
Akmal yang melihat itu pun cemberut karena ia merasa tidak di anggap oleh mereka.
Akmal langsung mencium punggung tangan Umi nya dan tanpa bicara apapun Akmal langsung keluar rumah tanpa mengajak Ara.
Ara yang melihat itu pun langsung meminta izin pada Umi nya untuk menyusul suami nya.
"Umi Kak Akmal kenapa ya?" tanya Ara sambil melihat punggung suami nya.
"Iya sayang, Akmal kalo tidak di anggap selalu ngambek seperti itu" jawab Umi.
"Ooo gitu ya Umi" ucap Ara.
"Ya sudah sana susul suami mu, Umi yakni kalo suami mu tidak akan bisa lama marah dengan mu" ucap Umi sambil menggoda Ara.
Setelah berpamitan Ara pun langsung menuju mobil suaminya namun mobil nya masih di tutup al hasil Ara pun tidak bisa masuk.
Dan Ara masih melihat wajah suaminya yang masih cemberut itu.
Di sela sela berpikir nya Ara pun langsung mendapat kan ide yang cemerlang.
"Aha aku pasti kan tidak akan di cemberutin lagi sama Kak Akmal, hahaha" ucap Ara dalam hati.
Setelah itu Ara pun langsung keluar dari pagar.
Akmal yang awalnya cemberut pun langsung berpikir mengapa Ara keluar pintu pagar, mengapa tidak langsung masuk ke dalam mobil saja.
Beberapa detik kemudian rencana Ara pun langsung beraksi.
Beberapa detik telah berlalu karena merasa ada yang aneh dengan istri nya Akmal pun memutuskan untuk keluar dari mobil.
Setelah itu Akmal pun menghampiri Ara yang sedang tengak tengok kanan kiri mencari taksi yang lewat.
*Di dalam hati Ara.
Satu
dua
tiga
Rancan Ara pun di mulai*.
"Kenapa di sini?" tanya Akmal yang tiba-tiba muncul dan sama sekali tidak mengagetkan Ara karena Ara sudah tau.
"Astaghfirullah HALASIM Kakak bikin Ara kaget saja" ucap Ara sambil memegangi dadanya walaupun ia tidak kaget namun akting nya harus berjalan dengan mulus.
"Kenapa istri ku masih di sini?" tanya Akmal lagi dengan dingin.
"Mengapa di suruh masuk kalo Kakak bersikap dingin begini kepada Ara" ucap Ara sambil menunduk dan berusaha meneteskan air mata nya namun itu susuh bagi nya.
"Siapa yang dingin suami mu ini tidak dingin" jawab Akmal.
__ADS_1
Namun Ara pun hanya menunduk dia berusaha untuk meneteskan air mata nya namun tidak bisa.
Karena jawaban nya tidak di respon oleh istri tercinta Akmal pun langsung memegangi tangan istrinya untuk ikut dengan nya masuk ke dalam mobil.
Setelah Ara sudah masuk ke dalam mobil Ara pun melanjutkan aksi nya lagi.
"Hahaha baru tahap awal ini masih ada kelanjutannya" ucap Ara sambil tersenyum walaupun ia terus menunduk.
Setelah Akmal masuk juga ke dalam mobil ia pun melihat istrinya, karena Ara yang di lihat oleh Akmal tidak merespon apapun Akmal pun langsung mengangkat dagu sang istri agar sang istri bisa melihat nya.
Setelah Ara melihat wajah dingin sang suami tanpa aba-aba air mata nya jatuh tanpa di suruh nya.
"Wah tumben sekali mata ini bisa di ajak kerjasama biasanya tidak semudah ini untuk mengeluarkan air mata" ucap Ara dalam hati sedikit gembira.
Akmal yang tidak tega melihat nya pun langsung bertanya.
"Loh kok nangis" ucap Akmal.
"Ara nggak bisa di kasih wajah dingin Kakak kayak gini" ucap Ara sambil menangis.
Akmal pun langsung memeluk tubuh istrinya dengan hangat.
"Alhamdulillah akhirnya perjuangan hampa untuk berusaha menangis tidak sia sia ya Allah, terimakasih" ucap Ara dalam hati sambil tersenyum.
