
Setelah itu Akmal pun menghampiri Ara yang sedang beristirahat di atas ranjang sambil menutupi tubuh nya yang polos dengan selimut.
"Sayang" panggil Akmal.
Lalu Ara pun membalikkan tubuhnya menghadap ke arah suami nya.
"Iya kak?" tanya Ara sambil tersenyum.
"Ini baju untuk kamu sayang" ucap Akmal sambil memberikan barang tersebut.
Ara pun langsung duduk dan mengambil barang yang di berikan pada suami nya.
"Terimakasih suami ku" ucap Ara sambil tersenyum dan langsung berlari menuju kamar mandi karena dia takut kalo berlama lama duduk di ranjang bisa bisa dia di terkam oleh suami nya lagi.
Sedangkan Akmal pun hanya tersenyum melihat tingkah istri kecil nya.
Setelah itu Akmal pun langsung duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.
Beberapa menit kemudian Ara pun keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap dan rambut nya yang masih basah.
Setelah itu Ara pun mengeringkan rambut nya yang masih basah.
Beberapa menit kemudian rambut Ara pun sudah kering lalu Ara pun duduk di atas ranjang sambil memegang hp.
Setelah selesai memegang hp Ara pun langsung menengok ke arah suami nya yang masih sibuk dengan hp nya.
Lalu Ara pun mempunyai ide untuk tidak di cuekin lagi dengan suami nya.
"Kakak" panggil Ara mani sambil duduk di sebelah suami nya.
Lalu Akmal pun menoleh ke arah istri nya.
"Ada apa sayang?" tanya Akmal sambil meletakkan hp nya di atas meja dan mengangkat tubuh istrinya ke pangkuan nya.
Ara yang tumbuh nya di angkat ke pangkuan suami nya pun tambah manja.
"Kakak Ara mau di peluk kakak" ucap Ara manja.
"Dengan seneng hati sayang" ucap Akmal lalu memeluk tubuh mungil istri nya dan sesekali ia mencium puncak kepala istrinya.
Ara pun bahagia di perlakukan seperti itu dengan suami nya.
"Kakak" panggil Ara sambil bermain di dada bidang suaminya.
__ADS_1
"Kanapa sayang?" tanya Akmal sambil mengelus puncak kepala istrinya.
"Kita kapan pulang dari hotel ini?" tanya Ara.
"Mungkin dua tuh hari lagi sayang" jawab Akmal.
"Memegang nya kenapa?" tanya Akmal lagi.
"Nggak apa-apa Ara cuma tanya" jawab Ara.
"Oh iya kak kalo kita udah pulang Ara pulang kemana?" tanya Ara sambil memeluk suaminya dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya.
"Terserah kamu sayang, tapi lebih baik kamu ikut dengan suami mu tinggal di rumah Umi dan Abi, kamu mau?" tanya Akmal.
Dengan cepat Ara pun mengangguk kan kepalanya.
"Beneran kak atau tinggal di rumah kakak?" tanya Ara.
"Iya sayang masak kamu tinggal di rumah Aki sama Uma terus, nanti apa kata orang" jawab Akmal.
"Ara mau banget tinggal sama kakak jadi kan bisa ketemu Umi setiap hari" ucap Ara dengan bahagia.
"Jadi cuma gara gara Umi doang kamu pindah ke rumah kakak?" tanya Akmal sambil cemberut.
Ara yang di beri pertanyaan seperti itu pun langsung melepaskan pelukannya dan mendongak kan kepalanya melihat wajah suaminya.
Akmal pun hanya diam saja, padahal di dalam hati nya ia sangat bahagia karena baru pertama kali istri kecil nya berperilaku seperti itu.
Ara yang hanya di diemin pun langsung berbicara.
"Kakak jangan cemberut dong nanti ganteng nya hilang lo" ucap Ara sambil mengusap pipi suaminya.
Akmal pun tetap diam sambil berusaha menutupi senyuman nya.
"Kakak masak sama Umi di cemburuin sih" ucap Ara sambil tersenyum dan tangan nya mulai jahil di bibir merah alami milik suaminya.
Ara pun mempunyai ide untuk membuat suaminya berbicara lagi.
Ara pun mengusap bibir suami nya dengan lembut.
"Bibir Kakak lembut banget" ucap Ara sambil terus mengusap bibir suami nya.
"Bibir nya kok merah alami ya" ucap Ara lagi.
__ADS_1
"Rasa bibir ini pasti manis" ucap Ara lagi sambil tertawa di dalam hati nya.
Lalu Ara pun mencium bibir suami nya dengan lembut tapi masih kaku karena Ara tidak pernah melakukan ciuman pada siapa pun.
Setelah beberapa detik Ara melakukan nya namun tidak membuahkan hasil Akmal masih diam saja, padahal Akmal sebenarnya ingin sekali tertawa melihat tingkah laku suami nya.
Karena tidak ada sahutan dari suaminya Ara pun melepaskan ciumannya dengan cemberut dan melipat kedua tangannya di depan dada nya.
"Ah malas ah Kakak diem aja, padahal Ara kan udah berusaha nyoba cium kakak duluan, walaupun Ara nggak terlalu bisa ciuman" ucap Ara sambil cemberut dan langsung ingin turun dari pangkuan suami nya.
Sebelum ia turun Akmal lebih dulu menarik pinggang Ara dan bertanya.
"Sayang mau kemana?" tanya Akmal sambil berusaha untuk tidak tertawa.
"Kenapa kakak baru tanya nggak dari tadi?" tanya Ara sambil cemberut.
"Maaf sayang, terus kamu ini mau kemana?" tanya Akmal balik.
"Mau belajar privat" jawab Ara singkat masih cemberut.
"Belajar privat apa sayang?" tanya Akmal sambil memegang pipi Ara karena Ara memalingkan wajahnya dari dari wajah Akmal.
"Belajar privat ciuman, biar bisa ciuman dengan lancar tanpa kaku" jawab Ara masih sama.
Akmal pun tersenyum.
"Kamu mau belajar sama siapa sayang?" tanya Akmal lagi.
"Sama siapa aja, yang penting dia bisa ngajarin Ara ciuman dengan lancar, biar kakak nggak nolak ciuman Ara lagi" jawab Ara masih sama.
Akmal yang mendengar itu pun tersenyum bahagia dan langsung menarik dagu istri nya agar menghadap ke arah wajah nya dan Akmal pun mencium bibir istri nya dengan lembut.
Beberapa menit setelah itu Akmal pun melepaskan nya.
"Tidak usah belajar dengan siapapun, kamu belajar privat sama kakak aja ya?" ucap Akmal sambil mengusap lembut bibir istri nya yang suka ia makan sampai habis tadi.
Ara pun langsung bertanya pada suami nya.
"Emang kakak mau ngajarin Ara sampai bisa?" tanya Ara sambil menatap mata suaminya.
"Suami manapun tidak akan mengizinkan istri nya untuk belajar berciuman dengan orang lain, jadi kamu harus menuruti keinginan suami mu" jawab Akmal.
"Kamu mau kan?" tanya Akmal.
__ADS_1
Tanpa pikir panjang Ara pun segera mengangguk kan kepalanya dan tersenyum.
Jangan lupa tinggalkan vote dan like 🙂