Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
92


__ADS_3

"Mba-mba kok ngelamun?, tanya laki-laki tersebut sambil mengibaskan tangannya di depan mata Ara agar Ara segera sadar dari lamunannya.


"Ih mas ngapain sih, saya sudah punya suami, lagian saya udah di hamilin sama suami saya, ngapain sih gangguin bumil kayak saya ini? nggak pantes tau, tanya Ara.


"Orang saya juga nggak seksi kayak mba-mba di luar sana yang pakai pakaian kurang bahan itu, gerutu Ara.


"Saya bilangin ya mba, kalo bumil hamil itu seratus persen lebih seksi dari orang-orang yang pakai pakaian kurang bahan itu, sahut laki-laki tersebut.


"Hah.......


Sedangkan laki-laki tersebut tersenyum di balik masker dan kacamata nya yang ia pakai.


"Kurang ajar banget kamu mas, mas nggak pantes ya bilang kayak gitu sama saya, apalagi saya sudah punya suami, ucap Ara dengan marah.


"Saya bisa ya ngaduin perbuatan mas ini ke suami saya, mas bisa saja di penjara seumur hidup plus di siksa seumur hidup mas, ucap Ara lagi masih dengan marah. Lebih tepatnya mengancam.


Lagi-lagi laki-laki tersebut hanya tersenyum dalam diam.


Pada saat Ara akan pergi menjauh dari laki-laki tersebut tiba-tiba tubuh Ara merasa melayang di udara.


Dan ternyata.


"Aaaaakkkkhhhh, mas anda jangan kurang ajar ya sama saya, saya sudah punya suami, jangan gendong-gendong saya ihhhhh, turunin saya, ucap Ara sambil memukul-mukul dada bidang laki-laki tersebut dengan keras, tapi terlihat dari wajah laki-laki tersebut tidak merasakan sakit.


Ada banyak orang disana, tapi mengapa tidak ada yang melihat serta mendengar suara Ara??. Entah lah author juga nggak tau heheh.

__ADS_1


"Ya Allah lindungilah hamba mu ini, gumam Ara dalam hati sambil masih memukul dada bidang laki-laki rese tersebut.


Saat Ara sudah lelah memukul dada bidang tersebut, Ara pun menghentikan pukulan nya.


"Heii, anda mau membawa saya kemana?, tanya Ara.


Namun laki-laki tersebut hanya diam.


Sedangkan di sisi lain.


"Pa, kok Ara di bawa laki-laki Papa cuma diam aja sih, kalo cucu sama anak kita kenapa-kenapa gimana?, tanya Mama kesal, pasalnya waktu Mama mau menghampiri Ara dan laki-laki tidak dikenal tersebut Papa malah melarang nya untuk kesan.


"Nggak akan kenapa-kenapa, Ara pasti aman, jawab Papa.


"Iya-iya, ya udah yuk kita jalan berduaan saja, biar romantis, jarang-jarang kan kita keluar bersama, goda Papa.


Namun Mama hanya diam cemberut.


Sedangkan Ara.


Entah lah Ara malah di ajak laki-laki tersebut ke arah parkiran mobil.


"Mau dia ajak kemana sih aku ini, gumam Ara.


"Ya Allah ampunilah dosa-dosa hamba, gumam nya lagi.

__ADS_1


"Heii mas, anda mau bawa saya kemana sih, ucap Ara lagi.


"Kita akan bersenang-senang, sahut laki-laki tersebut dengan misterius.


"Hiii serem banget sih, ucap Ara.


Saat ini Ara masih ada di dalam gendongan laki-laki tersebut.


Beberapa Saat Kemudian


Ara pun di turunkan di sebelah mobil dan menyuruh Ara untuk masuk kedalam mobil tersebut.


"Masuk, ucap laki-laki tersebut.


"Nggak mau, sahut Ara.


"Kalo nggak masuk saya akan bunuh bayi yang ada di dalam perut kamu, ucap laki-laki tersebut lagi.


"Ihhh, ngancem aja terus, iya-iya saya masuk, sahut Ara.


Mereka berdua pun masuk secara bersamaan ke dalam mobil tersebut.


Pada saat sudah di dalam mobil tiba-tiba laki-laki tersebut mendekati wajah cantik Ara dan....


"Heh anda mau apa???.....

__ADS_1


__ADS_2