"Maaf kan suami mu ini yang membuat istri kecil ku ini menangis seperti ini" ucap Akmal sambil menenangkan istrinya yang sedang menangis.
Ara pun tidak memilih untuk menjawab ucapan suami nya.
"Tolong jangan menangis lagi suami mu ini tidak tega melihat mu menangis sayang" ucap Akmal.
"Sayang tolong maafkan suami mu ini ya" ucap Akmal memohon.
Tapi tetap saja tidak di anggap, lalu Akmal pun melepaskan pelukannya dan melihat wajah cantik istri nya yang baru saja selesai menangis namun masih terlihat cantik.
Dan sejak pertama ia melihat wajah istri nya, Akmal sudah di hipnotis oleh bibir merah alami milik istri nya.
Tanpa di suruh Akmal pun langsung mencium bibir istri nya.
Dan setelah selesai melakukan aktivitas nya Akmal pun langsung memegangi kedua pipi istri nya.
"Jangan nangis lagi ya sayang" ucap Akmal sambil tersenyum dan mengelus puncak kepala Ara.
Ara pun mengangguk.
"Tapi Kakak juga jangan ngambek ngambek lagi kayak gitu" ucap Ara sambil cemberut.
Akmal pun mengangguk.
Karena Akmal melihat istrinya memajukan bibirnya dengan cepat ia pun menerobos nya.
Ara pun tambah kesal dengan suami nya.
__ADS_1
"Ih nyebelin, baru juga di maafin" ucap Ara sambil memalingkan wajahnya.
Akmal yang melihat itu pun hanya geleng-geleng kepala.
Setelah itu mereka pun lanjut kan perjalanan nya menuju kantor.
Beberapa menit kemudian mereka pun sampai kantor.
Dan mereka berdua pun langsung turun sambil jalan berdampingan banyak yang membicarakan mereka namun mereka berdua hanya cuek saja.
Setelah itu mereka pun langsung masuk ke ruangan masing masing.
Setelah Ara di dalam ruangan nya ia baru ingat kalo ia membawa kan sarapan untuk suami nya namun ia lupa memberikan nya.
Tanpa pikir panjang Ara pun langsung mengambil kotak makan tersebut dan langsung berjalan menuju ruangan sang suami.
Setelah sampai Ara pun langsung mengetuk pintu ruangan tersebut.
Tok tok tok.
Tanpa di jawab oleh sang pemilik Ara pun langsung masuk.
Ara melihat suami nya sibuk menatap layar leptop lalu ia pun duduk di depan meja kerja Akmal.
"Assalamualaikum" ucap Ara sambil memandangi wajah suaminya.
"Waalaikumussalam" jawab Akmal terkejut karena kedatangan Ara yang begitu tiba-tiba.
"Loh sejak kapan kamu di sini sayang?" tanya Akmal.
"Baru saja" jawab Ara santai.
"Oh iya ini Kak tadi Ara bawa roti dari rumah untuk sarapan Kakak" ucap Ara sambil mendorong kotak makan tersebut.
"Terimakasih istri ku" ucap Akmal sambil mengambil kotak makan tersebut namun ia belum membuka nya.
"Sama sama, ayo makan Kak roti nya itu spesial loh" ucap Ara sambil terkekeh.
"Wah Alhamdulillah kalo spesial, tapi-" ucap Akmal mengantung.
"Tapi apa kak?" tanya Ara yang penasaran.
"Tapi sekarang Kakak tidak bisa memakan nya, apakah istri ku mau menyuapi suaminya makan?" tanya Akmal.
Tanpa pikir panjang Ara pun langsung mengambil kotak makan tersebut.
"Tentu mau dong" jawab Ara sambil berjalan menuju samping tempat duduk sang suami.
Ara pun langsung membuka kotak makan tersebut.
"Ini makan dulu roti nya nanti kerja lagi" ucap Ara sambil menyiapkan roti nya.
__ADS_1
Akmal pun menerima nya dengan senang hati.
Jangan lupa tinggalkan vote dan like 🧐