Sekertaris Dingin Idaman CEO

Sekertaris Dingin Idaman CEO
Sayang 2


__ADS_3

Setelah Ara selesai menyuapi suaminya Ara pun hendak kembali ke ruangan nya namun di tahun oleh Akmal.


"Sayang kamu mau kemana?" tanya Akmal sambil memegangi tangan istrinya.


"Mau balik ke ruangan" jawab Ara.


Akmal pun mendengar kan jawaban istrinya pun langsung mendongak kan kepalanya.


"Tidak usah kembali ke ruangan, istri ku di sini saja menemani suaminya" ucap Akmal sambil menarik pinggang istri nya.


Ara yang merasa pinggang nya di tarik pun langsung jatuh ke pangkuan suami nya.


"Ih Kakak apaan sih Ara kaget" ucap Ara sambil tersenyum.


"Hehehe maaf kan suami mu istri ku" Jawa Akmal sambil mengetik laporan di leptop.


"Emang Kakak bisa memangku Ara kayak gini sampai nanti?" tanya Ara.


"Siapa bilang tidak bisa, kita begini sampai nanti bikin baby pun suami mu kuat" ucap Akmal sambil menggoda istri nya.


"Tuh kan Kakak Akmal selalu aja mesum di mana mana" ucap Ara.


"Biarin aja toh sama istri sendiri" ucap Akmal.


Karena Ara merasa bosan Ara pun bermain kancing baju milik suaminya.


Ara pun membuka kancing baju lalu menutup nya dan membuka lagi dan menutup lagi.


Akmal yang melihat istrinya seperti itu pun hanya memperhatikan saja tingkah istrinya yang mengemaskan itu.


Saat melakukan permainan nya Ara sempat melihat dada bidang suaminya lalu Ara pun melepas tiga kancing suaminya tanpa menutup nya.


Ara yang melihat pemandangan macam itu pun langsung terpesona.


Dan tangan Ara pun mulai nakal.


Kedua tangan Ara pun mulai bekerja sama yang tangan kiri memegang pinggang sang suami dan yang tangan kanan nya untuk bermain di dada bidang suaminya.


Akmal yang merasa sudah di goda oleh istri nya pun menghentikan aktivitas nya.


"Apakah istri kecil ku berusaha untuk menggoda suami nya?" tanya Akmal yang tiba-tiba membuka suara nya.


"Siapa yang menggoda Kakak Akmal, orang Ara cuma main di sini" jawab Ara sejujurnya.


"Tapi sayang kamu telah membangun kan macan kecil" ucap Akmal.


"Siapa macan kecil?" tanya Ara.


"Di mana macan nya?".


Akmal pun hanya tersenyum dan lanjut menjalankan aksinya.

__ADS_1


"Macan kecil nya ada di bawah mu sayang" jawab Akmal.


Dengan cepat Ara pun langsung berdiri.


"Dimana, dimana macan kecil nya?" tanya Ara sambil celingukan.


"Di sini sayang" jawab Akmal dengan menunjuk sesuatu itu dan tersenyum nakal.


Akmal pun dengan cepat menarik pinggang istri nya dan langsung lah Ara terjatuh di pangkuan nya lagi.


"Terus bagaimana kalo sudah begini kak?" tanya Ara.


"Apa nya yang sudah begini sayang?" tanya Akmal sambil mengusap puncak kepala istrinya.


"Ya bagaimana cara menidurkan macan kecil nya?" tanya Ara sambil mendongakkan kepalanya.


Akmal pun langsung tersenyum mesum dan jiwa ke mesuman nya pun keluar.


"Caranya adalah kita membuat baby yang banyak baru bisa macan kecil nya tidur kembali" jawab Akmal.


"Ya sudah ayo kita ke kamar untuk membuat baby" ucap Akmal yang akan segera bangun dari duduknya dan bersiap-siap untuk membuat baby yang banyak.


Namun Ara tidak bergeming.


Akmal yang melihat istrinya tidak menjawab apa-apa pun langsung bertanya.


