
Clay tersenyum senang melihat raut wajah para pedagang yang merengut penuh dengan penyesalan.
"Kenapa kalian diam saja? Apa perlu aku meminta Trumb untuk menghitung uang ini?"
Para pedagang budak pun akhirnya mendekat dan segera mengambil sekantong uang 5.000 Gold tersebut.
"Tidak... Tidak perlu. Biar kami sendiri yang menghitung jumlahnya." Ucap salah satu pedagang budak.
"Ta-tapi... Darimana uang ini muncul? Apa dari cahaya biru tadi?" Tebak salah satu pedagang budak lainnya.
"Benar... Aku menggunakan cincin ruang penyimpanan." Jawab Clay sambil menunjukkan jari telunjuknya yang kini telah mengenakan sebuah cincin.
Sebenarnya cincin yang Clay gunakan saat ini itu adalah sebuah cincin biasa yang ia dapatkan dari harta kekayaan Vargus, tetapi Clay mengaku kalau cincin tersebut adalah cincin ruang penyimpanan untuk mengelabui semua orang.
Akhirnya kini para pedagang budak pun menghitung jumlah Gold yang telah Clay berikan dan ternyata jumlah tersebut memang benar berjumlah 5.000 Gold.
"Benar... Ini totalnya ada 5.000 Gold." Ucap salah satu pedagang budak.
Disaat bersamaan dengan ucapan salah pedagang tersebut, kini tampak semua orang selain anggota Guild pun terheran-heran dengan kekayaan Clay.
Mereka semua belum pernah ada yang melihat kalau ada seseorang yang berani mengeluarkan uang sebanyak ini demi membeli budak.
Meskipun bagi orang kalangan atas 5.000 Gold ini cukup banyak, tetapi mereka tidak pernah membelanjakan uang sebanyak itu demi membeli budak.
Orang-orang kalangan atas di kerajaan Grandle ini, biasanya hanya membeli 1-5 budak saja dan harganya itu tidak sampai 500 Gold. Tetapi kini para pedagang itu di kejutkan oleh Clay, sosok anak remaja yang menghabiskan 5.000 Gold hanya demi membeli budak.
Semua orang terkejut karena pada dasarnya 5.000 Gold tersebut dapat di gunakan untuk membeli mansion yang berukuran sangat besar dan luas.
Atau bisa juga dapat di gunakan untuk bertahan hidup dengan hidup sederhana selama 25-30 tahun.
Setelah para pedagang budak selesai memastikan jumlah uangnya, kini Clay pun berkata. "Kalau begitu serahkan mereka padaku."
"Baik, tuan. Tapi siapa nama anda?" Kini pedagang budak yang semula semena-mena pada Clay, kini mereka pun mulai bersikap sopan dan menghormati Clay.
"Hm, untuk apa kau ingin tahu namaku? Tinggal serahkan saja apa susahnya?" Jawab Clay yang mulai risih dengan perubahan sikap pedagang tersebut.
"Bukan begitu tuan... Kalau saya tidak tahu nama anda, bagaimana bisa saya menyerahkan dan memindahkan hak milik budak?"
Clay pun terkejut. "Hah!? Bagaimana maksudmu? Apa kalian sudah menjadikan mereka semua seorang budak?"
"Benar, tuan. Kalau kami tidak menjadikan mereka budak sejak awal... Mereka semua pasti akan bunuh diri."
__ADS_1
Clay terdiam tanpa kata, tatapan matanya tampak seperti sedang melamun, kedua telapak tangannya mengepal dengan erat, sambil berbicara dalam hati. "Sial!! Sial!! Sial!! Aku nggak tau kalau mereka sudah menjadikan mereka budak lebih dulu... Padahal niatku, ingin membeli mereka semua, lalu membebaskan mereka agar bisa berkumpul kembali bersama keluarganya!! Kalau begini, sama saja... Mereka selamanya tetap akan terikat belenggu budak! Aku fikir mereka hanya di tangkap dan di ikat saja, lalu menunggu pembeli dan kemudian baru melakukan kontrak tuan budak... Tapi ternyata dugaanku salah!"
Clay belum tahu sistem jual beli pedagang budak di dunia ini, karena sebelumnya ia belum pernah membeli budak sama sekali dan saat ini baru pertama kali nya Clay membeli budak.
Setelah melihat Clay terdiam beberapa detik, kini pedagang budak pun kembali berkata pada Clay sambil melambaikan telapak tangannya ke pandangan Clay. "Tuan... Tuan... Apa anda baik-baik saja?"
