Sistem Cheat Craftsman

Sistem Cheat Craftsman
Chapter 18 - Dungeon & Pertarungan


__ADS_3

Dungeon merupakan suatu tempat seperti Gua, tetapi Gua tersebut dipenuhi oleh para monster yang berbahaya.


Menurut kepercayaan penduduk dunia ini, Dungeon merupakan penghubung antara dimensi lain dan dunia ini.


Sampai saat ini, tidak ada yang tahu apa penyebab terciptanya Dungeon dan datangnya monster ke dunia ini.


Penduduk dunia ini juga meyakini bahwa mereka harus bertarung melawan monster untuk bertahan hidup dan mengurangi jumlah mereka.


Tetapi sayangnya, seiring berjalannya waktu, jumlah monster-monster itu tak kunjung berkurang dan justru semakin bertambah jumlahnya.


Tidak hanya jumlahnya saja yang meningkat, tetapi mereka juga tumbuh menjadi semakin kuat.


Dengan meningkatnya populasi dan kekuatan para monster, membuat penduduk dunia ini semakin cemas akan keselamatan hidup mereka.


Untuk bertahan hidup dari serangan monster, nenek moyang dari setiap ras yang hidup di dunia ini, meminta kepada para dewa kepercayaannya untuk menganugerahi mereka sebuah kekuatan.


Akhirnya para dewa pun mendengarkan permintaan mereka dan menganugerahi sebuah kemampuan yang tidak dapat di jelaskan oleh nalar.


Kemampuan tersebut seperti ilmu pedang, ilmu sihir dan lain-lain.


Setiap makhluk hidup yang mendapatkan anugerah dari dewa, mereka semua sepakat untuk menyebar luaskan ilmunya pada anak turunannya.


Hingga akhirnya kini ilmu-ilmu tersebut dapat dipelajari oleh semua makhluk yang hidup di dunia ini.


Tetapi hal itu juga tidak mudah dilakukan, mereka harus mempelajari ilmu tersebut dengan kerja keras agar dapat menguasai sepenuhnya dan tumbuh berkembang menjadi yang terkuat.


*


*


Selama perjalanan menuju kerajaan Grandle, rombongan Guild Black Dragon telah berhasil membunuh banyak monster.


Jumlah yang mereka bunuh adalah 45 monster tingkat F-Rank dan 25 monster tingkat E-Rank.


Anggota Guild Black Dragon menyimpan semua bagian-bagian monster yang dapat dijual.


Sedangkan dengan Inti monsternya, mereka menyerahkannya pada Clay, lalu Clay menyimpannya ke dalam sistem.


Selama pertarungan berlangsung, Clay sama sekali tidak membunuh monster-monster itu karena anggota Guild Black Dragon sendiri yang memintanya untuk tetap berdiam diri di kereta.


Mereka melakukan ini dengan tujuan agar kemampuan dan pengalaman bertarung mereka semakin meningkat.

__ADS_1


Disisi lain, Clay juga sudah tidak tertarik dengan membunuh monster karena hal tersebut kurang efisien bagi dirinya.


Waktu pun terus berjalan dan setelah beberapa jam melakukan perjalanan kearah Barat, kini perjalanan Guild Black Dragon tiba-tiba terhenti.


Mereka berhenti bukan karena lelah, mereka berhenti karena jalur satu-satunya menuju arah barat, saat ini sedang terjadi pertempuran.


Tampak terlihat jelas di mata Clay dan anggota Guild Black Dragon, bahwa saat ini di dahapan mereka ada sebuah pertempuran antara 2 kelompok yang berbeda.


*Ting... Tang... Ting... Dumb... Tekkk..*


Suara pertempuran itu pun terdengar dari kejauhan.


"Tuan muda, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Zen pada Clay sambil sama-sama melihat kearah pertempuran antara dua kelompok yang berbeda itu.


"Aku tidak tahu... Kita juga tidak boleh sembarangan ikut campur urusan mereka... Lebih baik kita perhatikan dulu dari sini apa yang sedang terjadi." Jawab Clay dengan santai.


"Baik, tuan muda."


Akhirnya kini mereka pun hanya dapat melihat dan memperhatikan pertarungan itu.


Sebuah pertarungan yang cukup sadis, dan sampai memakan korban jiwa.


