Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
Bingung 2


__ADS_3

Uma dan Mama yang mendengar ucapan Ara pun senang karena perjuangan Akmal tidak sia sia.


"Sudah lah Ara tidak usah sedih" ucap Uma.


"Tapi Ara takut Uma Mama, kalo Ara menyakiti hati suami Ara hiks hiks hiks" ucap Ara.


"Sudah lah dari pada kamu menangis seperti ini terus mending kamu istirahat di dalam kamar" ucap Mama.


Ara pun mengiyakan ucapan Mama nya.


Setelah ia di lantai atas Ara pun langsung masuk kamar nya dan duduk di atas ranjang nya.


Ara sudah berusaha untuk tidur namun tidak bisa akhirnya Ara pun hanya diam dan tetap menangis di dalam kamar.


Mama nya yang sekarang masih di dapur pun langsung menelpon Akmal ia ingin memberi tahu Akmal perihal ini.


Akmal yang sekarang sedang mengerjakan laporan di leptop nya pun menoleh ke arah ponsel nya yang berbunyi setelah ia tahu siapa yang menelepon nya ia pun mengangkat telepon nya.


"Assalamualaikum nak Akmal" ucap Mama.


"Waalaikumussalam iya ma ada apa?" tanya Akmal pada Mama istri kecil nya.


"Mama hanya ingin memberi tahu tentang Ara pada mu nak" jawab Mama.


Akmal yang mendengar nama istri nya di sebutkan pun langsung tersenyum.


"Ada apa dengan Ara ma?" tanya Akmal.


"Ara bilang dia suka dengan bos nya di kantor" jawab Mama.


Akmal yang mendengar itu pun langsung tersenyum.


"Apakah benar ma?" tanya Akmal pada Mama istri nya.


"Iya nak" ucap Mama.


"Alhamdulillah" ucap Akmal.


"Ya sudah kalo begitu Mama tutup dulu ya telpon nya soalnya Mama mau masak" ucap Mama.

__ADS_1


"Iya ma, terimakasih infonya, assalamualaikum" ucap Akmal.


Setelah itu Akmal pun hanya diam dan tersenyum-senyum sendiri di dalam kamar nya.


___________________


Di sisi lain.


Ara tengah menangis tersedu-sedu karena mendengar Mama nya yang sedang menelpon Akmal dan dia baru tahu ternyata suami nya adalah Akmal bos nya di kantor.


*Flashback On.


Karena Ara terlalu lama menangis tersedu-sedu sampai sampai ia pun kehausan dan ia pun segera turun menuju dapur karena ia mau mengambil minuman.


Setelah sampai bawah ia melihat Mama nya yang sedang telfonan dengan seseorang.


Karena Ara kepo Ara pun mendekat kan telinga nya untuk mendengarkan ucapan Mama nya.


Setelah telinga nya terfokus dengan suara Mama nya ia baru tahu ternyata Mama nya sedang menelfon Akmal setelah itu ia pun mendengar kan pembicaraan Mama nya dengan Akmal sampai selesai.


Setelah men semua nya ia pun segera berlari masuk kamar dan langsung menangis tersedu-sedu.


Flashback off.


Ara yang masih menangis itu pun langsung berucap.


"Bagaimana dengan perasaan Umi dan Kak Akmal pasti mereka kecewa dengan aku karena setelah menikah nggak langsung mau bertemu dengan suami ku" ucap Ara.


"Aku memang gadis yang bodoh" ucap Ara sambil terus menangis.


Setelah beberapa menit menangis Ara pun merasa lelah dan tertidur di atas ranjang nya sambil memeluk guling.


Beberapa Jam kemudian.


Sekarang jam menunjukkan pukul 7 malam jadi waktunya makan malam.


Keluarga Ara sekarang sedang menunggu Ara turun ke bawah untuk makan malam namun setelah beberapa menit menunggu namun Ara pun tetap tidak turun juga akhirnya Papa Ara pun menyuruh Mama Ara untuk memanggil anaknya makan malam.


"Ma tolong panggil kan Ara untuk makan malam, mengapa ia tidak turun turun ke bawah" ucap Papa Ara.

__ADS_1


"Iya pa" jawab Mama Ara.


Setelah sampai di depan pintu kamar anaknya Mama nya pun mengetuk pintu kamar anaknya.


Tok tok tok.


"Ara ayo turun nak kita makan malam" ucap Mama Ara namun Ara belum menjawab.


"Ara" ucap Mama nya lagi.


Karena Mama nya tidak mendengar suara anak nya ia pun langsung masuk ke dalam kamar anaknya.


Mama Ara yang melihat Ara tidur pun hanya tersenyum setelah itu ia pun menghampiri anak nya yang sedang tidur, setelah sampai di depan anaknya ia pun mencium kening anak nya.


Setelah mencium kening anak nya Mama Ara pun terkejut karena kening Ara panas dan wajah serta bibir nya pucat.


Karena Mama Ara panik ia pun segera turun sambil teriak.


"Papa, Ara pa" ucap Mama teriak.


Sang suami yang mendengar teriakkan istri nya pun langsung menghampiri istri nya itu.


"Ada apa dengan Ara ma?" tanya Papa yang ikut panik.


"Ara badan nya panas pa dan wajah Ara pucat" jawab Mama Ara panik.


Setelah mendengar itu Papa Ara pun langsung menghubungi dokter keluarga nya untuk segera datang memeriksa kondisi anak nya itu.


Setelah dokter nya sampai dan langsung memeriksa kondisi Ara dokter itu pun kembali ke rumah sakit.


Dan ternyata Ara hanya kelelahan dan makan nya tidak teratur hari hari ini karena banyak pikiran.


__________________


Keesokan harinya Ara pun sudah bangun, walaupun masih lemas namu Ara masih kuat untuk berjalan.


Ia keluar kamar karena lapar dan mungkin hari ini dia tidak masuk kerja.


Jangan lupa tinggalkan vote dan like 😛

__ADS_1


__ADS_2