
Ara yang awalnya menginginkan buah anggur pun tiba-tiba lupa dengan keinginan nya.
Beberapa Saat Kemudian.
Lumpia yang di makan Ara pun habis, namun Ara masih menginginkan nya, alhasil Ara pun langsung menelpon suaminya agar di bawakan lumpia saat Akmal pulang, namun ponsel Akmal tidak dapat di hubungi.
"kok nggak bisa di telpon si, gumam Ara sambil cemberut.
"kan aku pengen lumpianya lagi, gumam nya lagi.
Tiba tiba Uma datang.
"ada apa nak, kok cemberut gitu?, tanya Uma.
"Mas Akmal nggak bisa di telpon Uma, jawab Ara sambil masih cemberut.
"memang kamu mau apa, kok telpon suami segala?, tanya Uma lagi.
"itu tuh Uma Ara pengen banget makan lumpia lagi, jawab Ara.
"lagi?, tanya Uma bingung.
"iya tadi ada lumpia di kasih tetangga terus Ara makan, eh pas udah habis Ara malah mau lagi, jawab Ara cemberut.
"oh ngidam to, ya sudah kamu tunggu saja suami mu pulang, apa minta antara sopir Uma saja?, tanya Uma.
"enggak usah Uma, Ara nunggu Mas Akmal saja, jawab Ara.
"ya sudah kalo begitu, Uma ke kebun dulu, sahut Uma lalu Uma pun pergi dari meja makan.
Ara pun hanya mengangguk.
Beberapa saat kemudian bel rumah pun berbunyi, bunyi nya sampai meja makan, Ara yang mendengar pun langsung tersenyum bahagia.
"pasti itu Mas Akmal, ucap Ara.
Lalu Ara pun berlari kecil menuju pintu keluar rumah, pada saat yang bersamaan ada tiga orang laki laki yang baru masuk ke dalam rumah, yang tak lain adalah Akmal, Papa, dan Aki.
Akmal yang melihat istrinya berlari pun khawatir dan kesal.
"sayang, jangan lari lari gitu, nanti kamu jatuh, kasian baby twins nya, ucap Akmal kesal.
__ADS_1
Ara yang mendengar itu pun langsung menghentikan langkah nya lalu berjalan biasa.
"astaghfirullah, maaf Mas, Ara lupa, sahut Ara.
Aki dan Papa pun kaget.
"baby, ucap mereka bersamaan.
"baby twins, ucap mereka bersamaan lagi.
"iya Ara sedang mengandung cucu, cicit kita Pa, Yah, sahut Mama yang tiba tiba datang dari belakang.
"apakah benar?, tanya Aki semangat.
Ara pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
Lalu Ara menyalami Papa, Aki, dan Akmal.
Setelah itu Ara memeluk Akmal, karena dia merasa sangat rindu sekali dengan suami nya itu.
"wah peluk peluk nih, yang pengen baby nya atau ibu nya?, goda Papa.
"ih, apaan sih Pa, jawab Ara lalu memeluk tubuh Akmal.
"ayo, sahut mereka serentak kecuali Akmal yang hanya diam saja sambil tersenyum, dengan sesekali mengusap puncak kepala istrinya yang sedang memeluk nya.
Lalu mereka pun kembali ke kamar masing masing.
Kamar Ara & Akmal
Sejak Akmal dan Ara sampai di dalam kamar, Akmal hanya diam saja.
Saat sudah sampai dalam kamar Akmal pun langsung menaruh tasnya dan langsung masuk ke kamar mandi tanpa bicara apapun pada Ara.
Ara yang merasa di diemin pun tidak terima, pasalnya setiap Akmal baru pulang kerja pasti selalu memeluk tubuh mungil Ara dengan manja dulu baru mandi, tapi ini.
"Mas Akmal kenapa sih, gumam Ara dalam hati sambil mengelus perut nya.
Beberapa saat kemudian Akmal pun keluar kamar dengan handuk yang melilit di pinggang nya dan rambut yang masih basah, siapa pun yang melihat nya pasti akan langsung kesemsem sama Akmal, tak lain Ara, Ara pun sama.
Ara yang melihat suami nya keluar dari kamar mandi langsung memanggil nya.
__ADS_1
"Mas, panggil Ara.
Namun Akmal tetap diam tak merespon.
"Mas, panggil Ara lagi.
Masih sama.
"By, panggil Ara spontan.
Akmal yang di panggil seperti itu pun langsung menoleh ke Ara.
"siapa By?, tanya Akmal.
"Alhamdulillah akhirnya Hubby ngomong juga, ucap Ara sambil tersenyum.
"siapa By?, tanya Akmal lagi.
"kamu lah By, By adalah Hubby, karena kepanjangan jadi Ara manggil nya By aja deh, jawab Ara menjelaskan sambil tersenyum.
"oh, ucap Akmal.
"gapapa kan By, Ara manggil nya gitu?, tanya Ara.
Akmal pun hanya mengangguk.
Ara yang merasa di cuekin pun langsung memeluk tubuh kekar suaminya dari belakang.
"By kamu kenapa sih?, tanya Ara.
"kenapa apa nya?, tanya balik Akmal.
"iya kenapa dari tadi diam aja?, tanya Ara.
"gapapa, jawab Akmal singkat.
"ih ngomong dong, kenapa?, tanya Ara belum puas dengan jawaban Akmal.
"gapapa sayang, jawab Akmal.
"ih kasih alasan dong By, pinta Ara mendesak.
__ADS_1
Akmal yang mendengar itu pun hanya tersenyum seraya mengangguk kan kepalanya.
Jangan lupa tinggalkan vote dan like 🤩