
"Ya udah kak ayo kita berangkat ke kantor" ucap Ara.
"Loh kok kak lagi?" tanya Akmal.
"Eh iya maksud nya mas" jawab Ara cengengesan.
"Ya udah yuk berangkat sekarang" ucap Ara manja.
Akmal pun hanya mengangguk kan kepalanya saja.
Di Mobil
"Kak eh mas nanti kita berarti ke hotel ini lagi?" tanya Ara.
"Iya sayang, apa kamu keberatan tinggal di hotel?" tanya Akmal.
"Ara nggak keberatan kok, cuma----" ucapan Ara berhenti.
"Cuma apa sayang?" tanya Akmal.
"Cuma, Ara bosen kalo di dalam kamar hotel terus mas" ucap Ara.
"Kenapa bosen kan ada mas di dalam nya juga" ucap Akmal
"Ya kan yang di lakuin cuma itu itu aja mas" rengek Ara.
Akmal pun tertawa.
"Iya deh nanti kita pulang ke rumah Aki terus ambil barang barang kamu habis itu kamu ikut mas pulang ke rumah" ucap Akmal sambil mencubit dagu Ara.
Ara pun langsung mengangguk.
Beberapa menit kemudian
Parkiran Kantor.
Di dalam mobil.
"Mas" panggil Ara.
"Iya sayang?" tanya Akmal sambil menghadap ke arah istri nya.
"Kita keluar bareng apa aku duluan?" tanya Ara.
"Berang aja lah" jawab Akmal.
Lalu Ara pun mengeluarkan tangannya dan mencium tangan suaminya.
Di jawab Akmal oleh ciuman di kening dan bibir.
Karena Akmal tidak sadar ia pun mendorong istri nya sampai menatap pintu mobil.
Ara yang sadar pun langsung mendorong dada bidang suaminya.
"Mas kita masih di dalam mobil, nanti aja di rumah" ucap Ara.
Akmal yang baru sadar pun langsung memundurkan tubuhnya dan berkata.
"Maaf kan mas sayang, setiap kali mas melihat wajah mu mas tidak bisa menahan lagi, karena wajah imut dan cantik mu itu sudah mengoyah kan iman mas" ucap Akmal sambil mengelus puncak kepala istrinya.
Ara pun hanya tersenyum dan mereka pun langsung keluar dari mobil bersama.
Setelah turun dari mobil Akmal langsung mengandeng tangan Ara tanpa sedikitpun melepaskan nya.
__ADS_1
Ara yang di perlakukan seperti itu hanya menunduk.
Di dalam kantor
Ara yang merasa malu pun mencoba untuk bersikap biasa saja karena mereka sekarang menjadi pusat perhatian.
Banyak para karyawan yang berbisik tentang mereka berdua.
"Eh bukan nya itu sekertaris Ara ya, kok bisa gandengan sih sama atasannya sendiri dia kan sekertaris nya bos Akmal" ucap si pembisik.
Kira² begitulah bisikan karyawan tersebut.
Ara yang merasa sudah tidak nyaman dengan bisikan karyawan tersebut pun langsung berbisik pada suaminya.
"Mas" panggil Ara pada Akmal.
"Iya sayang?" jawab Akmal sambil sedikit menoleh ke arah istri nya.
"Tolong lepaskan gandeng ini mas" pinta Ara pada suami nya.
"Memang kenapa sayang?" tanya Akmal.
"Ara merasa risih dengan omongan karyawan karyawan itu" ucap Ara sambil menunduk.
Akmal yang peka pun langsung mempercepat jalannya agar bisa cepat sampai di ruangan nya.
"Nanti kita bicarakan lagi di ruangan mas ya?" ucap Akmal dan dijawab anggukan oleh Ara.
Ruangan Akmal
Setelah Akmal dan Ara masuk ke ruangan Akmal dengan cepat Akmal pun langsung duduk di sofa dan langsung menarik pinggang istri nya agar duduk di pangkuan nya.
Ara yang kaget pun tangan nya reflek mengalungkan di leher suami nya.
"Ih mas apaan sih, Ara kaget tau" ucap Ara sambil cemberut.
Akmal pun tersenyum.
