Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
Suka


__ADS_3

"di perusahaan mana?, tanya mereka serentak.


"PT Angkasa Basyir, jawab Pak Bakri sambil tersenyum.


"apa PT ANGKASA BASYIR, ucap mereka serentak karena kaget.


"iya Pak, sahut Pak Bakri sambil tersenyum.


"itu kan tempat Faish memegang perusahaan di ibukota, ucap Papa Ara.


"iya Pak, saya juga baru tau saat anak saya cerita waktu menelfon rumah, sahut Pak Bakri.


"wah bisa makin gampang untuk menjodohkan mereka, ucap Aki.


"iya, sahut mereka serentak.


"jadi kapan kita akan mengadakan pertemuan keluarga?, tanya Pak Bakri.


"mungkin setelah anak mu menyetujui perjodohan ini kita langsung berangkat ke Solo bersama keluarga kita, jawab Papa Ara.


"baiklah, aku akan berusaha agar Aska mau di jodohkan dengan anak mu, ucap Pak Bakri sambil tersenyum.


Lalu di angguki oleh Aki dan Papa.


Setelah itu mereka pun mengakhiri perbincangan mereka karena Pak Bakri harus langsung pulang ke Solo karena masih ada banyak urusan di sana, sedang Papa dan Aki mereka langsung pulang kerumahnya.


Flashback off


"nah gitu ceritanya Da (Nada Mama Ara), Bu, ucap Aki yang telah selesai menceritakan tentang pertemuan nya dengan rekan bisnis nya.


"oh jadi Azka temen Ara yang mau di jodohin sama Faish?, tanya Mama pada Papa.


"iya Ma, apa Mama setuju?, tanya Papa Ara.


"kalo sama si Azka sih, jangan di tanya lagi pasti Mama setuju lah, Azka itu anak nya baik, ramah, dan penurut walaupun agak tomboy dikit sih tapi dia cantik, jawab Mama.


"iya Ma, Papa juga setuju, ucap Papa Ara.


"tapi bukan nya mereka belum saling kenal yah?, tanya Papa Ara.


"iya deh Pa kayaknya, soalnya kan dulu waktu Ara, Azka sama Azizah satu nya itu dulu kan belum pernah bertemu langsung sama Faish, karena waktu itu Faish di ajak sama Kakek dan Neneknya ke luar negeri sampai Ara kelas 1 SMA baru Faish pulang ke tanah air, jawab Mama Ara.


"oh iya yah waktu itu, Ara cuma cerita sama temen nya kalo dia itu punya Kakak laki laki yang tampan katanya, ucap Papa Ara.


"hahahaha Papa masih ingat aja apa kata kata Ara dulu, sahut Mama Ara.


"oh iya lalu kita kapan ke Solo nya Yah?, tanya Uma pada Aki.


"em nunggu berita dari pihak perempuan dulu lah, jawab Aki.


"oh gitu, sahut Uma.


"ya sudah kalo gitu ayo kita istirahat ini kan sudah malam, ucap Aki.


Lalu di angguki oleh semua nya.


Setelah itu mereka pun langsung masuk ke dalam kamar masing masing untuk beristirahat.


Keesokan Harinya


Jam melihat kan pukul 4 pagi Akmal dengan wajah bahagia bangun terlebih dahulu.

__ADS_1


Akmal mendapati istrinya yang sedang tidur sambil memeluk dirinya.


Akmal yang melihat Ara seperti itu dia hanya tersenyum kecil sambil mengusap lembut pipinya Ara dengan sesekali mencium nya.


Akmal berpikir mungkin Ara lelah seharian ini walaupun hanya merengek dan meminta apapun yang ia mau.


Karena Akmal selalu mencium pipi Ara, jadilah tidur Ara terganggu alhasil Ara pun langsung membuka matanya dan sesekali mengucek mata nya yang merasa gatal namun di cegah oleh Akmal.


"sayang matanya jangan di kucek gitu, ucap Akmal sambil menahan tangan Ara agar tidak mengucek nya.


"ehem...., iya by, sahut Ara dengan suara khas bangun tidur.


"Hubby udah bangun?, tanya Ara memastikan.


"iya sayang, jawab Akmal.


"nyenyak tidur nya?, tanya Akmal.


"nyenyak banget by, sampai Ara mau tidur lagi ini, jawab Ara sambil memposisikan dirinya dengan posisi wenak di atas ranjang.


"eitsss kok tidur lagi, ucap Akmal.


