SISTEM PENYIHIR TERTINGGI

SISTEM PENYIHIR TERTINGGI
033 - SANG PEMIMPIN


__ADS_3

Semuanya masih baik-baik saja.


Rachel sedang berlatih bersama Igor hingga tiba-tiba sebuah bunyi peluit membangunkan mereka semua dan mereka kembali berada di Medan peperangan yang sama seperti tadi. Beruntung pedang datang bersama Rachel dan Rachel juga bertatapan bersama Igor tidak hanya ada mereka berdua tetapi juga ada Dimitri di belakang mereka.


"Lagi?!"


Perempuan itu berteriak pada kedua pria itu rasanya dia belum tidur nyenyak setelah peperangan yang tadi tetapi mengapa ini masih berlanjut. Apakah organisasi itu benar-benar ingin mencari gara-gara dengan kerajaan sampai mereka melanjutkan peperangan ini. Sebuah suara kembali terdengar dari belakang menara.


"Kalian benar-benar tangguh tapi, kami tidak akan membiarkan kalian menggagalkan semuanya! Kalian penyihir bodoh! Terutama kamu Dimitri! Kamu bisa bergabung denganku dan menguasai dunia bukan dengan para penyihir bodoh itu!" ucap bayangan itu.


"Diam! Dasar pengecut! Tunjukan dirimu!" ucap Dimitri marah.


Tiba-tiba langit yang kala itu sedikit terang berubah menjadi sangat pekat dan juga gelap saat itulah sekelebat bayangan muncul di hadapan ketika orang itu dan kemudian saat mereka bisa melihat samar-samar dari bayangan itu ku lihat, Dimitri dan Igor  pun begitu terkejut.


"Mengapa wajah kalian begitu terkejut? Biarkan aku memperkenalkan diriku. Namaku…"


"Dimitri! Dia adalah penyihir hitam kita harus hati-hati!" ucap Rachel pada kedua pria di sampingku


"Ah! Kalian sudah tahu rupanya, SERANG!"


Berbeda dari yang tadi yang lawan ketiga orang dari utusan kerajaan itu adalah manusia tetapi yang sekarang mereka lawan adalah begitu banyak penyihir hitam yang begitu sangat tua dan juga begitu sangat menjijikan.

__ADS_1


Mereka terbang menggunakan sapu ijuk mereka dan juga dengan wajah mengerikan mereka ke arah  Rachel, Dimitri, dan juga Igor.


Tawa mereka mengelilingi dan juga memenuhi medan pertempuran itu tetapi tentu saja dari pihak kerajaan tidak akan pernah mau kalah. Pihak kerajaan juga menyiapkan begitu banyak pasukan. Walaupun di peperangan tadi pihak kerajaan kehilangan banyak penyihir tetapi mereka cukup seimbang dari organisasi itu karena mereka adalah penyihir yang bisa dengan cepat sembuh.


"Anak manis… mau apel?" Suara nenek tua terdengar di telinga Rachel.


Benar saja di belakangku juga sudah ada seorang penyihir yang sudah cukup tua dan juga memegang sebuah apel dan hendak memberikannya pada Rachel tetapi perempuan ini bukanlah putri salju yang bodoh dan juga naif. Rachel kemudian segera menebas pedangnya tepat di leher penyihir itu karena menurut apa yang mereka pelajari penyihir bisa dibunuh hanya dengan memotong kepalanya.


Penyihir hitam Fyodor membuat sebuah kursi di awan dan kemudian duduk di atasnya setelah itu ia menonton pertarungan ini terjadi.


Rachel kemudian membantu yang lainnya untuk mengalahkan penyihir majikan itu para penyihir hitam yang menjadi musuh bebuyutan dari kerajaan karena mereka adalah penyerbuyir jahat yang awalnya adalah murid di sekolah yang sama denganku dan juga yang lainnya tetapi mereka adalah penyihir yang hanya ingin menguasai semuanya dan kemudian mereka berkhianat pada kerajaan dan mereka kemudian segera beralih di bawah kekuasaan Fyodor, yang semua orang tahu bahwa dia adalah penyihir hitam abadi yang di gadang-gadang sebagai penyihir yang kekuatannya melebihi Demon king.


Rachel hanya terus memperhatikannya  duduk di atas awan sana sembari terus menatap ke arah mereka yang sedang berperang dan bukan hanya puluhan penyihir hitam yang melawan mereka tetapi bahkan begitu banyak bahkan bisa terbilang ratusan sehingga mereka cukup kewalahan.


Tetapi kekuatan di antara dua pihak seimbang tidak ada yang berniat untuk mengalah dan juga tidak ada yang ingin kalah dari pertarungan ini sehingga yang terjadi berikutnya adalah pihak kerajaan akan membuat pertarungan sengit ini berakhir dengan membuat pihak penyihir hitam menyerah.


Tetapi itu tidak semudah membalikan telapak tangan juga kuat bahkan melihat bagaimana beberapa penyiar hitam yang terluka Fyodor yang sedang duduk mengamati peperangan ini menggunakan kekuatannya membuat para penyihir yang sudah mati itu hidup kembali sehingga hal itu membuat pihak kerajaan dan juga aku serta Igor dan juga Dimitri sedikit kewalahan.


