Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
Pacaran


__ADS_3

Lalu Akmal pun mendekat kan mulut nya ke telinga istri nya.


"Kalo suami mu ini mau menerima pacaran ini apa hadiah untuk suami mu ini sayang?" tanya Akmal sambil mengigit kecil telinga istri nya.


Ara yang di perlukan seperti itu pun hanya kegelian.


Dan ia pun memberanikan diri untuk melihat wajah suaminya.


Beberapa detik Ara melihat wajah tampan suaminya detik selanjutnya pun.


Cup


Satu kecupan manis mendarat di pipi mulus Akmal.


Ara yang merasa malu pun langsung lari membuka pintu dan langsung menuju bawah dengan pipi yang sudah memerah.


Akmal yang mendapat kan ciuman itu pun hanya diam dan tersenyum lalu ia menyusul istri nya ke bawah.


Setelah Ara sampai bawah Ara pun langsung memeluk Umi nya.


"Umi" panggil Ara.


"Iya nak, sudah bertemu dengan suami mu?" tanya Umi.


Ara pun hanya mengangguk.


Lalu Ara pun melepas pelukannya.


"Umi Ara izin pulang ya" ucap Ara.


"Loh kok tidak tidur di sini?" tanya Umi kaget.


"Maaf Umi, tapi Ara tadi izin nya cuma sebentar kepada keluarga" jawab Ara dengan manja nya pada Umi suami nya.


Akmal yang sudah sampai bawah pun hanya melihat tingkah laku istri kecil nya yang manja itu dengan tersenyum di dalam hatinya berkata.


"Mengapa bersama Umi manja sekali, tapi kalo bersama ku tidak manja, aku pun ingin memanjakan nya" ucap Akmal dalam hati.


"Ya sudah kalo begitu, kamu pulang sama Akmal?" tanya Umi.


"Iya Umi Akmal yang akan mengantar nya" jawab Akmal yang baru saja tiba.


Ara yang melihat Akmal tiba tiba muncul pun langsung menunduk malu.


Dan Akmal yang melihat itu pun langsung menghampiri istri nya lalu mencium kening nya.


Umi yang melihat kemesraan anak dan menantunya itu pun hanya tersenyum bahagia.


Setelah itu mereka pun berpamitan kepada Umi lalu mereka pun keluar dari rumah.


Setelah sampai di luar Ara pun hanya diam di dekat pintu mobil.


Akmal yang melihat nya pun langsung membuka kan pintu untuk istri kecilnya.


"Silahkan masuk tuan putri" ucap Akmal.

__ADS_1


Ara pun hanya menunduk lalu masuk ke dalam mobil.


Setelah itu Akmal pun langsung masuk ke dalam mobil dan langsung melajukan mobilnya.


Di dalam mobil mereka hanya diam karena Ara masih malu melihat wajah suaminya.


Akmal pun langsung membuka suara nya.


"Apakah kita sudah resmi pacaran?" tanya Akmal sambil sedikit melihat Ara.


Ara yang mendengar suara suaminya pun langsung menoleh ke arah suami nya.


"Tidak tahu, Kak Akmal mungkin tidak mau berpacaran dengan Ara" jawab Ara sambil cemberut.


Akmal yang melihat istrinya cemberut pun langsung menghentikan mobilnya di pinggir jalan.


Lalu Akmal menoleh ke arah istri nya yang sedang cemberut dan itu menurut nya mengemaskan.


Ara yang masih ngambek pun hanya melihat ke arah luar jendela.


"Siapa bilang tidak mau, orang suami mu ini sudah setuju dari awal istri ku ini memberikan hadiah untuk suami nya" ucap Akmal.


Ara pun langsung menoleh ke arah suami nya dan ternyata tanpa di sangka bibir Ara mengenai bibir sang suami.


Karena Ara merasa terkejut reflek Ara memundurkan wajah nya namun Akmal memegangi tengkuk sang istri.


Setelah itu mereka pun melanjutkan aktivitas nya.


Beberapa detik Akmal melakukan nya Akmal pun melepaskan ciumannya karena merasa kasian dengan sang istri yang sudah kehabisan oksigen.


"Jadi hari ini esok dan seterusnya istri kecil ku akan menjadi pacar halal ku" ucap Akmal sambil memegang dagu istri nya lalu mencium bibir istri nya sekilas.


