Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
Pulang ke Rumah Aki


__ADS_3

Beberapa menit kemudian


Akmal pun keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah.


Ara yang melihat suami nya keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah dan telanjang dada pun langsung menatap kagum suami nya serta membatin.


"mas Akmal kalo rambut nya basah kelihatan lebih seksi yah, ucap Ara sambil dalam hati sambil senyum-senyum sendiri nggak jelas.


Akmal yang baru keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang melilit pinggang nya pun melihat sang istri yang sedang senyum senyum sendiri dengan melihat tubuh nya.


"sayang, panggil Akmal pada Ara.


Hening


Hening


Tidak ada jawaban dari Ara Akmal pun memanggil nya kembali.


"sayang, panggil Akmal lagi dan.


"eh iya, jawab Ara tersentak kaget.


"mas panggil Ara?, tanya nya pada suami nya.


"iya sayang, jawab Akmal.


"mas kenapa panggil Ara?, tanya Ara.


"mas bingung kenapa kamu senyum senyum sendiri tadi sewaktu mas keluar dari kamar mandi?, tanya Akmal.


Ara yang di tanya seperti itu pun wajah nya langsung merona.


"em Ara nggak apa-apa kok mas, jawab Ara kikuk sambil tersenyum paksa.


Akmal yang mendapat jawaban seperti itu pun langsung tersenyum paham.


"jangan jangan Ara terpesona ya dengan ketampanan mas?, tanya Akmal percaya diri.


"ih mas narsis banget, siapa yang terpesona dengan mas, jawab Ara bohong.


"oh mas ternyata tidak mempesona ya di hadapan Ara, em ya sudah, jawab Akmal lesu.


Ara yang melihat itu pun merasa bersalah karena dia sudah berbohong.


"mas, panggil Ara pada suami nya namun tidak mendapat jawaban dari sang suami.


"mas marah ya?, tanya Ara sambil berjalan di belakang suami nya yang akan menganti pakaian.

__ADS_1


Namun tetap sama tidak mendapat jawaban dari sang suami.


"mas maaf kan Ara, tadi Ara bohong sama mas, sebenarnya Ara sangat sangat terpesona dengan mas bahkan Ara mengagumi mas, tapi Ara malu mengatakannya, jawab Ara sambil memeluk suaminya dari belakang.


Sebenarnya Akmal tidak marah hanya saja ingin mengetahui seberapa jauh mana Ara bisa membujuk dia agar tidak marah lagi.


Akmal yang mendengar ucapan sang istri pun seperti melayang terbang di udara, Akmal sangat sangat senang di kagumi oleh Ara, bukan hanya Ara saja yang mengagumi Akmal, Akmal pun lebih dulu mengagumi Ara karena kesopanan nya, kepintarannya, kepolosan nya, kecantikan nya dan segala nya yang berada dalam diri Ara, Akmal sangat mengagumi sesosok Ara.


"bukan hanya kamu yang mengagumi ku sayang, namun aku pun sama, aku sangat mengagumi mu, aku mencintaimu Ara istri kecil ku, ucap Akmal dalam hati sambil senyum-senyum sendiri.


Setelah itu Akmal pun langsung membalikkan tubuhnya yang sudah memakai pakaian lengkap hanya saja jas dan dasi nya belum ia pasang hingga menghadap ke arah istri nya.


Akmal melihat Ara yang hanya menunduk pun langsung mengangkat dagu sang istri dengan lembut.


"mas sangat mencintaimu sayang, ucap Akmal lalu mencium kening, kedua mata, kedua pipi, lalu yang terakhir bibir mungil dan manis milik Ara.


Setelah itu Akmal pun melepaskan ciumannya.


"Ara juga cinta sama mas, sahut Ara lalu memeluk tubuh kekar suaminya karena malu setelah mengucapkan kata-kata manis tersebut pada suaminya.


Akmal merasa gemas dengan tingkah istri kecil nya itu.


"sayang jangan tutupi wajah cantik mu itu dengan memeluk tubuh mas, mas mau melihat wajah cantik mu sayang, ucap Akmal.


"aaaaa nggak mau Ara malu, sahut Ara masih dengan posisi memeluk suaminya.


"kenapa malu hem?, tanya Akmal sambil berusaha untuk melihat wajah cantik istri nya namun tidak bisa.


"ih jangan tanya kayak gitu sama Ara mas, sahut Ara.


"memang kenapa sayang?, tanya Akmal bingung.


"soalnya Ara nggak tahu harus jawab apa, Ara emang nggak pernah ngomong gitu sama laki laki mana pun kecuali Papa sama Kak Faish makannya Ara malu sama mas, jawab Ara jujur.


Akmal yang mendengar itu pun terkekeh.


"jadi mas cinta pertama kamu dong sayang?, tanya Akmal melepas pelukannya pelan pelan dan hanya di jawab anggukkan oleh Ara sambil menunduk.


"kamu juga cinta pertama mas sayang, sahut Akmal sambil memegang pundak Ara.


Ara yang mendengar itu pun langsung mendongak kan kepalanya menatap mata suaminya.


"apakah benar mas?, tanya Ara penasaran.


Akmal pun mengangguk.


Ara pun merasa senang karena dia merupakan cinta pertama suaminya.

__ADS_1


"ya sudah kalo begitu Ara tolong pasangkan dasi mas, setelah itu kita pulang ke rumah Aki untuk mengambil barang barang Ara yang masih di rumah Aki, ucap Akmal.


"loh memang sekarang sudah jam pulang kantor ya mas?, tanya Ara.


"lihat lah jam yang ada di dinding sayang, ucap Akmal sambil menunjuk jam yang tertempel di dinding kamar.


Seketika Ara pun tertawa.


Ia baru menyadari jika sekarang sudah jam 5 sore.


"oh iya udah jam waktu nya pulang mas, ucap Ara sambil tertawa.


"Cantik, gumam Akmal dalam hati karena melihat istrinya tertawa.


"ya sudah ayo pulang, kita mau kerumahnya Aki kan untuk ambil barang barang Ara yang ketinggalan, sahut Akmal.


Ara pun mengangguk.


Setelah itu mereka pun keluar dari kantor dan menuju parkiran mobil.


🤡🤡🤡🤡🤡


Beberapa menit kemudian


Di Rumah Aki


"assalamualaikum, ucap Ara dan Akmal serempak.


"waalaikumussalam, jawab pembantu yang sudah membuka kan pintu.


"loh mb Ara, ucap pembantu itu senang.


"iya mb, sahut Ara.


"keluarga ada di rumah semua mb?, tanya Ara.


"ada semua mb, mas Faish juga baru sampai dari Jakarta kemarin terus mas kembar dan keluarga nya juga baru sampai dari Jakarta tadi siang mb, ucap pembantu yang bernama Asih.


Dengan cepat Ara bertanya.


"Abang kembar kesini mb?, tanya Ara.


Mb Asih pun hanya mengangguk.


"ya sudah ayo masuk mb, ucap mb Asih.


Tanpa menjawab Ara langsung menarik tangan suaminya untuk masuk kedalam rumah Aki.

__ADS_1


__ADS_2