Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
84


__ADS_3

Tiba-tiba pundak seseorang tersebut di tepuk dari belakang oleh seseorang.


Puk


"Astaghfirullah, ucap seseorang tersebut terkejut.


"Ada apa?, tanya seseorang tersebut dengan tegas.


"Maaf Pak saya mengagetkan anda, ucap seseorang tersebut tidak enak.


"Itu Pak meeting nya sudah mau mulai, ucap nya lagi.


Sedangkan seseorang tersebut pun langsung masuk ke ruangan untuk melanjutkan meeting.


"Kenapa tidak bilang jika sudah sampai sini, gumam seseorang tersebut sambil berjalan meninggalkan seseorang tersebut yang di duga adalah asisten pribadinya.


________


Kembali Ke Ara


Setelah mengetahui nomor kamar nya ia pun langsung pergi ke sana agar dapat beristirahat.


Karena sekarang jam baru menunjukkan pukul 1 siang jadi dia bisa istirahat sebentar agar bisa lebih fresh bila bertemu dengan calon Kakak iparnya.


Di Sisi Lain


Akmal yang telah menyelesaikan meeting nya dengan klien asal luar negri pun langsung menlfon Papa mertua nya.


Tut tut

__ADS_1


Panggilan tersambung


Assalamualaikum Pa. - Salam Akmal.


Waalaikumussalam nak Akmal. Bagaimana nak?. - Tanya Papa to the point.


Pasalnya beberapa hari terakhir ini Papa dan Akmal sering kontek-kontekan untuk menanyakan kabar Ara.


Begini Pa, tadi waktu Akmal mau bertemu dengan klien Akmal, tiba-tiba Akmal melihat Ara sendirian mau menuju kamar di hotel milik Papa ini dan kebetulan juga Akmal sedang menginap beberapa hari terakhir ini di sini Pa. - Jawab Akmal.


Ohhh iya mungkin Ara lupa memberi tahu kamu, kan Ara ikut kami ke sini, dan kebetulan sekali hotel milik Papa ini paling dekat dengan rumah calon istri Faish. Ucap Papa.


Oh begitu Pa. - Sahut Akmal.


Iya nak Akmal, jika nak Akmal mau menyusul Ara bisa nanti ikut ke rumah calon istri Faish nak Akmal. - Ucap Papa.


Oh begitu, ya sudah kalo begitu Papa tutup dulu ya Assalamualaikum. - Pamit Papa.


Waalaikumussalam. - Jawab Akmal.


Tut tut


Panggilan terputus


"Dasar anak muda, hanya tinggal beberapa langkah saja bertemu masih malu-malu kucing hahahah, gumam Papa.


Ternyata yang sedang melihat Ara sewaktu masuk ke hotel adalah Akmal suaminya sendiri, astaghfirullah kenapa tidak langsung di tebek terus langsung masukin ke kamar saja sih mas Akmal si Ara nya, kenapa harus main umpet-umpetan segala coba. Pikir author.


"Aku sudah sangat rindu dengan nya, gumam Akmal dalam hati sambil tersenyum.

__ADS_1


Setelah beberapa saat istirahat mereka pun langsung berangkat menuju rumah calon istri Faish, sebelum ke rumah calon istri Faish mereka mampir ke sebuah Mall untuk membeli buah tangan untuk keluarga calon istri Faish.


Beberapa saat kemudian, setelah mendapatkan apa yang mereka cari di Mall, mereka pun melanjutkan perjalanan menuju rumah calon istri Faish.


Sedangkan Di Sisi Lain


Terlihat seseorang wanita agak tua kira-kira berumur 40 tahunan sedang menyiapkan hidangan untuk tamu spesial keluarga nya.


"Apa lagi yang kurang ya?, tanya seseorang tersebut.


Tiba-tiba seseorang menyapa nya dari belakang mungkin anak nya.


"Ma, panggil seseorang tersebut.


"Eh sayang, Azka, sahut seseorang tersebut.


Ternyata itu adalah Mama Azka dan Azka, mereka memang sedang menyiapkan hidangan untuk tamu spesial, yaitu adalah calon mantu mereka yang tidak lain tidak bukan adalah calon suami dari Azka.


"Mama kenapa kok bingung gitu?, tanya Azka.


"Iya Mama lagi bingung, ini semua hidangan kelihatan nya emang udah semua, tapi menurut Mama masih ada yang kurang, jawab sang Mama.


"Mama kenapa bingung di sini kan banyak pembantu, tinggal suruh mereka saja, pasti semua akan beres, ucap Azka.


"Tidak bisa begitu dong sayang, ini kan acara penting dan ini acara menyangkut kepentingan hidup kamu untuk kedepannya, jadi Mama harus mempersiapkan nya dengan tangan Mama sendiri, sahut Mama Azka.


"Iya lah terserah Mama saja, ucap Azka malas keren memang dia tidak terlalu menginginkan perjodohan ini. Mungkin sudah ada nama seseorang di dalam hatinya.


Next 👍

__ADS_1


__ADS_2