Siapakah Aku,Ibu?

Siapakah Aku,Ibu?
Bab 14


__ADS_3

Flashback on


Setelah satu pekan menghilang Ali memutuskan untuk datang menemui Soraya.selama satu pekan itu Ali berpikir keras dan akhirnya Ali memutuskan akan menerima syarat yang Soraya ajukan


" Mas kamu datang,kemana saja kamu__" Ali memotong ucapan Soraya " Aku terima syarat yang kau ajukan " pungkas Ali


" Mas,apa kamu yakin dengan keputusan mu " tanya Soraya tak yakin


" Aku yakin tapi aku pun punya syarat yang harus kamu terima " Ali pun memberi syarat pada Soraya


" Apa itu mas " tanya Soraya


" Aku akan menceraikan Maryam dan membawa anaknya bersama ku tapi ada syaratnya,kamu harus berjanji akan membesarkan dia dengan baik dan memberikan kasih sayang yang sama dengan Ersya dan ichika.bagai mana kamu sanggup " jawab Ali tampa keraguan sedikit pun.Ali berusaha untuk memberikan keamanan pada Anaya meski jauh dari ibu nya setidaknya di sini Anaya akan tercukupi dan Ali tau pasti kalo pun Soraya menerima syaratnya pasti Soraya menerima dengan terpaksa itu lebih baik dari pada mereka menderita karna di singkirkan pak Bima


Soraya menghela nafasnya sejenak " Baiklah aku terima aku akan berusaha memberikan yang terbaik yang ku bisa pada anaknya Maryam " akhirnya Soraya menerima syarat dari Ali meski akan sulit tapi Soraya berpikir dari pada dia harus berbagi suami cukup sekarang Maryam saja yang merebut suaminya Soraya tidak akan membiarkan ada Maryam Maryam yang lain lagi.


" Dia anak ku juga Soraya jangan lupakan itu.aku harus pergi " Ali pun pergi menuju rumah Maryam untuk memenuhi syarat yang Soraya mau yaitu menceraikan Maryam dan membawa anaya bersama nya


" Aku tau mas kau pasti akan menerima syarat yang ku berikan karna pasti kau tak punya pilihan lagi kau pasti tau keluarga ku seperti apa.aku sudah bisa menebak pikiranmu mas,kau pasti melakukan ini karna ingin melindungi Maryam,tak apa lakukanlah sebisamu." dengan senyum penuh arti


Soraya memang sudah menganggap Maryam seperti adiknya namun karna keegoisannya Soraya akan melakukan apapun demi keutuhan rumahtangganya dan menjauhkan Ali dari Maryam.


Sore harinya benar saja Ali datang dengan membawa anaknya Ali benar benar memenuhi keinginan Soraya " Mas_" panggil Soraya namun kembali Ali selalu memotong kata yang ingin Soraya ucapakan


" Bawa dia ke kamar,mulai sekarang dia jadi tanggung jawab mu " Ali menyerahkan Anaya yang ia gendong berpindah tangan menjadi di gendongan soraya.mau tidak mau Soraya pun menerima anak itu lalau Tampa menjawab ucapan Ali Soraya membawa Anaya ke kamar tamu.


' Anak ini kau merepotkan saja kalo bukan karna suamiku mana mau aku menerimamu ' ucap Soraya namun hanya dalam hatinya


Soraya berusaha menenangkan Anaya yang terus memanggil ibu nya dengan di bantu bi Arum tak lama barulah Anaya bisa tenang


" Bi tolong urus dia aku harus berbicara dengan suamiku " pinta Soraya pada bi Arum


Lalu Soraya pun keluar dari kamar tamu itu menemui suaminya yang ada di kamar mereka

__ADS_1


" Mas aku ingi bicara,mas anak itu_" " Anaya,namanya Anaya " jelas Ali


" Iya,Anaya anak itu dia rewel aku kesulitan menangkannya " Adu Soraya pada Ali merasa jengkel karna anaya susah untuk di tenangkan


" Itu resiko mu,bukankah itu mau mu ya seperti itulah seorang anak yang jauh dari ibunya.jadi tugasmu sebagai ibu menenangkannya " jawab Ali dengan nada bicara yang datar seolah membalikan pakta dan menyadarkan perbuatan Soraya.


Setelah mengatakan itu Ali pun keluar ingin memastikan Anaya dikamar tamu.sebenarnya Ali kurang setuju Anaya di tempatkan di kamar tamu Ali pikir Soraya sudah mempersiapkan kamar untuk Anaya ternya tidak.mau tidak mau untuk sementara Anaya di kamar tamu sebelum ia menyiapkan kamar khusus untuk anaya nanti.


Ckkllik..


Ali membuka kamar tamu di lihatnya bi Arum yang sedang menepuk nepuk Anaya yang sedang tidur agar semakin lelap.


