Silver Gold Queen

Silver Gold Queen
SGQ [ Episode 11 ]


__ADS_3

Seorang nenek sihir yang menjalani tugasnya oleh Raja gold itu tengah memantau gerak gerik si gadis cantik yang menjadi sasaran nya.


Beliau tak sabar ingin menangkapnya setelah kondisi nya cukup aman.


Sementara Chu xia dan Xiuzhen hendak pergi kemana aja di area langit itu untuk merefreshing diri nya.


Pungki juga mengekor mereka dari belakang, tampak lirikannya begitu tajam dan mencium mencurigakan di sekitar nya. Pungki pun berhenti sejenak dan melirik sekeliling nya.


"Seperti nya tidak aman, aku akan melindungi majikan ku dengan ketat" ujar hewan itu di dalam hati nya.


Chu Xia serta Xiuzhen tengah sik mengobrol sembari berjalan santai, Lalu terdengar lah suara hewan tak lain ialah Pungki.


"meoouunggg!! "


Xiuzhen pun tampak mengerti dan apa maksud oleh hewan itu, sedangkan Chu xia masih tak mengerti dengan hewan nya mungkin mengira bahwa pungki sedang lapar.


"Pungki? kenapa? kamu lapar lagi ya?" ucap Chu xia, sembari mendekap hewan kesayangan nya di bahunya.


"Seperti nya, dia mengode bahwa ada sesuatu tak beres disini, aku harus beranjak segera bersama Chu xia" batin Xiuzhen.


lalu Xiuzhen serta Chu xia menghilang dengan sekejap hal itu membuat nenek sihir itu cukup kesal dengan ketelitian mereka.


"Hewan licik itu tak sembarangan hewan biasa, aku harus bisa menangkap si gadis itu" geram nya.


Di sisi lain, Zhenglie mulai bergerak untuk mencari keberadaan An Chu Xia sementara Weiheng dimintai untuk tunggu di istana.


"Paman, lebih baik berdiam diri di istana saja, karna luka paman masih was-was, biar aku saja menyusuri keberadaan Chu Xia" ujar Zhenglie.


"Tidak mengapa jika kau sendiri nak?" ucap Weiheng sedikit amatir.


"Paman tenang saja, aku bisa menjaga diriku sendiri dan aku sudah terlatih dengan kekuatan aku" ucap Zhenglie tersenyum, hal itu Weiheng semakin yakin bahwa kaisar nya tulus mencari putri nya.


Sementara itu, Fang handrick masih memikirkan dengan penyihir yang ia suruh mencari sosok gadis itu, beliau masih ragu apakah berhasil atau tidak menemukan diri gadis itu.


Kemudian, seorang panglima alias Chen Fauzan menghampiri raja nya.

__ADS_1


"Yang mulia... " sembari sedikit membungkukkan badannya.


"Iya, ada apa?"


"Ada sedikit yang aku sampaikan kepada Anda yang mulia..." ujar Chen.


"Katakan"


Tangan nya bergerak cepat mengambil sebuah surat di saku baju Ksatria nya, hal itu membuat Fang merasa penasaran dengan itu.


"Ini Raja! Saya menemukan sebuah surat tercecer di halaman samping istana! namun di dalam nya terdapat tulisan yang sangat kuno dan bahasa isyarat, yang mulia..." jelas Chen.


Raja Fang menyulurkan telapak tangan nya dan mengambil surat di tangan panglima.


***


slurrrp... slashh...


Reflwk Chu Xia & Xiuzhen kaget melihat penyerangan api menembus dingin di samping depan mata mereka.


"Hey! siapa kau? mengapa ada makhluk buruk seperti kau disini!" ucap Xiuzhen tampak raut wajahnya terpancing emosi.


"Hai An Chu Xia! maukah ikut bersama Nyai kebanggaan mu?" ucap nenek sihir itu bernama Wing.


Chu Xia tampak mengkerut dan heran mengapa seorang wanita paruh baya itu tiba-tiba mengajak nya untuk pergi.


"Siapa kau? ada hubungan apa dengan aku? apa kita pernah kenal sebelumnya?"


"Chu Xia, dia wanita paruh baya tak waras! tak usah kau ladeni dia!" potong Xiuzhen.


"Ahahahaha! tenang lah peri cantik, jika kau ingin baik-baik saja maka izinkan aku membawa nya pergi dari sini" ucap Wing.