"Maaf ya sayang, mas mengejutkan mu" ucap Akmal sambil mencium bibir Ara sekilas.
Ara pun hanya mengangguk.
Lalu Akmal pun melanjutkan omongan yang sempat terputus tadi.
"Kita lanjutkan pembicaraan yang tadi ya" ucap Akmal.
Ara pun mengangguk setuju.
"Kamu tadi kenapa sayang?" tanya Akmal.
"Ara tidak suka jika mereka menganggap Ara sebagai penggoda bos nya" jawab Ara sambil cemberut.
"Bukan nya memang iya ya?" ucap Akmal sambil tersenyum meledak istrinya.
"Ihh mas apaan sih" ucap Ara sambil terus cemberut.
Akmal pun terkekeh.
"Kan memang sayang, iman mas selalu goyah setiap berada di dekatmu" jawab Akmal.
Ara pun hanya menunduk malu dan memukul dada bidang suaminya dengan pelan.
"Ih dasar" ucap Ara malu malu.
__ADS_1
"Ya sudah bagaimana jika kita mengadakan resepsi pernikahan agar mereka semua tahu bahwa sekertaris cantik dan manis ini hanya lah milik Akmal Fatih Fauzan" ucap Akmal sambil mencolek dagu Ara.
Ara pun tersenyum bahagia dan terharu dengan ucapan Akmal.
"Lalu kapan kita akan mengadakan acara nya mas?" tanya Ara memastikan.
"Em bagaimana jika bulan depan sayang?" tanya Akmal balik.
"Ara akan mengikuti apapun yang mas lakukan kecuali--" ucap Ara terhenti.
"Kecuali apa sayang?" tanya Akmal sambil mendekatkan wajahnya ke wajah cantik istri nya.
Dan saat bibir Akmal akan mendarat di bibir Ara terhenti oleh.
Tok tok
Suara ketukan pintu terdengar dari luar dan menghentikan aktivitas Akmal.
Akmal yang merasa aktivitas nya terganggu pun langsung emosi.
Ara yang melihat suami nya gagal menjalankan aksinya pun hanya tersenyum.
Karena Ara mendengar ketukan pintu itu berkali kali akhirnya Ara pun segera turun dari pangkuan suami dan menata baju dan kerudung nya yang agak berantakan setelah itu Ara pun membuka pintu nya.
"Selamat pagi sekertaris Ara" sapa karyawan Ari dengan ramah dan Ara pun hanya menjawab nya dengan senyuman saja.
"Ada apa kau kesini pagi pagi ri?" tanya Akmal.
"Maaf pak saya hanya ingin memberikan dokumen ini saja" ucap Ari dengan memberikan dokumen tersebut.
"Jika hanya dokumen saja mengapa harus pagi pagi memberikan nya ke saya, mengapa tidak nanti saja" ucap Akmal dengan kesal Ara yang masih di dekat pintu pun hanya tertawa di dalam hati.
"Maaf pak saya hanya ingin memberi kan dokumen ini lebih awal pak" ucap Ari dengan menunduk.
"Ya sudah Ari kau boleh keluar" ucap Akmal.
"Baik pak saya permisi dulu" ucap Ari ia pun juga pamit pada Ara.
Setelah itu Ara pun mendekati suaminya dan mengusap lengan suami nya.
"Sabar ya pak" ucap Ara sambil tersenyum.
"Sayang jangan mulai kita hanya berdua di sini mengapa memanggil suami mu ini dengan sebutan bapak" ucap Akmal kesal.
Ara pun tertawa dan berkata.
"Iya maaf mas, ya sudah kalo begitu Ara balik ke rumah dulu ya da" ucap Ara sambil mencium bibir suami nya sekilas.
Akmal yang di perlakukan seperti itu pun tambah kesal karena sikap Ara yang seperti itu Akmal tidak bisa mengontrol diri nya.
"Sayang jangan mulai" ucap Akmal.
Ara pun hanya tersenyum.
"Iya iya deh kalo gitu Ara pergi ya da assalamualaikum" ucap Ara.
"Waalaikumussalam" jawab Akmal.
Setelah itu Ara pun langsung keluar dari ruangan Akmal.
👣👣👣👣👣
Jangan lupa tinggalkan vote dan like 🤩
__ADS_1