Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
Agak gendutan yah


__ADS_3

Ternyata Akmal memberikan hadiah taman yang berisikan bunga warna warni dengan wangi yang berbeda beda yang sangat luas.


Dan di tengah tengah bunga tersebut ada pohon yang menjulang tinggi dan sangat besar dan ternyata itu adalah rumah pohon desain Akmal sendiri.


"mas kapan nyiapin ini semua?, tanya Ara sambil melihat bunga yang tertanam indah di sana.


"waktu kamu mulai kerja di perusahaan mas, jawab Akmal.


"emm mas romantis banget sih, ucap Ara sambil memeluk pinggang suami nya namun kepala nya mendongak ke arah wajah suaminya.


"hahaha kamu lucu sekali, apapun akan mas lakukan untuk mu sayang, sahut Akmal sambil mencium bibir istri nya.


Namun tiba-tiba Ara melepaskan ciumannya.


Akmal yang bingung pun langsung bertanya.


"kenapa di lepas sayang?, tanya Akmal sambil mengusap bibir Ara yang sedikit basah.


"mas nanti kalo ada orang gimana?, tanya Ara.


"gimana apa nya sayang?, tanya Akmal balik dengan tangan yang masih menempel di bibir Ara.


"nanti kalo ada orang yang ngeliat kita ciuman kan Ara malu, ucap Ara sambil menutupi mukanya.


Sedangkan Akmal tertawa.


"hahahaha, berarti kalo nggak ada orang nggak apa-apa kan kalo kita lanjutkan?, tanya Akmal plus menggoda istri nya.


Beberapa detik kemudian bluss wajah cantik Ara pun langsung dihiasi oleh rona merah di pipi nya.


Dan seketika.


"auuuwww.... nikmat sekali, ucap Akmal.


"ih apaan sih mas orang di cubit kok bilang enak, sahut Ara sambil cemberut tapi tangan nya masih namplok di pinggang suami nya.


"ya begitulah sayang, apapun yang kamu lakukan terhadap mas pasti rasanya nikmat, ucap Akmal sambil mencium hidung istrinya.


"huh dasar ambigu, sahut Ara masih dengan bibir mengerucut nya.


"kamu juga sih sayang, tempat ini kan tempat privasi kita jadi siapapun tidak akan ada yang masuk selain kita yang mengizinkan nya, ucap Akmal dengan tangan yang sudah namplok di pinggang istri nya.


"masak tempat sebesar ini dan bunga bunga yang tertanam indah di sini, apakah tidak ada yang mengunjungi?, tanya Ara.


"tidak ada sayang, kamu lah orang pertama yang mengunjungi tempat ini, jawab Akmal.


"aaaaaa seperti nya Ara akan manjadi wanita terbahagia di dunia ini, ucap Ara sambil tersenyum.


"hahaha, mas akan membuat kamu menjadi wanita terbahagia di dunia ini, sahut Akmal.


Ara pun mengangguk.


"mas Ara keliling melihat taman yah?, izin Ara.


Akmal pun hanya mengangguk.

__ADS_1


Setelah itu Ara pun berkeliling taman dengan sesekali memetik bunga yang ia mau, dengan penuh kebahagiaan.


Entah lah hari ini Ara merasa sangat bahagia sekali.


Sedangkan Akmal yang melihat wajah cantik istri nya dari kejauhan pun hanya tersenyum.


Dan sesekali Akmal mengingat sewaktu pertama kali bertemu dengan Ara yang membuat ia kagum.


Beberapa saat kemudian.


"sayang ayo kesini, teriak Akmal kepada Ara.


"iya mas, teriak balik Ara.


Setelah itu Ara pun kembali.


"ada apa mas?, tanya Ara yang sudah di depan suami nya.


"ayo kamu ikut mas, ucap Akmal.


"kemana?, tanya Ara.


"ke pohon itu, ucap Akmal sambil menunjuk pohon besar yang kokoh.


