
Setelah beberapa saat akhirnya anaya sadar juga ia terbangun Lalau mengingat kejadian tadi apakah tadi mimpi atau bukan.anaya melihat sekeliling di ruangan rawat ayah nya hanya ada dirinya dan edward.
setelah sadar sepenuhnya anaya bertanya pada edward
" Kak,dimana ayah,kenapa ayah gak ada? ayah gak papakan " tanya Anaya pada Edward memastikan
" Naya,kamu harus ikhlas ya opa udah gak ada kita harus ikhlas biar opa tenang di sana." ucap Edward memberi pengertian.
" Jadi itu bukan mimpi kak,ayah udah gak ada hiks..hiks.. ? dimana sekarang ayah kak dibawa kemana ayah sekarang " tanya Anaya pada ponakannya itu
" Opa sudah di bawa pulang " jawab edward
Setelah selesai jenazah Ali di bawa pulang untuk di semayamkan.sesampainya di rumah jenazah lalu di salatkan barulah di bawa ke TPU untuk di semayamkan.
Tak lama Anaya dan Edward pun menyusul ke TPU untuk mengantar
Sang ayah tercinta ke tempat peristirahatannya melihat untuk yang terakhir kalinya.
Derai air mata dari keluarga dan teman yang merasa kehilangan juga turut mengantar kepergian Ali
Ayah tercinta mulai diturunkan ke dalam liang lahat tangis yang sempat mengering kini mulai basah kembali Karana Ali sang ayah tercinta tak akan lagi mereka lihat.
berat,pasti siapa yang mau kehilangan orang tercinta namun,hidup di dunia itu hanya sementara tidak ada yang abadi akan ada masanya kita manusia berpulang pada sang pemilik.mau tidak mau kalo waktunya tiba kita akan ikut menyusul mereka yang mendahului.
__ADS_1
" Mah,ayo kita pulang biarkan ayah tenang di sisinya " ucap ichika mengajak Soraya untuk pulang
" Chika,mamah masih ingin di sini mamah mau nemenin ayah kamu dulu sebentar lagi." jawab Soraya merasa tak tega meninggalkan suami tercinta
" Mah,mamah harus pulang istirahat besok mamah bisa jarah lagi kesini.kasian ayah mah kalo mamah kaya gini.ayah udah tenang udah gak ngerasain sakit lagi "pinta ichika pada sang mamah karna hawatir akan kesehatannya yang belum beristirahat dari kemarin terus di tambah meninggalnya ayah mereka.mereka takut Soraya sakit
" Sebentar lagi,lebih baik kalian bawa Anaya pulang bersama kalian mamah mau di sini dulu " pinta Soraya pada anak cucu nya.dengan nada dingin ia tujukan sambil melirik Anaya.
" Mah aku juga masih ingin disini " pinta Anaya masih berat untuk meninggalkan makan sang ayah
" Mamah bilang pulang ya pulang gak ada bantahan " bentak Soraya pada Anaya
Deg..
Mau tidak mu Anaya pun pulang di bawa oleh ponakan2 gedenya sedang ibu dan ayah mereka masih menemani sang Oma di pemakaman.
" Naya, jangan di masukan hati sikap Oma.rasa kehilangan opa mungkin membuat emosional Oma terganggu" ucap Daniel memberi pengertian pada naya karna melihat Anaya diam melamun
" Iya kak, gak papa ko aku ngerti " balas Anaya bersikap tida apapa.meski Anaya masih merasa terkejut dengan sikap Soraya padanya
...****************...
Hari demi hari Anaya lalui seperti biasanya namun semenjak kepergian ayahnya kin rasanya semakin sepi meski Soraya sayang mamah pun kini sikapnya berbeda kurang memperhatikan nya dan dingin kesannya seperti menghindar namun Anaya gak ambil hati ia masih berbaik sangka beranggapan sikap Soraya padanya mungkin masih terpukul oleh kepergian ayahnya.
__ADS_1
Kelulusan Anaya pun sudah di depan mata ia berharap bisa lulus dengan nilai memuaskan agar bisa sedikit mengobati kesedihannya.setelah sampai di sekolah Anaya buru buru masuk kelas menunggu pengunguman kelulusannya.
" Aku deg degan nay takut gak lulus ." ucap Talia sahabat Anaya
" Tenang tia kita pasti lulus " jawab anaya
" tapi gak jamin dengan nilai tertinggi.nilai lo sih pasti tinggi bisa masuk universitas mana aja lah gue pasti nilainya pas pasan " ucap tua gak percaya diri
" Jangan gitu dong Tia meski bagai manapun Lo harus tetap bersyukur karna Lo kan udah berusaha.jadi hargai kerja keras lo sendiri.siapa tau nilai Lo tinggi kita belum tau.tetwp optimis..." ucap Anaya panjang lebar menghibur Tia karna dari tadi was-was
Setiap nama di umumkan dan tibalah giliran Anaya yang ternyata mendapat nilai memuaskan meski tidak jadi peringkat pertama tapi bagi Anaya itu suatu peningkatan besar dari yang tak pernah masuk sepuluh besar namun secara mengejutkan karna perubahan nya yang rajin belajar membuahkan hasil Anaya putri Chesa langsung mendapat peringkat dua sedang peringkat pertama di dapat oleh Asad putra Anggara sedang Talia masuk lima besar
" Yeeeesss akhirnya lulus juga " ucap Talia
" Akhirnya lulus juga,ayahhhh aku lulus dengan nilai tinggi meski ke dua " teriak mereka bersamaan namun pas bagian kata meski ke dua Anaya memelankan suaranya
Ehemm..
" Kedua,tertinggi itu aku " ucap seorang pria yang beberapa bulan lalu nyatai perasaannya namu Anaya tolak siapa lagi kalo buka Asad.
Namun tiba tiba seseorang dari belakang mereka menghampiri mereka Anaya dan Tia sontak mereka berdua pun menoleh
Bersambung ...
__ADS_1