
Mama pun hanya mengangguk.
Lalu mereka pun tertidur dengan berpelukan layaknya pengantin baru.
Keesokan Paginya
Meja Makan
"Pagi semua, ucap Ara dengan senyuman yang manis nya mulai duduk di kursi meja makan.
"Pagi, jawab mereka serentak.
"Kamu kenapa sayang, kelihatan nya bahagia sekali?, tanya Papa.
"Em entah lah Pa Ara hanya merasa bahagia saja hari ini, jawab Ara sambil memakan buah apel.
"Pasti suami mu mau pulang ya?, tanya Papa memastikan.
"Belum mau pulang kok Pa, di sana masih ada kerjaan, jadi Hubby nggak bisa pulang minggu minggu ini, jawab Ara.
"Oh gitu, sahut Papa.
"Oh iya nanti setelah sarapan Papa mau bicara sama Ayah, Ibu, Mama dan Ara, ucap Papa.
"Mau bicara apa Pa?, tanya Ara.
"Tunggu nanti aja sayang, jawab Mama sambil mengusap puncak kepala anaknya.
Ara pun hanya mengangguk.
Beberapa saat kemudian
Semua orang yang ada di meja makan pun telah selesai dengan sarapan nya, tapi mereka masih setia duduk di kursi meja makan untuk mendengarkan Papa bicara, namun sebelum nya semua makanan yang sedari tadi tertata rapi sudah di bereskan oleh semua pembantu.
"Papa mau ngomong tentang Kakak kamu Ara, ucap Papa.
"Kakak kenapa?, tanya Ara bingung.
"Jadi hari ini kita akan menyusul Kak Faish ke Jakarta, ucap Papa.
Ara pun semakin bingung.
Kok ngomong nya ruet ya, jadi makin bingung, pikir Ara.
"Ini gimana si Ara jadi bingung?, tanya Ara bingung.
Mama yang melihat kebingungan dari raut wajah Ara pun langsung angkat bicara.
__ADS_1
"Jadi kita semua sepakat mau jodohin Kak kamu sama anak temen Papa Ra, ucap Mama.
Seketika Ara.
"APA KAK FAISH MAU DI JODOHIN, ucap Ara kaget.
"Iya sayang, jawab mereka serentak.
"Kenapa Ara baru di kasih tau, protes Ara.
"Apa Kak Faish udah tau?, tanya Ara.
"Pasti Kak Faish udah tau lah, kan itu bersangkutan sama dia iya kan Pa, Ma?, tanya Ara memastikan.
Aki dan Uma yang dari tadi diam pun sekarang ikut angkat bicara.
"Siapa bilang, orang dia nggak tau apa-apa, ucap Aki dan Uma secara bersamaan.
"What, Ara pun semakin terkejut.
"Terus sekarang kita mau apa Pa?, tanya Ara pada Papa nya.
"Kita susul Kak Faish ke Jakarta, jawab Papa.
"Oh gitu, ucap Ara.
"Eh tapi tunggu deh Pa, ucap Ara lagi.
"Kemarin tuh Kak Faish sempat bilang kalo dia itu ada urusan di Jogja, mungkin dia sekarang masih di sana deh, jawab Ara.
"Mending kita pastikan saja dari pada salah, Ara kamu hubungi Kak kamu dan tanya kan sekarang dia ada di mana, perintah Aki.
"Iya Aki, sahut Ara lalu membuka ponsel nya dan langsung menghubungi Kak Faish.
Tut tut
Suara sambungan telepon
Assalamualaikum Dek. - Ucap Faish.
Waalaikumussalam Kak. - Sahut Ara.
Ada apa Dek tumben sekali telpon Kakak?. - Tanya Faish bingung.
Oh ini, Ara cuma mau nanya sekarang Kak Faish ada dimana ya?. - tanya Ara.
Oh, sekarang Kak Faish ada di Jogja Dek. - Jawab Ara.
__ADS_1
Oh di Jogja, ada apa di sana, sampai Kakak ke sana?. - Tanya Ara lagi.
Itu Dek Kakak di sini mau melihat proyek yang sedang ada kendala sedikit. - Jawab Faish.
Emm, berarti Kak Faish sekarang tinggal di Villa punya Aki yang ada di Jogja?. - Tanya Ara lagi.
Iya adek ku yang manis, soalnya Villa punya Aki yang paling dekat dengan tempat proyek nya. - Jawab Kak Faish.
Ooo, terus Kak Faish pulang ke Bandung kapan?, Ara kangen. - Ucap Ara dengan manja nya.
Kalo untuk bulan ini nggak bisa deh Dek, soalnya proyek ini sampai satu bulan ke depan kerja nya, jadi Kakak harus terus awasi kinerja mereka yang pada kerja. - Jawab Faish.
Oh gitu, ya udah Ara tutup ya jaga kesehatan, jaga pola makan, jaga semua nya Ara sayang Kakak, Assalamualaikum. - Pamit Ara.
Kakak juga sayang Ara, Waalaikumussalam. - Jawab Faish.
Tut tut
Panggilan terputus
"Ya sudah sekarang juga kita ke Jogja, ucap Papa.
"What, mendadak banget sih Pa, sahut Ara.
"Kita bawa barang dikit aja, nanti kurang nya kita beli di sana, ucap Papa.
"Oh iya Ayah sama Ibu, ikut juga kan?, tanya Mama sambil memegang tangan Uma.
"Gimana Yah, kita ikut nggak?, tanya Uma.
"Ya pasti ikut lah, jawab Aki.
Setelah itu mereka pun langsung masuk ke kamar masing masing untuk mempeking barang yang akan mereka bawa ke Jogja untuk menyusul Kak Faish.
Skip...
Beberapa saat kemudian mereka pun telah sampai di salah satu bandara yang tidak jauh dari rumah Aki, tujuan mereka adalah kemana lagi kalo nggak ke Jogja, untuk menyusul sang calon pengantin (Walaupun orang nya belum tau).
"Oh iya sampai lupa apakah kamu sudah menghubungi suami mu nak?, tanya Papa.
Ara yang mendengar pertanyaan itu pun kaget.
"Astaghfirullah, Ara lupa menghubungi Hubby, ucap Ara.
"Ya sudah hubungi lah dia sekarang, mumpung kita belum waktunya untuk terbang, sahut Papa.
"Iya nak mumpung masih lima belas menit lagi, ucap Mama.
__ADS_1
"Iya Ma Pa, sahut Ara.
Jangan lupa tinggalkan vote dan like 🤩