Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
85


__ADS_3

"Mama kenapa bingung di sini kan banyak pembantu, tinggal suruh mereka saja, pasti semua akan beres, ucap Azka.


"Tidak bisa begitu dong sayang, ini kan acara penting dan ini acara menyangkut kepentingan hidup kamu untuk kedepannya, jadi Mama harus mempersiapkan nya dengan tangan Mama sendiri, sahut Mama Azka.


"Iya lah terserah Mama saja, ucap Azka malas keren memang dia tidak terlalu menginginkan perjodohan ini. Mungkin sudah ada nama seseorang di dalam hatinya.


Setelah beberapa saat berfikir akhirnya sang Mama pun mendapatkan hasil dari pertanyaan dalam dirinya tersebut.


"Oh iya, tiba-tiba suara Mama mengagetkan Azka yang sedang merenungi nasibnya.


"Astaghfirullah, gumam Azka sambil mengusap-usap dadanya yang berdegup akibat terkejut.


"Mama kenapa sih?, ngagetin Azka saja, ucap Azka kesal.


"Maaf sayang Mama baru ingat ternyata kita belum membuat kue kering dan beberapa jenis kue yang lainnya untuk kita suguhkan ke tamu nanti, sahut Mama.


"Kirain apaan, ucap Azka pelan.


"Apakah kamu bisa bantu Mama Ka?, tanya Mama.


"Bantu apa Ma?, tanya Azka.


"Tolong kamu belikan Mama beberapa jenis kue di toko kue dekat butik itu kata orang-orang kue di situ terkenal enak di kota ini, langganan Oma dulu, jawab Mama.


"Lah kenapa harus Azka Ma, apakah tidak ada orang lagi di sini?, ucap Azka.


"Tidak ada, hanya kamu yang Mama percayai untuk membeli kue itu, jawab Mama memohon.


Karena tidak tega pada Mama nya alhasil Azka pun menuruti apa permintaan Mama nya.


"Huh baiklah, Azka akan segera berangkat, ucap Azka.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian Azka pun telah ganti baju dengan pakaian santai untuk keluar rumah.


Dengan berat hati dia pergi ke toko kue langganan sang Oma dulu.


"Ma, Azka berangkat ya, assalamualaikum, pamit Azka.


"Iya sayang hati-hati, waalaikumussalam, jawab sang Mama.


Beberapa saat Azka keluar pagar rumah dengan membawa mobil bersamaan dengan sang Papa yang baru pulang kerja.


"Assalamualaikum, ucap Papa.


"Waalaikumussalam, eh Papa sudah pulang ya?, tanya sang istri sambil mencium punggung tangan suaminya.


"Iya Ma, oh iya si Azka mau kemana?. Sebentar lagi kan tamu spesial kita akan tiba, kok malah pergi, ucap Papa.


"Oh itu Pa si Azka Mama suruh beli beberapa jenis kue langganan Bunda dulu di dekat butik untuk kita suguhkan pada tamu nanti Pa, jawab Mama.


"Oh gitu, sahut Papa.


"Ya sudah Papa keatas sana mandi dulu, bentar lagi pasti tamu kita akan sampai, perintah Mama.


"Lah kok malah nyuruh, ucap Papa sambil tersenyum penuh arti.


"Cium dulu, goda Papa sambil menempelkan jari telunjuk ke pipi nya sendiri. Wkwkwk Papa nih saaek lah.


"Papa kenapa sih, malu sama umur Pa, sahut Mama sambil tersenyum malu. Wkwkwkwkwk.


"Hahahahaha, Mama masih kayak dulu pemalu, ucap Papa sambil tertawa.


Setelah itu Papa pun langsung meninggalkan Mama di dapur sambil tersenyum.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian Papa dan Mama pun sudah berdandan rapi karena akan menyambut tamu spesial mereka.


Tiba-tiba ada klakson mobil dari luar.


Tin-tin


"Pa kelihatan nya tamu kita sudah datang, ucap Mama.


"Iya Ma, mari kita sambut mereka, sahut Papa.


Mama pun mengangguk.


Sedangkan tamu tersebut.


Ting tong


Suara bel


Pintu pun terbuka.


"Assalamualaikum Pak Bakri (Papa Azka) Bu Hana (Mama Azka), ucap Bapak-bapak tersebut.


Ternyata bapak-bapak tersebut mempunyai dua anak yang pertama anak laki-laki mungkin anak itu lah yang akan di jodohkan oleh Azka, yang kedua anak nya perempuan, nampaknya anak perempuan nya tersebut sedang mengandung namun tidak terlalu terlihat karena memakai pakaian yang longgar.


Sedangkan istri nya masih terlihat cantik walaupun sudah berumur 40 tahunan seperti Mama Azka.


"Waalaikumussalam Pak Zaki, Bu Nada, jawab Papa Azka.


"Mari silahkan masuk, ucap Mama Azka sambil tersenyum ke arah suami, istri berserta anak-anak mereka.


Lanjut 👉🏻

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan vote dan like guysss.


+comen ya wkwk


__ADS_2