Setelah beberapa saat memperhatikan jalannya pertarungan, Clay dan anggota Guild melihat bahwa saat ini salah satu dari kolompok yang bertarung itu, kini sedang dalam keadaan terpojok.


Sedangkan dengan kelompok lain, mereka berasal dari ras Manusia.


Pada umumnya, ras Elf merupakan ras yang cukup kuat dibanding dengan ras manusia.


Ras Elf lebih kuat dari ras manusia dalam hal kekuatan fisik maupun ilmu sihir.


Tetapi saat ini, Clay melihat bahwa ras Elf tersebut sedang terpojok karena mereka sedang dalam posisi melindungi sesuatu yang ada di dalam kereta kuda. Tidak hanya melindungi orang saja, tetapi mereka juga kalah dalam hal jumlah.


Setelah mengamati jalannya pertarungan beberapa saat, kini Clay pun berkata. "Cepat bantu Elf itu sebelum terlambat..."


"Tapi tuan... Kenapa anda ingin membantu mereka? Bukankah lebih baik kita tidak usah ikut campur urusan mereka?" Saut Melissa yang penasaran dengan alasan Clay untuk membantu dan bersedia ikut campur.


"Manusia-manusia itu berusaha mengincar kereta kuda dan Elf berusaha melindunginya... Menurut pandanganku, saat ini ras Elf sedang diserang oleh ras manusia... Kita harus membantunya."


"Anda tidak bisa seenaknya menyimpulkannya secara sepihak, tuan muda... Bagaimana jika ras Elf itu adalah orang jahat dan manusia-manusia itu berusaha melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan?" Ucap Clay dengan sopan sambil berbagi pendapat.


"Hm benar juga... Kalau begitu segera hentikan mereka dan tanyakan saja langsung apa yang sedang terjadi!"

__ADS_1


"Baik, tuan muda." Ucap serempak semua ketua divisi.


Seketika beberapa anggota Guild itu pun merubah wujudnya ke dalam bentuk binatang dan segera berlari menghampiri pertarungan. Sedangkan sisanya mengikuti dari belakang sambil tetap membawa barang-barang yang akan diperdagangkan dan menarik kereta yang ditempati Clay dan Isabel.


Setelah berjarak beberapa meter dari pertarungan, kini beberapa anggota Guild yang berada di depan itu pun berteriak dan berusaha menghentikan pertarungan.


"Berhenti..."


"Berhentilah..."


"Hei berhenti sekarang juga!"


...


...


Teriakan beberapa anggota Guild Black Dragon pun terdengar hingga ke telinga mereka, membuat pertempuran pun terhenti.


Teriakan tersebut, juga membuat fokus bertarung mereka menjadi teralihkan dan kini mereka semua pun mengira kalau saat ini mereka sedang di datangi oleh banyak binatang buas.


"Bos... Ada banyak binatang yang menuju kesini..." Ucap salah satu ras manusia yang sedikit panik setelah melihat banyak binatang buas yang menuju kearah mereka.


"Apa yang harus kita lakukan Bos... Mereka ada banyak dan sepertinya mereka menuju kesini..." Ucap salah satu ras manusia yang lainnya.


"Bodoh!! Itu bukan binatang buas... Mereka bisa berbicara, pasti mereka itu ras Demi-human." Saut sosok manusia yang memiliki tubuh kekar berotot dengan nada tinggi.


Sedangkan disisi ras Elf, mereka pun juga saling berbisik dengan rekan-rekannya.


"Yang dikatakan penjahat itu benar... Mereka adalah ras Demi-human."


"Iya... Kalau binatang biasa, tidak mungkin bisa berbicara menggunakan bahasa kita... Tapi kalau ras Demi-human bisa berbicara bahasa dunia ini."


"Benar... Tapi apa yang mereka lakukan disini? Mereka kawan atau lawan?"


....


....


Percakapan pelan ras Elf itu pun terus berlangsung hingga beberapa saat.


Hingga akhirnya kini anggota Guild Black Dragon barisan depan pun telah tiba di tempat pertarungan.

__ADS_1


"Sialan!! Berani-beraninya ras terbuang yang rendahan berusaha menghentikanku!" Teriak sombong sosok manusia yang bertubuh kekar itu dengan nada lantang sambil mengacungkan pedangnya kearah anggota Guild Black Dragon.


__ADS_2