Siapakah Aku,Ibu?

Siapakah Aku,Ibu?
Bab 32


__ADS_3

Karna sudah sangat lelah Anaya pun memutuskan untuk cepat tidur mas bodo soal Asad dia tidak mau memikirkan hal itu dulu biarkan mengalir saja


" Fokus lah Naya jangan terpancing dengan ucapannya " gumam Anaya sebelum dai memulai tidurnya.pikirannya harus jernih dan tidur dengan cukup agar besok siap menghadapi hari dan tentunya Asad juga


Setelah Anaya memutus teleponnya Asad bukannya tenang justru malah semakin tidak tenang.setelah memutuskan pulang karna Anaya sudah pulang dan aman


Setelah membersihkan diri dan akan beristirahat Asad malah tidak bisa tidur pikirannya melayang memikirkan perkataan Anaya yang terus terngiang " Apa maksud dari perkataan Anaya dua kali Anaya mengatakan hal yang sama,apa yang harus aku pikirkan dan aku tata apa dia meragukan perasaanku aku sudah sangat yakin dan aku juga sudah menatanya dengan baik terbukti selam ini aku bahkan tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita mana pun karna aku menjaga hatiku hanya untuknya hatiku hanya terisi olehnya apa yang kurang nay,kalo hanya tentang perasaan " ucap Asad berbicara sendiri


Semalaman Asad tidak bisa tidur karna terus memikirkan letak kekurangan dalam perasaannya hingga tidak tau jam berapa Asad terlelap

__ADS_1


Keesokan paginya Asad terbangun dengan lesu karna masih mengantuk kurangnya tidur membuat kepalanya sedikit pusing terlihat jelas kantung mata yang menandakan kurangnya tidur dan lelah di wajahnya namun mengingat dia sekarang bos pemimpin yang harus memberi contoh baik dalam kedisiplinan Asad harus bangun dan pergi kekantor memenuhi kewajibannya.


Susuai perjanjian benar saja di pagi yang cerah ini Daniel sudah datang untuk menjemputnya mengantarkan Anaya ke kantor menjalankan hukuman dari Oma Soraya


" Pagi mah,eh kak Daniel sudah datang rajin banget sih yang mau jadi supir pribadi " goda Anaya pada Daniel karna sudah datang pagi-pagi sekali untuk mengantarkannya


" Kalo bukan karna hukuman mana mau aku menjadi supir pribadimu jangan ke geeran ya,lagian aku datang mau minta sarapan kok " balas Daniel tak kalah menggoda Anaya padahal dia memang sangat antusias menjadi supir pribadi Anaya karna menurutnya ini kesempatan langka sudah jarang sekali merak bersama maka hukuman yang diberikan Oma nya tidak membuatnya keberatan namun ia sembunyikan maklum laki-laki itu gengsi soal mengekspresikan rasa apa lagi pada saudara


" Udah ayo anak kecil kita sarapan nanti telat " balas Daniel menangapi ucapan Anaya dengan ejekan pafa Naya karna gemas melihat raut wajah tak enaknya Anaya padanya

__ADS_1


" Kak aku buka anak kecil lagi ya berhenti mengejekku seperti itu " kesal Anaya karna ejekan Daniel


" Liat tubuh kamu kecil kurus apa lagi coba kalo bukan kaya anak kecil kalo orang dewasa itu tinggi berisi "


" Tubuhku memang pendek tapi bukan anak kecil juga kali,terus ini itu bukan kurus kekurangan gizi tapi ini itu bentuk tubuh ideal " balas anaya dengan cukup kesal


" Sudah kalian ini masih pagi sudah berantem ayo cepat sarapan nanti kalian terlambat " mamah Soraya menghentikan perdebatan non faedah mereka


'" Kak Daniel nya mah duluan "

__ADS_1


" Enak aja kamu yang duluan mengejekku "


" Kalian ini kalo kalian tidak mau berhenti akan aku beri hukuman yang sebenarnya mau " ucap mamah Soraya tegas karna pusing bisanya orang itu sarapan makanan ini malah Sarpan perdebatan....


__ADS_2