
Melihat anaya tak sadarkan diri Edward dengan sigap mengangkat tubuh Anaya membawanya masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya dengan sangat cepat
Asad yang melihat itu ikut panik buru-buru mengambil kunci mobil nya namun baru saja membuka pintu mobil Daris menghentikan pergerakan Asad " Tuan mau kemana " tanya Daris
" Aku mau menyusul Anaya mungkin ke rumah sakit " jawab Asad buru-buru
" Tuan sebaiknya nanti saja tuan Erlangga sudah menunggu anda di ruang meeting kalo anda tidak menemuinya maka kerja sama kita dipastikan akan di batalkan secara sepihak " ucap Daris menghentikan niat Asad karna rapat penting
" Kau saja yang urus aku harus menyusul Anaya "
" Tidak bisa Tuan.Tuan Erlangga hanya akan menandatangani nya kalo ada anda tuan " kembali daris mengingatkan
" Sseett.. Baiklah cepat kita selesaikan semuanya " Asad pun masuk kembali ke perusahannya untuk meeting dengan Erlangga
Sedang Anaya sudah sampai di rumah sakit Edward mengangkat tubuh Anaya mencari bantuan
dan dengan sigap para petugas rumah sakit membawa berangkat dan segera membawa Anaya ke raung UGD.
" Tuan anda tunggu di sini biar kami memeriksanya dulu. "
__ADS_1
Edward pun menurut dan yang hanya biasa dia lakukan hanya diam menunggu dengan mengacak rambutnya frustasi
" Apa yang terjadi Naya kenapa jadi seperti ini " gumam Edward mengingat keadaan Anaya yang seperti itu sudah sangat lama sekali Anaya tidak mengalami hal seperti ini
Ckelk...
Pintu ruangan itu terbuka dan keluarlah salah satu dokter yang menangani Anaya
" Bagaimana keadaan Naya dok " tanya edward dengan rasa khawatirnya
" Nona Anaya tidak apa-apa ia hanya syok dan mengakibatkan hilang kesadaran." jelas dokter
" Maaf sebelumnya apa pasien pernah mengalami kejadian yang membuatnya ketakutan " tanya dokter mematikan
" Iya dok,tapi itu sudah sangat lama sekali bahkan Naya sudah lama tidak mengalami hal seperti ini lagi " jelas edward seolah tau arah pertanyaan dokter mengarah kemana
" Baik mungkin itu juga yang mengakibatkan kenapa pasien mengalami syok yang berlebih saya menemukan gangguan akibat ketakutan berlebih atau trauma.saya sarankan nona Anaya di batu dan ditangani oleh ahlinya karna meski kejadian itu sudah lama namun ketakutan itu belum di sembuhkan "
jelas dokter tersebut menjelaskan
__ADS_1
" Baiklah dok,saya minta dokter sembuhkan Naya agar sembuh dari traumanya Carikan dokter terbaik untuk menangani Anaya " balas edward
" Baik kami akan usahakan yang terbaik untuk nona Anaya.kalo begitu saya permisi dulu pasien akan di pindahkan ke ruang inap silahkan jika tuan ingin menemuinya " ucap dokter lalu setelah itu pergi
Karan Anaya sudah di tangani dan dipindahkan Edward pun menghubungi keluarganya untuk mengabari mereka kalo Anaya masuk rumah sakit.
Tak berapa lama Edward pun masuk keruang Anaya menghampirinya yang masih memejamkan mata akibat pengaruh obat agar Anaya beristirahat.di usapnya pipi Anaya pelan oleh Edward di lihatnya wajah itu yang bisa ceria,bawel kini terbaring lebah dengan wajah pucat nya.
" Naya cepatlah sadar beri tau apa yang terjadi dan siapa yang berani membuatmu seperti ini " geram Edward selama ini dia dan kakaknya menjaga dan menjauhkan Anaya dari hal yang menyangkut traumanya namun tanpa sepengetahuannya malah ada yang berani membuatnya kembali membuat Anaya ketakutan dan mengingat Edward pada kejadian Anaya mengalami hampir di lecehkan yang mengakibatkan Anaya trauma dulu Anaya bahkan sampai tidak mau menemui ketiga ponakannya Karan melihat laki-laki sekali pun itu keluarganya maka Anaya akan histeris memintanya menjauh dan jangan menyentuh nya.
" Cepatlah sembuh Naya,aku akan membuat perhitungan pada orang itu Samapi dia kapok " ucap Edward dengan penuh kekesalan.
.
.
.
🍁🍁🍁🍁
__ADS_1