"Apa? Kau kira semudah itu aku serahkan gadis ini di tangan busuk mu? jangan harap itu akan terjadi Nyonya bangsat!" ucap Xiuzhen emosi.


hal itu Chu Xia sedikit janggal dan terkejut dengan kata-kata Xiuzhen karna sebelum nya Peri itu tak pernah mengeluarkan kata-kata yang tak pantas itu.

__ADS_1


"Hahahaha, peri cantik sungguh peduli nya dengan gadis itu. tapi, apa salah nya jika aku membawa nya, kau tenang saja aku hanya mengantarkan nya kembali, tidak akan aku lakukan hal lain" jelas Wing, namun Xiuzhen tetap kekeuh dan tak biarkan Chu Xia berada di tangan nenek sihir itu, biar cara baik sekalipun namun di balik itu ada yang lebih buruk dari itu.


Chu Xia hanya bisa terpaku diam sembari memerhatikan perdebatan antara peri dengan Nyai.


"Ayolah, Aku sebenarnya tak ingin mencari ribut, namun jika kau tidak menyerahkan dirinya kepada aku, maka aku akan-"


"aku lah yang menyerang mu wahai wanita bodoh!" potong Xiuzhen, reflek kekuatan milik nya menjurus mengelilingi seluruh tubuhnya dan begitu bercahaya, Chu Xia melihat nya hanya terpukau dan terperangah.


Sementara Pungki hanya bisa berdiam diri layak nya hewan pada umumnya. karna jika mengikut campur urusan itu Chu Xia alias majikan nya akan mencuriga dan tau yang sebenarnya.


Wing dan Xiuzhen tengah beradu kekuatan milik mereka masing-masing, tampak diri Nyai berekspresi menyeringai serangan dari Xiuzhen.


Karna kekuatan Nyai itu tampak nya lebih besar, dan Xiuzhen sedikit kewalahan ia pun reflek termundur dan akhirnya terjatuh brutal di tempat.


Di sisi lain, seorang Kaisar tersebut menyusuri ke sebuah hutan yang cukup lebat itu, ntah feeling apa ia cukup yakin dengan petunjuk nya, namun tiba-tiba muncul lah kelelawar cukup berliaran di sana namun hal itu tak begitu takut pada diri Zhenglie.


Di saat ingin melangkah ke depan, tiba-tiba muncul lah seorang Putri tidur dimana disebut seorang penjaga wanita di goa itu dan akan muncul jika sosok makhluk datang ke arah sana.


"Siapa kau? ada kepentingan apa bisa datang kesini?" tegas sosok wanita itu rupa nya tak kalah dengan putri di Kerajaan namun di sela itu tubuh nya tampak sedikit lumuran dan kotoran di area kulit nya mungkin karna wanita itu berhabitat di sebuah pepohonan.


"Maaf sebelumnya, aku kesini ada niat untuk mencari seseorang dan apakah kau melihat gadis itu?" ucap Zhenglie.


"Hah? siapa yang kau maksud? setau ku tidak ada orang atau bahkan jarang orang melewati di sini dan baru kau lah muncul di area ini" ujar nya.


"Seperti nya aku salah sasaran, mengapa aku bisa ke jalur ini" gumam Zhenglie seraya memijitkan pelipis nya.


"Baik lah, Maafkan aku karna lancang untuk memasuki area mu, dan terimakasih info nya" ucap Zhenglie.


Wanita itu hanya mengkerut dahinya dan heran dengan tingkah seorang pria yang mengenakan pakaian tradisional itu.


Di perjalanan, Zhenglie tiba-tiba mengelak setelah panah itu hampir saja kena di sisi tubuhnya, reflek matanya menyorot ke belakang dengan ekspresi tampak tegang. Tetapi tidak ada sama sekali orang atau wujud itu di belakang dirinya, namun ketika beralih ke depan alhasil panah itu tertancap ke lengan Zhenglie.


"Ahhh... ssst.. " runtuh Zhenglie reflek memegang panah itu tertancap di tubuhnya itu.


"Sial, siapa kalian! keluar jangan pengecut!" pekik Zhenglie sembari berusaha melepaskan panah nya di lengan nya.

__ADS_1


Tak lama suara berbunyi kresek krusuk itu menandakan sosok tersebut melangkah di pendengaran Zhenglie lalu ia pun mencari sumber suara langkah tersebut disekitar nya.


"Bagaimana, spesial bukan? untuk anda Kaisar!" ujar sosok itu telah berada di belakang nya, sontak Zhenglie sedikit kaget dan menoleh ke belakang nya.


__ADS_2