Siapakah Aku,Ibu?

Siapakah Aku,Ibu?
Bab 18


__ADS_3

Hari demi hari Minggu berganti bulan.bulan berganti tahun tak terasa Anaya kini sudah 5 tahun lamanya hidup mandiri.


Ya,Anaya pada akhirnya mengambil keputusan berdamai dengan keluarganya dengan dirinya sendiri menerima dengan ikhlas adalah hal baik yang seharusnya anaya pilih hidup itu sebuah pilihan dan pilihan Anaya adalah berdamai menerima dengan lapang dada sekeras apa pun Anaya menyangkal tetaplah dia hanyalah anak tiri yang di besarkan oleh ibu sambung begitu pun dengan kasih sayang dan cinta seorang anak pada ibunya itu sama seperti ibu dan anak kandung.anaya maupun Soraya tak mau menyangkal itu mereka tak bisa membohongi perasaan mereka dan itu pula lah yang akhirnya mempersatukan mereka kembali dalam ikatan keluarga.


Anaya sudah kembali kerumah soraya saat dia siap meski butuh waktu satu tahun untuk Anaya mau berdamai dan siap pulang.namun Anaya kembali keluar dari rumah Soraya bukan karna ada masalah tapi karna ingin mandiri terlebih Anaya sudah bekerja sambil kuliah meski Anaya hanya bekerja paruh waktu di cafe namun Anaya sudah sangat bersyukur karna bisa menghasilkan rupiah dari hasil jerih payahnya sendiri.


Mau tidak mau Soraya dan kakak nya pun mengijinkan Anaya tinggal sendiri karna ingin mandiri namun dengan syarat harus menerima apartemen sebagai penunjang hidupnya Soraya memberikan hadiah apartemen pada Anaya di ulang tahunnya yang ke 20 dan di situlah kehidupan baru Anya di mulai.


Pagi pagi sekali Anaya sudah harus bangun bersiap untuk pergi ke kantor karna akan ada penyambutan direktur baru di perusahannya CEO baru akan menggantikan CEO lama perusahan besar ALPA GRUP yang awalnya dipimpin oleh Pak Albi Putra Anggara akan di gantikan anaknya sulungnya yang baru pulang dari luar negri dan Anaya sebagai karyawan ALPA GRUP harus ikut menyambut bos baru mereka.


Sejak Anaya lulus kuliah Anaya melamar pekerjaan di perusahan itu perusahaan yang awalnya tempat dia magang dulu dan kini Anaya sudah resmi menjadi karyawan tetap perusahan ALPA GRUP meski Anaya di tempatkan di bagian umum namun Anaya menerimanya dengan baik sampai sekarang dan betah bekerja di sana dua tahun Anya bekerja situ dan mendapatkan teman yang alhamdullah baik dengan sikap Anaya yang sopan hambel ceria namun sedikit ceroboh meski begitu tak teman teman Anaya menganggap itu hiburan membuat banyak orang menyukainya karna merasa terhibur.sedang sahabatnya sendiri Tia dia meneruskan studinya ke luar negri mengejar S2 nya.


" Aduh kenapa harus patah sekarang sih " gerutu Anaya pada sepatunya salah satu hak sepatunya patah disaat Anaya berjalan akan memasuki area kantor. Karana ingin cepat sampai Anaya pun berlari namun karna kecerobohannya high heels yang ia kenakan tersangkut di penutup lubang saluran dan menjadi patah karna Anaya memaksa menariknya mau tidak mau karna sudah patah Anaya terpaksa mematahkan yang satunya lagi


" Begini lebih baik, nanti jam makan siang aku akan membeli sepatu baru yang lebih kuat " menghela nafasnya memejamkan mata sejenak melupakan sejenak kejadian barusan dan fokus kembali.anaya melirik kembali jam di pergelangan tangannya dan " Oh tidak aku akan terlambat " umpat Anya pada dirinya sendiri.