"Sayang apakah kamu tidak mau?" tanya Akmal.


"Bukan tidak mau kak" jawab Ara.


"Bukan begitu maksud Ara huh Ara kan cuma pengen buka segel untuk yang pertama kali di tempat yang enak nggak di kantor, Ara kan mau nya di hotel atau di apartemen atau di mana kek yang terpenting jangan di kantor" ucap Ara pelan sambil bermain di dada bidang suaminya.


Akmal yang mendengar itu pun langsung bersemangat.


"Ya sudah sayang ayo kita sekarang pergi ke hotel kita menginap di sana selama beberapa hari agar tidak ada yang menganggu kita sedang membuat baby" jawab Akmal.


Dengan segera Ara pun langsung berdiri dari pangkuan sang suami.


Dan bertanya.


"Loh emang hari ini nggak ada jadwal meeting ya?" tanya Ara.


"Semua urusan sudah Kakak cancel untuk buat baby yang banyak" jawab Akmal sambil menggandeng tangan istrinya.


Ara pun hanya mengikuti langkah suaminya.


Setelah mereka berdua keluar ruangan banyak yang melihat mereka bergandengan tangan.


Dan menurut mereka bos nya itu tidak pernah mengandeng tangan perempuan lain selain Umi nya itu juga kadang kadang aja di bawa ke kantor.


Setelah sampai di dalam mobil Ara pun hanya melihat tingkah laku suami nya yang sedikit berubah.

__ADS_1


"Kakak kenapa jadi kayak gini?" tanya Ara.


"Yang pasti Kakak bahagia sekali bisa membuat baby dengan mu sayang" jawab Akmal sambil mencium sekilas bibir sang istri.


Dan Ara pun hanya menunduk malu.


Setelah sampai di parkiran hotel Ara pun bertanya pada sang suami.


"Loh kak kita beneran ke hotel?" tanya Ara sambil memegang tangan suaminya.


"Iya sayang kan suami mu ini mau buka segel kamu" jawab Akmal sambil menggoda istri nya.


"Jadi kalo mau buka segel kamu harus di tempat yang sepi dan tidak ada yang menggangu supaya kerja keras kita membuah kan hasil" ucap Akmal sambil berbisik di telinga Ara.


Ara yang mendengar nya pun hanya menunduk malu.


Setelah itu mereka pun masuk ke dalam hotel dan menuju resepsionis untuk memesan kamar.


Dan setelah itu mereka berdua pun masuk kamar hotel dengan bergandengan tangan.


Setelah mereka sampai di dalam kamar hotel Ara pun langsung duduk di atas ranjang.


"Sayang" panggil Akmal.


"Iya kak?" tanya Ara.


"Kenapa tidak mencopot kerudung nya?" tanya Akmal.


Ara dengan manja nya pun langsung menarik tangan suaminya dan mengarahkan tangannya ke kerudung nya.


"Em lepasin" ucap Ara manja.


Lalu Akmal pun segera duduk di depan istri nya dan membuka kerudung nya.


Setelah membuka ia semakin terpesona melihat kecantikan istri nya yang tidak memakai kerudung.


Ara yang melihat suami nya tidak berkedip pun langsung mengusap lembut dada bidang suaminya.


Ara berencana untuk menggoda suami nya dengan sikap manjanya.


"Kakak kenapa?" tanya Ara sambil terus menjalankan aksinya.


Akmal pun langsung tersadar dari lamunannya.


Dan dia yang merasa di goda oleh istri nya pun tidak tinggal diam.


"Sayang kamu berani menggoda suami mu ini?" tanya Akmal yang semakin mendekat kan wajah nya.


"Siapa bilang tidak berani" ucap Ara sambil mengalungkan tangannya di leher sang suami.


"Sayang tolong jangan membangun kan nya sekarang" ucap Akmal.

__ADS_1


"Maaf tapi Ara tidak bisa berhenti menggoda Kakak" ucap Ara.


Jangan lupa tinggalkan vote dan like 🙄


__ADS_2