"ngantuk by, sahut Ara.


"eh nggak boleh gitu ini udah mau Subuh, ayo kita sholat berjamaah, ucap Akmal.


"iya by, tapi Hubby dulu yang mandi baru Ara ya, sahut Ara.


"iya sayang, ucap Akmal sambil mencium kedua mata Ara.


Beberapa saat kemudian


Tiba tiba Akmal.


"ehem, Akmal pun berdehem.


Ara yang mendengar suara suaminya pun langsung mengalihkan perhatian nya dari si ponsel menuju suami nya.


"eh Hubby, udah selesai mandinya?, tanya Ara.


"sudah, jawab Akmal.


"chatting sama siapa?, tanya Akmal dingin.


"sama Abang Fikri by, jawab Ara sambil tersenyum.


"oh, ucap Akmal dingin.


"Hubby cemburu?, tanya Ara sambil melangkah menuju suaminya.


"nggak, jawab Akmal dengan masih dingin.


Ara yang melihat suami nya ngambek pun tersenyum.


"halah Hubby bong, tuh lihat matanya bohong banget, ucap Ara sambil melihat mata suaminya dalam.


"bilang aja kalik kalo cemburu mah, nggak usah gengsi atu, ucap Ara lagi sambil mencium hidung Akmal lalu pergi ke kamar mandi.


Akmal yang mendapat kan serangan mendadak dari istri nya pun hanya diam sambil memegang hidung nya dengan tersenyum.


Beberapa saat kemudian Ara pun keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang melilit di bagian bawah ketek nya.

__ADS_1


Akmal yang melihat itu pun hanya menelan saliva nya dengan kasar, walaupun sudah sering melihat nya namun adalah sensasi tersendiri saat melihat tubuh mulus Ara.


"sayang, panggil Akmal.


"iya by, sahut Ara sambil menoleh kan kepalanya karena ia sedang mencari baju di dalam lemari nya.


"kenapa tidak pakai baju keluar nya, bisa nya kalo keluar kamar mandi sudah berpakaian lengkap?, tanya Akmal.


"entah lah by, tiba tiba Ara lupa bawa, biasanya selalu inget, jawab Ara bingung.


"emm baiklah, sahut Akmal.


Beberapa saat kemudian


Ara yang sudah memakai baju nya lengkap pun langsung menyusul Akmal untuk sholat Subuh karena sekarang waktunya sholat Subuh telah tiba.


Setelah selesai sholat Subuh berjamaah mereka pun melanjutkan aktivitas nya dengan membaca Alquran.


Sesaat kemudian mereka pun telah selesai, setelah selesai mengaji nya Ara dan Akmal pun duduk santai di sofa yang ada di dalam kamar Ara sambil bercerita dan bercanda.


"by, panggil Ara pada suami nya.


"iya sayang, sahut Akmal.


"Ara kelihatan gendut nggak?, tanya Ara sambil menaruh kedua tangan nya di samping pinggang sebelah kanan dan kiri, sesekali memutar pinggang nya.


"dikit sayang, jawab Akmal sambil menggerakkan tangan nya 🤏🏻.


"masak sih by, kalo perut Ara udah makin besar terus Ara tambah gemuk terus kalo Ara jelek apa Hubby akan meninggalkan Ara?, tanya Ara polos.


Akmal yang mendengar pertanyaan itu sontak langsung mengalihkan perhatian nya untuk memandang wajah polos Ara.


"husstt, tidak boleh bicara seperti itu sayang, mikir itu saja Hubby nggak mau, amit amit kalo sampai, jawab Akmal.


"apapun yang terjadi sama kamu Hubby nggak akan ninggalin kamu sayang, ucap Akmal sambil tersenyum dengan tangan yang mengelus puncak kepala Ara sayang.


"beneran by?, tanya Ara.


"iya sayang, jawab Akmal.


"janji, ucap Ara sambil mengeluarkan jari kelingking nya.


"janji, sahut Akmal dengan membalas mengeluarkan jari kelingking nya.


"toh tubuh kamu makin lama makin besar juga makin seksi sayang, ucap Akmal sambil tersenyum genit.


"ihhh Hubby kebiasaan deh Genitttt, sahut Ara tersenyum malu.


"genit genit tapi sayang kan?, tanya Akmal sambil mencolek dagu Ara.


.


.


.


.


Jangan lupa tinggalkan vote like and komen yah.


🤣🤏

__ADS_1


__ADS_2