Clay pun kembali terkejut, kini ia pun tersadar dan kembali fokus. "Ah, iya. Aku baik-baik saja."
"Siapa nama anda tuan?" Tanya pedagang budak itu sekali lagi.
"Clay... Clay Valonia." Clay terdiam sejenak setelah menyebutkan namanya, kemudian ia kembali berkata. "Tapi aku ingin menjadikan mereka budak keluarga... Bukan budak pribadi! Ingat! budak keluarga."
"Budak keluarga? Baiklah... Berarti atas mama Valonia? Benarkan?"
"Iya benar."
"Baiklah tuan Clay... Kita akan memindahkan hak milik kontrak budak atas nama keluarga Valonia." Ucap salah satu pedagang budak.
"Mungkin sebaiknya kita melakukan pemindahan kontrak budak ini secara bersamaan agar lebih cepat dan tidak memakan banyak waktu." Ucap salah satu pedagang budak lainnya.
"Iya. Lebih cepat lebih baik." Jawab Clay yang kini merasa lemas karena rencananya untuk membebaskan ras Demi-human telah gagal.
"Baiklah kalau begitu... Kami akan memulai prosesnya."
Proses pemindahan tersebut, sama persis seperti yang sebelumnya Clay lakukan bersama Vargus.
Kabut hitam, rasa sakit yang di derita para budak dan berubahnya lambang tato di dada para budak itu pun juga sama persis.
Hanya saja yang membuatnya berbeda hanyalah sebuah rapalan mantera yang sebelumnya menyebut nama Clay, kini di ganti menjadi keluarga Valonia.
Selama proses berlangsung, banyak diantara para budak yang tak bisa menahan rasa sakit dan akhirnya jatuh pingsan.
Beberapa menit pun berlalu, proses pemindahan 90 budak pun telah selesai.
Kini 90 budak ras Demi-human itu pun telah sepenuhnya milik keluarga Valonia.
Tato lambang sebuah budak di dada sebelah kiri mereka pun kini telah berganti menjadi Valonia, sama persis seperti milik anggota Guild Black Dragon.
Setelah semuanya selesai, kini kelima pedagang budak pun berpamitan untuk segera pergi dari tempat penginapan tersebut.
"Tuan Clay... Kami sudah tidak memiliki urusan lagi disini... Kami izin pamit dari sini."
__ADS_1
"Ya, baiklah. Terima kasih... Kalau kalian punya budak lagi atau memiliki kenalan yang menjual budak, kalian bisa cari aku atau Guild Black Dragon... Aku pasti akan membeli mereka."
"Baik, tuan."
Akhirnya para pedagang budak pun pergi meninggalkan tempat penginapan tersebut.
Setelah mereka semua pergi, kini Clay pun mengambil 50 Gold dan memberikannya pada Trumb sebagai imbalan kerja yang telah mereka sepakati sebelumnya.
[Berhasil menarik uang sebanyak 50 Gold.]
[Saat ini saldo uang anda adalah 7.950 Gold 0 Silver 0 Copper.]
"Trumb... Ini upahmu." Ucap Clay sambil memberikan 50 Gold tersebut.
Trumb menerima sekantong uang yang Clay berikan dengan kedua tangan yang bergetar, ia tak menyangka kalau ia akan mendapatkan bayaran sebanyak 50 Gold.
"Ta-tapi tuan... Apa ini tidak terlalu banyak? Ini... 50 Gold... Uang sebanyak ini, sama saja seperti gajiku sebagai penjaga kota selama 10 tahun."
"Apa itu kurang?" Tanya Clay dengan senyuman ramah.
"Ti-tidak tuan... Bahkan ini terlalu banyak. Terima kasih tuan Clay... Terima kasih." Jawab Trumb sambil menundukkan tubuhnya kearah Clay sebagai tanda rasa terima kasihnya.
"Ya."
"Kalau begitu, saya juga izin pamit tuan."
"Ya pergilah."
Akhirnya kini pedagang budak dan penjaga kota pun pergi meninggalkan penginapan.
Sedangkan dengan Clay, kini ia menghampiri anggota Guild Black Dragon.
"Mulai saat ini, mereka semua adalah keluarga kalian."
Mereka yang dimaksud Clay itu adalah 90 budak yang baru saja ia dapatkan.
"Baik, tuan muda."
Lagi-lagi Clay mengambil uang sebanyak 50 Gold dan memberikannya pada anggota Guild.
"Untuk saat ini, aku ingin kalian merawat mereka dengan baik... Belikan mereka beberapa pakaian dan makanan dengan uang ini."
__ADS_1
"Baik, tuan."