
"Anak kecil yang bisa buat anak kecil, sahut Kak Faish tersenyum meledek.
"Apaan sih Kak, ucap Ara kesal.
Sedangkan Mama dan Papa yang mendengar itu tertawa kecil.
"Udah-udah kok malah sampai sini sih ceritanya, kan kita lagi bahas tentang perjodohan Kak Faish, ucap Mama melerai.
"Ehem, jadi gimana Ish?. Kamu mau atau tidak di jodohkan oleh Papa dan Aki?, tanya Papa.
"Faish.........
Belum sempat Faish melanjutkan pembicaraan nya sang Mama sudah menyela terlebih dahulu.
"Apa kamu sudah punya pacar a'?, tanya sang Mama.
A'a itu adalah panggilan khusus dari sang Mama untuk Kak Faish walaupun jarang sekali ia gunakan untuk memanggil anak laki-laki nya itu.
"Apa kamu sudah suka sama seseorang?, tanya Mama lagi.
Dan masih banyak lagi pertanyaan dari sang Mama untuk anak laki-laki nya tersebut.
Setelah mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Mama nya ia merasa gugup.
__ADS_1
"Em, em, ucap Kak Faish gugup.
"Waduh gimana nih, sebenarnya aku sih udah suka sama seseorang tapi ya gimana, orang nya aja nggak peka gitu, terus mau jawab ama tentang perjodohan ini sama Mama Papa ya?, gumam Kak Faish sambil bertanya pada dirinya sendiri.
Tiba-tiba pundak nya ditepuk oleh adiknya tersayang dari samping.
Buk
"Astaghfirullah, ucap kaget Kak Faish sambil mengelus dadanya, ia pun langsung melihat ke arah samping nya.
"Kamu apaan sih Dek?, ucap Kak Faish kesal.
"Kakak yang apaan, di tanyain dari tadi sama Mama kok malah diem aja sih, jawab dong Kak, sahut Ara tak kalah kesal, maklum mood Mama muda yang baru hamil suka naik turun hehe.
"Iya Kak gimana?, tanya Papa sekarang.
Papa pun berfikir sejenak.
"Daripada kamu bingung bagaimana jika kita bertemu oleh orang nya dan keluarga nya dulu, jadi kalo kamu nggak suka apa nggak srek sama orang nya kamu bisa langsung nolak perjodohan ini, bagaimana?, tanya Papa yang mempunyai tawaran yang amat bagus.
Setelah berfikir Faish pun langsung mempunyai jawaban nya.
"Baiklah Pa, Faish mau ketemu orang nya langsung saja, dari pada Faish nanti kecewa di akhir, jawab Kak Faish.
__ADS_1
"Alhamdulillah, jawab Papa dan Mama serentak sedangkan berbeda dengan Ara yang hanya tersenyum saja.
"Jadi kapan kita ke rumah keluarga tersebut Pa, Ma?, tanya Kak Faish.
"Waahhh udah nggak sabar nih mau ketemu calon istri, ledek Ara, siapa lagi kalo bukan dia hehe.
"Paan sih Dek, ucap Kak Faish.
"Besok pagi setelah sarapan kita langsung pergi ke Solo, rumah calon istri mu di Solo Ish, jawab Papa.
"Belum apa-apa masak udah calon istri aja sih Pa, ucap Kak Faish.
"Sapa tau sekali ketemu kamu langsung mau sama dia, iya kan Ma, Ra?, tanya Papa pada anak dan istrinya.
Sedangkan mereka hanya mengangguk kan kepalanya saja seraya tersenyum meledek Kak Faish.
Sedangkan yang di ledek jangan di tanya lagi seperti apa, yang pasti kesal nya berlipat lipat wkwkw.
Keesokan harinya setelah sarapan.
"Kita nanti nginap dimana Ma, Pa kalo udah sampai ke Solo?, tanya Ara.
"Kamu lupa ya sayang, Papa kan punya hotel di sana, yang pasti kita tidur hotel lah sayang, lebih tepatnya hotel punya sendiri hahah, jawab Mama sambil tertawa receh, padahal nggak ada yang lucu juga.
__ADS_1
"Ohhh alah di hotel Papa toh, mana Ara tau, udah beberapa tahun belakangan ini Ara nggak pernah ikut Papa Mama ke Solo dan nginap di hotel punya Papa, jadi Ara lupaa hehe, ucap Ara sambil tersenyum manis.
Lanjut bab selanjutnya 👉🏻