Ratusan penyihir saling menyerbu dan kemudian bertarung satu sama lain.


Rachel pun juga begitu demi mempertahankan nama kerajaan dan juga tidak ingin diinjak-injak oleh penyihir hitam itu aku tentu saja tidak akan membiarkan semuanya ini berakhir menjadi hal yang baik untuk mereka. Organisasi itu hanyalah organisasi asal-asalan yang dibentuk oleh penyihir hitam untuk mencari anggota organisasi dan bahkan mereka akan dikorbankan di peperangan tadi karena aku bisa menyimpulkan bahwa penyihir hitam Fyodor, hanyalah memanfaatkan manusia untuk masuk dalam organisasi ini.

__ADS_1


Dan dengan mengatasnamakan membuat dunia yang baik dan juga dunia yang bebas dari para penyihir dia mengatakan pada para anggota organisasi Holy Mount bahwa tugas utama mereka adalah membunuh para penyihir dan kemudian berbohong bahwa dirinya juga adalah penyihir bahkan dia adalah penyihir hitam abadi yang begitu sangat dicari oleh para tetua-tua penyihir.


Walaupun para penyihir dari pasukan penyihir hitam terus berdatangan Rachel tidak akan pernah menyerah. Terlihat Dimitri dan juga Igor tidak juga kunjung menyerah. Mereka masih menggunakan pedang dan belum mengeluarkan kekuatan karena memang benar Rachel dan juga Igor memang benar-benar tidak memiliki kekuatan memang kami diutus dari kerajaan tetapi kami benar-benar tidak pernah bisa menggunakan kekuatan.


Tetapi dalam seni bela diri seperti ini menggunakan pedang dan juga berperang kami sudah tahu tekniknya.


***


"Dimitri, sampai kapan kamu akan menggunakan pedang bodoh itu? Aku tahu kamu bisa menghancurkan semuanya dengan kekuatanmu"


Dimitri, tidak berniat percaya dengan perkataan Fyodor. Ia hanya akan datang atas nama kerajaan dan juga atas nama keluarganya yang pernah dijadikan tumbal oleh organisasi ini dan ia sudah cukup sakit hati jika sampai ia menuntaskan semuanya maka ia akan meratakan semua tempat ini bahkan semua pengirim itu akan ia buat mati selamanya.


Dimitri tidak akan pernah main-main dengan perkataannya apapun yang berhubungan dengan keluarganya ia tidak akan pernah bisa begitu saja baik-baik karena Iya baru tahu bahwa keluarganya telah menjadi tumbal dari organisasi itu bahkan sekarang ia baru tahu bahwa organisasi itu adalah organisasi penipuan yang hanya merekrut anggota untuk memuaskan keinginan pemimpinnya yaitu penyihir hitam Fyodor.


Dimitri tidak akan membiarkan dia melangkah lebih jauh lagi walaupun ia dikenal sebagai penyihir hitam abadi dan juga kekuatannya begitu sangat dahsyat tetap saja Dimitri tidak akan pernah takut jika ini berhubungan dengan keluarganya dan juga tentang kerajaan.


Rachel dan juga Igor saling bantu sedangkan Dimitri harus melawan pasukan penyihir itu sendirian karena ia berada jauh dari kedua orang itu mereka terpisah karena banyaknya penyihir hitam yang terus menyerang dan kemudian pasukan penyihir dari pihak kerajaan masih sedikit terlambat datang karena itulah mereka harus dengan cepat menghadang pasukan dari penyihir hitam.


Suara pedang ada di mana-mana bahkan dentuman-dentuman tanah terus berterberangan ke arah penyihir kerajaan maupun dari politik penyihir kerajaan ke penyihir hitam. Peperangan ini masih berlanjut hingga kemudian, Fyodor turun dari tahta dan berkata


"Sudah cukup… kita akan membuka segel Demon dan kita akan sama-sama bahagia"

__ADS_1


Begitu banyak ratusan pasukan dari penyihir hitam ditarik kembali mereka kemudian mundur berada di belakang Fyodor. Pihak kerajaan terlambat mengetahui informasi karena selama peperangan ini terjadi Fyodor cara diam-diam sudah membuka segel dan melakukan ritual sendirian hal inilah yang membuat kini, berdirilah di hadapan Fyodor ratusan Demon yang langsung menyerang ke arah Dimitri yang lainnya.


Pasukan kerajaan benar-benar terlambat mengetahui informasi ini karena mereka terlalu fokus atas peperangan yang terjadi di depan mereka sehingga mereka tidak pernah sadar bahwa ritual sudah dijalankan dan juga berhasil dilepaskan sehingga mereka pasti akan kalah tetapi Dimitri dengan semua kepercayaan dirinya dan juga ia yakin bahwa kerajaan akan menang ia kemudian berkata pada pasukan yang tersisa bahwa mereka pasti akan menang.


__ADS_2