Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
Keinginan


__ADS_3

Pagi pun datang, Ara dan Akmal pun turun dari lantai atas menuju ke meja makan setelah selesai sholat Subuh dan merapikan pakaian Ara yang akan di bawa ke rumah Abi dan Umi.


Meja Makan


"pagi Ma Pa Aki Uma Paman Bibi Kak Bang, ucap Ara dan diikuti oleh Akmal.


"pagi, jawab mereka serentak.


"ayo sini sarapan bersama, ucap Mama Ara.


"iya Ma, jawab Ara dan Akmal serentak.


Setelah itu mereka pun melanjutkan sarapan bersama nya.


Sesaat kemudian.


"Ma Pa Aki Uma Paman Bibi Kak Abang, Ara pergi dulu ya ikut mas Akmal, pamit Ara kepada keluarga nya.


"iya nak hati hati di jalan ya, ucap Aki.


"nak Akmal tolong jaga cucu manja ku ini ya, pesan Uma pada Akmal.


"ih apa sih Uma siapa yang manja?, Ara nggak manja tau, sahut Ara sambil cemberut.


"iya Uma Akmal akan menjaga cucu manja Uma ini dengan jiwa raga Akmal, jawab Akmal.


"ih lebay pake jiwa raga segala, gumam Ara pelan.


"nak Mama hanya berpesan pada mu, Ara harus patuh dengan kewajiban kamu sebagai istri ya, jangan suka menyusahkan nak Akmal, pesan Mama untuk Ara.


"iya Ma Ara akan ingat selalu pesan Mama, ucap Ara sambil mengangguk.


Setelah itu Ara dan Akmal pun salim dan langsung menuju ke kantor.

__ADS_1


💝💝💝💝💝


3 Minggu lebih pun berlalu setelah pergi dari kediaman Aki sekarang Ara dan Akmal sudah ada di rumah Abi dan Umi Akmal.


Pagi yang cerah terlihat dua orang yang sedang tidur saling berpelukan satu sama lain, seperti nya mereka sangat mengantuk karena.


Tiba tiba Ara mengerjap ngerjapkan mata nya keren terkena sinar matahari yang menembus tirai jendela kamar mereka.


Setelah sepenuhnya bangun Ara pun langsung melihat jam yang tertempel di dinding, di sana Ara melihat bahwa sudah jam setengah 6 pagi dengan cepat Ara membangun kan suami nya.


"mas bangun mas, ucap Ara sambil mengguncang tubuh suaminya.


"iya sayang, sahut Akmal sambil tetap menutup mata nya.


"mas bangun ini udah jam setengah 6 loh kita nggak siap siap ke kantor?, tanya Ara.


"mas masih ngantuk sayang, kita kan baru tidur setengah jam setelah sholat Subuh tadi, jawab Akmal.


Lalu Ara pun merasa menyesal karena telah mengajak begadang suaminya untuk menonton film horor.


Jam telah menunjukkan pukul 10 malam namun Ara belum tidur juga, ia merasa menginginkan sesuatu.


"sayang ini sudah malam kenapa kamu tidak tidur?, tanya Akmal yang sedang memeluk tubuh kecil istri nya.


"mas Ara pengen sesuatu, ucap Ara.


"kamu pengen apa sayang?, tanya Akmal sambil membelai lembut rambut cantik Ara.


"Ara pengen nonton film horor, jawab Ara antusias.


"apa pengen nonton film horor?, tanya Akmal bingung.


"iya mas Ara pengen nonton film horor, jawab Ara.

__ADS_1


"tapi kan sekarang udah malam sayang jadi tidak mungkin kalo kita nonton di bioskop, ucap Akmal.


"ya sudah mas kita nonton di TV saja, ucap Ara lagi.


"ya sudah kalo begitu mas nyalakan dulu TV nya nanti kita cari film horor, sahut Akmal.


Beberapa saat kemudian


"sayang nih film horor ya udah mulai, kok kamu malah nempel terus di dada ku katanya mau nonton film horor tadi, ucap Akmal sambil mengusap puncak kepala Ara yang masih menempel di dada nya.


"mas aja yang nonton film nya Ara takut, sahut Ara dengan posisi yang masih sama.


"kalo takut ya tidak usah menonton sayang mending kita tidur aja, ucap Akmal kembali.


"mas ih Ara tu sebenarnya pengen lihat tapi di sisi lain Ara takut, sahut Ara dengan manja.


"ya sudah kalo begitu biar mas yang menonton nya, ucap Akmal menengahi.


Flashback off


"maafin Ara ya mas karena Ara mas jadi ngantuk begini, ucap Ara sedih sambil menunduk.


"hussttt.... jangan pernah bilang begitu apa pun akan mas lakukan demi istri mas tercinta ini semasih mas bisa melakukan nya, ya, sahut Akmal sambil memegang dagu istri nya.


Lalu Ara pun mengangguk kan kepalanya dan tersenyum kembali.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa comen untuk memotivasi aku ya kakak²


__ADS_2