Saat Anaya sampai di lobi pas sekali dengan penyambutan CEO baru dengan berkumpulnya para karyawan yang ingin menyapa dan ingin tau bos baru mereka.anaya pun dengan segera bergabung dengan mereka.


" Naya,kamu habis dari mana kok baru Dateng sih " tanya Mita teman satu divisi dengannya

__ADS_1


" Sebenarnya aku udah Datang dari tadi Mit,tampi gara gara terburu buru high heels ku nyangkut jadi lama udah lama patah lagi sial banget pokonya pagi ini " gerutu Anaya kesal mengingat kejadian tak terduga tadi.


" nay,kamu tau gak " Anya langsung memotong ucapan Mita


" Enggak "Mita memberengut kesal karna ucapanya yang belum selesai di potong Anaya


" Dengerin dulu napa, ini soal bos baru kita. katanya bos baru orang nya tegas dingin dan tampan tentunya tapi katanya lagi di usianya sekarang tak terdengar satu pun kabar kalo dia pernah dekat dengan perempuan.aoa jangan2 dia_" kembali Anaya memotong ucapan Mita " Hussss jangan menduga duga bagai mana kalo ada yang dengar dan menjadi gosip nantinya.udah ah sebentar lagi bos baru datang fokus mit" karna tidak mau menduga duga akhirnya Mita diam dan kembali fokus.teman anaya yang satu ini memang biang gosip selalu aja update soal hal baru di kantor bahkan sakin update nya soal gosip Mita sering mendapat teguran dari kepala divisi itu lah Mita namun meski sering di tegur tak melunturkan kebiasannya.ulah Mita yang biang gosip justru adalah salah satu penghibur bagi karyawan lain dan kami menjadi terbiasa dengan tingkahnya.


Orang yang di tunggu tunggu pun akhirnya datang Tuan muda keluar dari mobil mewahnya para karyawan pun bersiap untuk menyambut kedatangannya


" Selamat datang tuan muda selamat datang di perusahaan " sambut pak Dikta selaku CFO ALPA grup


" Terimakasih pak Dikta atas sambutan nya untuk memulai pekerjaan saya minta laporan keuangan ada di meja saya sekarang " jawab Asad to the point tuan muda Asad memang lah terkenal ramah namun dingin tegas tidak suka basa basi dan memiliki kedisiplinan yang tinggi tidak menerima kesalahan sedikit pun dan jangan lupakan ketampanan yang penuh pesona


Asad pun melanjutkan langkahnya menuju lift khusus CEO dengan di teman asisten pribadinya di belakangnya.


" Apa papah sudah menemukan sekertaris baru untukku " tanya Asad datar pada Daris asistennya


" Belum tuan,taun besar belum menemukan sekertaris baru untuk anda.akan saya carikan secepatnya " jawab Daris cepat memberi kan solusi cepat untuk mencarikan sekertaris baru untuknya.

__ADS_1


" Bagus,jangan membuka lowongan cari disini saja setelah dapat bawa keruangan ku biar aku yang memilih." Asad pun keluar dari lift menuju ruangannya


" Baik tuan akan saya carikan " jawab Daris


Asad membalik badan menghadap Daris " Satu lagi masukan nama Anaya putri cesha dalam salah satu kandidat cari di bagian mana dia bekerja "


" Baik tuan akan saya cari dan masukan sebagai kandidat " Daris pus pamit untuk mengerjakan tugasnya mencarikan sekertaris baru untuk tuannya


Sedang Asad setelah masuk ke ruangannya dan duduk di kursi kebesarannya dengan nama nya terpampang jelas di meja kebesarannya juga Asad Putra Anggara. senyum lebar pun ia tampakkan karna sekian lama akhirnya sebentar lagi dia akan bertemu pujaan hati


" Anaya Putri Cesha kita bertemu lagi.." dengan senyum yang penuh arti Asad tampakan


🌺


🌺


🌺


🌺

__ADS_1


🌺


Bersambung...


__ADS_2