" Tu_an... " bisik bi Arum


Ssstttt.. Ali menutup mulutnya dengan satu jari mengisyaratkan agar bi arum jangan bersuara


Ali pun masuk kedalam menghampiri anaknya yang sedang tidur dengan sesenggukan sisa tangis nya


' Maafkan ayah Naya ayah menjauhkan mu dari ibu mu ayah melakukan ini demi kebaikan mu dan juga ibu mu.ayah akan melindungi mu ' dengan membeli rambut Anaya Ali bergumam dalam hatinya


dan mulai memangilnya


" Halo,aku punya pekerjaan untukmu bereskan perempuan itu bawa jauh dia dari kota xx kemana pun yang jauh aku tidak ingin suamiku menemuinya lagi kau urus secepatnya kalo belum beres Jang hubungi ku paham " pinta Soraya pada orang suruhannya


Setelah menutup telponnya orang itu menerima pesan dari Soraya yang mengirimkan foto maryam.mereka pun bergegas menjalankan rencananya.mereka menuju alamat yang dikirimkan Soraya.


setelah sampai mereka mencari situasi aman dan dengan cepat masuk ke rumah Maryam.


Maryam yang saat itu tengah menangis sambil duduk memeluk lututnya berhenti sejenak mendengar ada suara langkah Maryam pun menghampiri suara langkah itu berharap itu adalah Ali yang kembali namu ternyata


Braakkk


Pintu di buka paksa oleh dua orang berbaju hitam masuk ke kamar Maryam

__ADS_1


" S_ siapa kalian " tanya Maryam terbata Karan ada orang asing masuk kedalam rumahnya


" Kau tak perlu tau siapa kami sekarang lebih baik ikut kami " lalu kedua orang itu memaksa Maryam untuk ikut dengan mereka


" Tidak aku tidak mau lebih baik kalian pergi dari sini pergi " Tolak Maryam


bukannya menurut mereka malah mendekati Maryam untuk mereka bawa dengan paksa dua orang itu menyeret Maryam namu Maryam berusaha berontak di rumah Maryam hanya sendiri sedang bibi yang biasa membantunya sudah pulang tak menginap pagi datang sore pulang.


" Tolongggg... " teriak Maryam namun dengan cepat salah satu dari orang itu membekap Maryam dengan sapu tangan yang sudah di beri obat bius


Maryam pun tak sadarkan diri setelah Maryam pingsan kedua orang itu membawa Maryam dengan mudah dan dengan cepat mereka memasukannya kedalam mobil setelah itu membawanya pergi jauh sesuai perintah Soraya.


Setelah berhasil menculik dan membawa pergi jauh Maryam. ke dua orang itu lalu melaporkan pekerjaan mereka pada Soraya


" Halo... bagus kerja bagus akan ku kirim bayarannya dan ingat tutup mulut kalian jangan biarkan suamiku tau atau siapapun mengerti " Soraya pun menutup telepon dan tersenyum puas.


Dua Minggu kemudian Ali mencari kabar soal Maryam dengan menyuruh orang untuk mencari tau keadaannya tapi tak lama kemudian justru Ali mendapatkan kabar kalo Maryam sudah tak ada di rumahnya Maryam di nyatakan menghilang tidak ada yang tau keberadaannya.setelah Ali mengetahui hal itu dari anak buahnya Ali mengepalkan kedua tangannya menahan gejolak amarah dengan langkah lebar ali menuruni tangga menghampiri Soraya yang saat itu sedang bersama Anaya.


" Soraya,aku ingin bicara " Ali pun menarik tangan Soraya menjauh dari Anaya


" Apa yang kau lakukan pada Maryam? " tanya Ali to the point


" Aku,apa maksudmu mas aku tidak mengerti " jawab Soraya bohong


" Jangan bohong sekali lagi aku tanya apa yang kau lakukan pada Maryam " desak Ali pada Soraya


" Memang apa yang terjadi pada Maryam mas " bukan nya menjawab Soraya malah balik bertanya


" Aku sudah tau jawabannya.aku tak menyangka kau melakukan itu padahal aku sudah menuruti kemauan mu tapi nyatanya ini yang kau lakukan pada ku pada Maryam juga.aku kecewa pada Soraya " setelah mengucapkan itu Ali pergi


" Mas... mas tunggu kau mau kemana mas... " panggil Soraya berusaha mencegah Ali pergi dan setelah kejadian itu Ali jadi jarang pulang sibuk dengan pekerjaannya dan berubah dingin pada Soraya bahkan sudah tak memperhatikan lagi anak anaknya namun meski begitu di dasar hatinya yang paling dalam Ali sangat menyayangi anak anaknya begitu pun dengan Anaya.


flashback off

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2