Ara pun tersenyum dengan sangat manis, walaupun Akmal pernah melihat Ara tersenyum namu tidak semanis ini sampai-sampai melihat kan dua lesung pipi nya.


"Manis" ucap Akmal.


"Ya sudah kita lanjutkan perjalanan nya ya" ucap Akmal.


Ara pun mengangguk.


Beberapa menit kemudian Akmal pun sampai di depan rumah Aki nya.


"Makasih Kak udah mau nganterin Ara sampai depan rumah" ucap Ara sambil tersenyum.


"Sama sama istri ku" ucap Akmal sambil menciumi pipi Ara karena menurut Akmal ciuman itu adalah candu bagi dirinya.


Ara yang merasa geli pun langsung memeluk suaminya agar suaminya menghentikan ciumannya.


"Kakak mau mampir dulu atau mau langsung pulang" ucap Ara sambil masih memeluk suaminya.


"Memang boleh mampir dulu?" tanya Akmal menggoda istri nya dan Ara pun langsung melepaskan pelukannya.


"Siapa bilang tidak boleh, ayo masuk bertemu dengan Aki pasti Aki senang" ucap Ara.


Dengan cepat Ara pun membuka pintu mobil lalu turun dan langsung membuka pintu mobil suaminya tidak lupa ia menarik tangan suaminya.

__ADS_1


Karena suaminya yang jahil alhasil Ara pun di tarik oleh Akmal dan di cium lah bibir nya.


Ara pun ngambek lalu memeluk dada suaminya dengan pelan.


Setelah di lepaskan oleh suami nya Ara pun protes.


"Ih Kakak apaan sih Ara mau jatuh tadi" ucap Ara sambil memajukan bibirnya dengan tangan di lipat di depan dada.


Akmal yang mulai gemas pun langsung memeluk istrinya.


"Kalo bibir nya di majukan terus mana bisa suami mu ini tidak mencium nya" ucap Akmal sambil tersenyum membisikkan di telinga istri nya.


Ara pun langsung merubah bibir nya menjadi biasa tanpa senyum tanpa cemberut.


Lalu Ara meninggalkan Akmal sendiri di dalam mobil.


Akmal yang melihat itu hanya tersenyum bahagia.


Setelah itu Akmal pun mengejar istri kecil nya lalu mengandung tangan nya.


Ara tidak merespon apapun dia hanya diam walaupun di dalam hati nya ia sangat bahagia.


Setelah sampai dengan pintu Ara pun langsung membuka nya dan mengajak Akmal masuk.


"Kak masuk yuk" ucap Ara sambil menarik tangan suaminya dan Akmal pun hanya mengikuti nya.


Setelah masuk ke dalam rumah Akmal pun di suruh duduk oleh Ara di ruang tamu dan ia pun ke dapur untuk membuat kan minuman.


"Kakak duduk di sini dulu Ara mau buatin minum dulu, kakak mau minum apa?" tanya Ara sambil melihat mata suaminya.


Akmal yang di lihat seperti itu pun langsung terpesona dan dengan cepat ia membisikkan sesuatu.


"Jangan melihat suami mu seperti itu sayang apa kamu mau suami mu ini mengajak mu ke kamar untuk membuat cucu untuk Mama dan Papa" ucap Akmal.


Ara pun langsung mendorong tubuh suaminya.


"Ih Kakak Ara malu jangan bilang kayak gitu dong" ucap Ara sambil menutupi mukanya dengan kedua tangan.


Akmal pun hanya terkekeh.


"Ya sudah kak Akmal mau minum apa?" tanya Ara.


"Apa saja yang di buat oleh istri ku akan suami mu minum" ucap Akmal.


Lalu Akmal pun memajukan tubuhnya agar bisa membisikkan sesuatu pada istrinya.


"Jangan kan minuman yang seperti itu, minuman segar yang sangat istimewa pun suami mu ini akan meminum nya" ucap Akmal sambil terkekeh.


Ara yang tidak mengerti pun langsung bertanya.


"Maksud Kakak apa?" tanya Ara juga berbisik.


Akmal pun tersenyum di dalam hati nya ia berkata.


"*Ternyata yang aku pikirkan salah, ternyata istri ku memang polos sekali benar yang di katakan oleh Umi. Jadi aku bisa sering menggoda nya" ucap Akmal sambil tertawa di dalam hati.

__ADS_1


JANGAN Lupa tinggalkan vote dan like 🤪*


__ADS_2