"mau apa ke pohon itu, apakah mas akan foto di depan pohon itu?, tanya Ara.


Karena kalo di lihat dari posisi Ara dan Akmal pohon itu memang tidak berbentuk apa apa hanya saja pohon yang besar dan kokoh.


Akmal tidak langsung menjawab dia malah menutup kembali mata Ara dan langsung mengangkat tubuh Ara untuk digendong karena kalo tidak begitu Ara akan banyak tanya.


"aaaa mas apaan sih Ara kan kaget, kan bisa bilang dulu kalo mau gendong, ucap Ara sambil mengerucutkan bibirnya.


Dan seketika di kecup oleh Akmal.


"maaf kan suami mu sayang, salah suap banyak tanya, sahut Akmal.


Ara pun langsung diam.


Saat Akmal menaiki tangga untuk keatas pohon Ara merasa terkejut.


"loh mas kok naik tangga segala sih?, tanya Ara.


"nanti kamu juga tau sendiri, jawab Akmal.


Lalu Ara pun diam.


Hening


Hening


Hening


"sayang, panggil Akmal.


"iya mas, jawab Ara.

__ADS_1


"kenapa badan mu agak berat sekarang?, tanya Akmal.


"Ara rasa badan Ara masih sama dengan sebelumnya mas, jawab Ara.


"tidak sayang baru juga dua hari kamu tidak mas gendong kenapa agak sedikit berat yah sekarang, ucap Akmal.


"eem entah lah mas, sahut Ara.


Setelah itu Akmal pun langsung menurunkan Ara karena sudah sampai.


"apa sudah sampai mas?, tanya Ara.


"iya sudah sayang, jawab Akmal sambil melepaskan penutup mata Ara.


Setelah dibuka.


"wahh bagus sekali mas, ucap Ara sambil memandangi setiap isi dari rumah pohon tersebut.


"apakah kamu suka sayang?, tanya Akmal sambil mencium punggung tangan Ara.


"suka sekali mas, jawab Ara.


"Alhamdulillah kalo kamu suka sayang, ucap Akmal.


"terimakasih banyak mas atas ini semua, entah Ara akan membalas kejutan apa untuk mas, sahut Ara.


"sama sama sayang, tidak usah kamu pikirkan lah sayang akan membalas nya asalkan kamu mau bersama dengan mas sampai akhir hayat kita dengan anak anak kita pun sudah membuat mas bahagia, ucap Akmal.


Ara yang mendengar ucapan Akmal pun menangis.


"hiks hiks hiks hiks Ara sayang dengan mas, sahut Ara dengan suara yang serak sambil memeluk suaminya.


"eett kok malah nangis sih, katanya bahagia udah aht jangan nangis lagi mending kita sholat Maghrib sekarang, ucap Akmal.


"iya mas, sahut Ara sambil mengangguk.


Setelah itu mereka pun sholat Maghrib setelah sholat Maghrib beberapa saat kemudian mereka sholat isya setelah sholat isya mereka melanjutkan dengan makan malam setelah makan malam mereka keluar menuju balkon rumah pohon tersebut.


Balkon


"kalo di lihat dari sini taman ini terlihat semua ya mas?, tanya Ara.


"iya sayang, jawab Akmal sambil memeluk perut Ara dari belakang dan sesekali ia mengelus perut itu.


Lalu Ara pun melihat pemandangan tersebut dari atas rumah pohon yang dihiasi oleh lampu kelap kelip.


Akmal yang sedang mengelus perut istrinya pun merasa kalo perut Ara itu sedikit agak lebih besar sedikit banget.


Karena Akmal kali tidak suka sekali mengelus perut Ara wajar saja dia tau seberapa ukuran perut nya, jangan kan perut ukuran tubuh yang lain pun Akmal sangat hafal 🤣.


"sayang mas rasa perut mu agak besar sedikit, ucap Akmal sambil masih mengelus perut Ara.


"hah, sahut Ara.


Lanjut 💐😭👉

__ADS_1


__ADS_2