawa melihat tingkah lucu istri nya.
"Alhamdulillah ya Allah engkau mengirimkan istri kecil yang menggembirakan bagi hamba" ucap Akmal dalam hati.
Setelah berada di dapur Ara melihat sang Mama baru berbicara dengan keluarga dan tanpa mereka sadari ternyata ada Ara.
"Assalamualaikum" ucap Ara.
"Waalaikumussalam" jawab mereka serentak.
"Loh Ara udah pulang?" tanya Uma.
"Sudah Uma" jawab Ara.
"Lah kamu tadi pulang sama siapa?" tanya Mama.
"Sama em sama" ucap Ara gugup.
"Sama siapa Ara?" tanya Papa.
"Sama pacar Ara pa" jawab Ara sambil menunduk.
Mereka pun terkejut dan langsung bertanya kepada Ara.
"Lah terus pacar nya mana?" tanya Aki.
"Di ruang tamu Aki" jawab Ara sambil menunduk.
"Terus kamu mau ngapain?" tanya Mama Ara.
"Mau buatin minum buat tamu lah Mama siapa lagi" jawab Ara.
"Oh ya sudah" ucap Mama.
Mereka sempat bingung sebenarnya siapa pacar Ara bahkan Ara saja tidak pernah membawa laki laki ke dalam rumah apalagi pacar.
__ADS_1
Setelah selesai membuat minuman nya Ara pun langsung bertanya pada keluarganya.
"Emang nggak pada kepo gitu sama pacar Ara?" tanya nya.
Mereka pun hanya melihat Ara.
Karena Ara merasa pertanyaan nya tidak di jawab akhirnya Ara pun langsung keluar.
Setelah sampai di luar Ara pun langsung meletakkan minuman nya.
"Silahkan di nikmati minuman nya" ucap Ara.
"Terimakasih sayang" jawab Akmal sambil mencium pipi Ara.
"Semua keluarga di mana sayang?" tanya Akmal.
"Pada di ruang makan" jawab Ara sambil mengayunkan kaki nya.
"Oh begitu" jawab Akmal.
"Waktu pada tanya Ara pulang sama siapa mereka kaget tau Kak" ucap Ara.
"Kaget kenapa sayang?" tanya Akmal.
"Soalnya Ara bilang nya kalo pulang nya sama pacar Ara nggak suami Ara" jawab Ara sambil menyembunyikan kepalanya di dada bidang suaminya.
Akmal hanya terkekeh mendengar kata-kata istri kecil nya itu.
____________________
Di sisi lain.
Keluarga Ara sedang bertanya tanya siapa sebenarnya pacar Ara.
"Siapa sebenarnya pacar Ara?" tanya Papa.
"Tidak tahu mas setau ku Ara tidak pernah dekat dengan lelaki mana pun" jawab Mama.
Mereka pun setuju dan akhirnya Aki dan Papa keluar untuk menemui pacar Ara.
Setelah sampai di ruang tamu mereka berdua kaget di karenakan pacar Ara sudah berani memeluk Ara yang sudah punya suami padahal mereka belum tahu siapa yang memeluk Ara karena posisi Ara dan Akmal menunggui mereka berdua.
"Ehem" ucap Aki berdehem.
Setelah itu Ara dan Akmal pun langsung menoleh ke sumber suara.
Dan betapa terkejut nya Papa Ara dan Aki setelah melihat siapa yang datang dan mereka pun langsung duduk di sofa sebelah mereka.
"Assalamualaikum pa Aki" ucap Akmal sambil mencium punggung tangan mereka.
Mereka pun menjawab salam nya.
"Loh nak Akmal" ucap mereka bersamaan.
"Iya Aki Papa" jawab Akmal sambil tersenyum.
"Berarti pacar Ara adalah nak Akmal" ucap Papa.
"Iya pa" jawab Akmal.
"Iya dong pa maksud Ara itu Kak Akmal pacar halal Ara" ucap Ara sambil tersenyum ke arah suami nya.
Lalu Akmal pun membisikkan sesuatu.
"Sayang jangan tersenyum seperti itu apa kamu mau aku bawa ke dalam kamar kita langsung membuat cucu untuk Papa dan Mama" ucap Akmal.
Ara pun langsung mendorong tubuh suaminya.
__ADS_1
Ara pun langsung menjauh kan tubuh nya terhadap sang suami.
Aki dan Papa yang melihat itu pun hanya tersenyum.
"Nak maaf kan sifat Ara yang manja dan sering ngambek ya dia memang selalu seperti itu sejak kecil karena Ara anak perempuan satu-satunya di keluarga besar kita" ucap Aki.
"Tidak apa-apa Aki saya suka jika Ara manja dengan saya, jadi saya bisa menggoda nya setiap hari" ucap Akmal sambil terus tersenyum.
"Ih dasar nyebelin" ucap Ara sambil memalingkan wajahnya.
Lalu Aki dan Papa pun langsung kembali ke ruang makan.
"Nak Aki dan Papa kembali dulu ya ke ruang makan takut menganggu kalian" ucap Papa sambil berdiri.
Lalu di jawab dengan anggukan kepala oleh Akmal.
"Sayang" panggil Akmal.
"Apa sih Ara masih nggak mau ngomong sama Kak" jawab Ara sambil terus memalingkan wajahnya seperti anak kecil baru ngambek.
"Sayang jangan ngambek lagi ya" ucap Akmal memohon.
"Nggak mau" ucap Ara masih sama.
"Ya sudah kalo tidak mau" ucap Akmal sambil menjalankan aksinya dengan mengendong tubuh Ara yang kecil baginya.
"Kakak mau bawa Ara di mana?" tanya Ara panik.
"Mau bawa ke kamar buat baby biar nggak ngambek lagi" jawab Akmal.
"Nggak mau, iya deh Ara nggak ngambek lagi" ucap Ara memohon.
"Beneran udah nggak ngambek lagi?" tanya Akmal.
"Iya udah nggak ngambek lagi" jawab Ara sambil tersenyum.
"Sebelum turun harus ada hadiah nya dulu baru di turunin" jawab Akmal.
"Hadiah apa?" tanya Ara.
"Cium" sambil memajukan bibirnya.
Ara pun langsung mencium sekilas bibir Akmal.
Namun Akmal masih belum puas.
"Lagi sayang" ucap Akmal.
Dan Ara pun menuruti nya.
Setelah itu Ara pun di turunkan Akmal.
"Ya sudah kalo begitu Kak pulang dulu ya sayang" ucap Akmal.
"Kenapa pulang tidur di sini aja" ucap Ara sambil memegang tangan suaminya.
"Maaf ya sayang kan besok Kakak kerja Ara juga kerja kan?" tanya Akmal.
Ara pun hanya mengangguk.
"Jadi kalo besok Ara mau kerja Kakak nggak bisa tidur sama Ara dulu sebelum Ara pindah rumah dengan Kakak" jawab Akmal.
"Emang kenapa?" tanya Ara.
"Nanti Kakak khilaf malah besok Ara tidak bisa jalan" ucap Akmal sambil berbisik dan tersenyum.
"Ih dasar nyebelin Kakak mesum lagi" jawab Ara sambil memeluk suaminya.
__ADS_1
Setelah itu Akmal pun izin pamit pulang kepada keluarga Ara setelah itu Akmal pun pulang ke rumah.
Jangan lupa tinggalkan vote dan like 🤔