
"Igor? Ada apa?"
"Apa ada yang salah?"
Rachel terus bertanya pada pria yang sudah meninggalkannya begitu saja entah apa yang terjadi tetapi bahkan tadi perempuan itu belum mengatakan sepatah ataupun tetapi, Igor perlahan melangkah pergi setelah memberikan barang-barang Ibu yang tadi ditolongnya.
"Igor! Apa yang kamu sembunyikan dariku?! Apa yang sangat tidak boleh aku ketahui?! Katakan! Jangan bersikap seperti Dimitri! Bertahun-tahun sejak kita lulus dari sekolah penyihir, aku terus memikirkanmu Igor!"
Pria itu menggantikan langkahnya entah apa yang dipikirkan perempuan itu sehingga setelah bertahun-tahun menghilang bahkan sekarang ia datang dengan kata-kata gila seperti itu.
Tentu saja pria yang mendengar hal itu tidak ingin terjebak dalam kata-kata manis perempuan itu karena ia mendengar sendiri bagaimana perempuan itu mengatakan bahwa ia sangat mencintai Dimitri dan juga sangat menyukai pria itu lantas mengapa sekarang ia berubah pikiran dan mengatakan bahwa ia menyukai pria lain.
"Jangan serakah Rachel! Kamu bilang, hanya Dimitri yang kamu sukai lantas kenapa sekarang kamu mengatakan hal itu padaku?"
Igor tidak ingin membuat masalah apalagi dengan hal-hal seperti ini sehingga ia kemudian berbalik dan ingin berbicara pada perempuan itu tetapi ia rasanya sudah tidak ada lagi kata-kata yang harus dikeluarkan.
Karena pada kenyataannya menyimpan perasaan itu selama bertahun-tahun bahkan sudah sejak lama membuatnya semakin sakit bahkan ketika ia ingin mencoba untuk membuka lembaran baru selalu ada ingatan tentang gadis itu.
"Hanya kamu yang memperhatikan aku Igor! Kamu ingat peperangan pertama kita? Kamu jelas mengkhawatirkan diriku"
Pria yang mendengar hal itu masih perjanjian yang rasanya ia tidak tahu harus mengatakan apa karena pada kenyataannya ia juga bingung dengan semuanya karena ia benar-benar masih mempunyai perasaan pada perempuan di hadapannya itu.
Tetapi seakan waktu mengikis perasaan itu perlahan-lahan hingga sekarang perasaan itu hanya tersisa sedikit saja yang jika dihancurkan maka akan berubah menjadi puing-puing kecil yang begitu sangat tidak berguna.
"Igor, aku menyukaimu dan aku baru sadar saat aku mengingat semuanya. Aku hanya terlalu memikirkan tentang Dimitri, satu hal yang aku ingin tanyakan adalah apakah rasa ini sama dengan apa yang kamu rasa?"
Igor terdiam dan kemudian ia tidak harus mengatakan apa hatinya ingin berkata ia tetapi pikirannya terus berkata padanya untuk tidak melakukan hal ini karena bagaimana jika ia hanya dipermainkan dan juga perempuan ini hanyalah bermain-main saja.
Hal itu membuat pria ini merasa bahwa ia tidak bisa membuat semuanya baik-baik saja dan kemudian yang berikutnya terjadi adalah ia kemudian masih menatap perempuan di hadapannya tetapi detik berikutnya yang terjadi adalah perempuan itu dengan berani maju ke depan Igor dan tanpa aba-aba mendaratkan bibirnya di atas bibir Igor.
***
Dimitri sedang duduk di luar rumah lebih tepatnya di atas kursi yang terbuat dari bambu hingga tiba-tiba, Igor dan Rachel datang.
__ADS_1
"Kalian dari mana saja?"
Dimitri bertanya tetapi bahkan belum dijawab.
Rachel menyodorkan undangan.
"Ini apa?"
"Undangan pernikahan kita Dimitri"
"Per-Nikahan?!"
Limite terkejut ia tidak menyangka bahwa temannya bahkan sudah menikah dan sekarang makan ia diundang.
Dimitri kira ia sudah dilupakan oleh banyak orang apalagi ia menolak menjadi kepala sekolah yang ia lakukan setelah hidup kembali bersama keluarganya adalah duduk menatap alam.
Dan juga seringkali ia berlatih sendirian di teras rumahnya terkadang ia juga merindukan Igor dan Rachel dan sekarang mereka berdua sedang berada di sini dengan memberikan undangan pernikahan.
"Baiklah, aku dan keluargaku akan datang"
"Iya, mereka telah kembali"
Dimitri menceritakan semuanya pada kedua orang itu mereka tertawa bahkan mengenang apa yang terjadi di masa lalu tentang bagaimana mereka melawan para iblis dan juga melawan tujuh dewan iblis yang kuat itu bahkan yang terjadi berikutnya adalah Igor mengatakan pada Dimitri bahwa ia adalah saudara laki-laki paling keren di dunia.
Dimitri kemudian hanya bisa tersenyum ke arah saudara angkatnya itu dan kemudian hanya bisa terus tersenyum hingga sambil menyisir rambutnya.
Dimitri menceritakan juga bahwa ia hampir menjadi kepala sekolah tetapi beruntung ia tidak lulus dan kemudian bisa bergerak bebas bagai burung di udara. Tetapi kini karena Dimitri tinggal bersama kedua orang tuanya ia tidak bisa seenaknya begitu saja karena ada kedua orang tuanya yang ada di rumah.
Dimitri kemudian berkata pada kedua orang itu bahwa ia akan datang ke acara pernikahan mereka berdua dan benar saja saat hari pernikahan itu Dimitri dengan setelan jas dan juga wajah yang begitu sangat terlihat tampan maju ke depan dan kemudian memberikan selamat pada Rachel dan juga Igor.
Bukan hanya Dimitri saja yang diundang tetapi banyak teman-teman satu angkatan mereka yang diundang bahkan ada juga yang sudah memiliki anak dan juga ada yang sudah menikah tetapi ada juga yang masih nyaman untuk tinggal sendiri.
***
__ADS_1
Beberapa bulan setelah pernikahan Rachel dan juga Igor, Rachel kemudian mendapati dirinya hamil dan saat itulah juga diadakan pertemuan untuk membagi kekuatan sihir alam yaitu Angin, Air, tanah, dan Api.
Rachel yang saat itu sedang hamil kemudian juga ikut pertemuan itu dan mengikuti proses itu dari awal sampai akhir dan kemudian saat masuk dalam babak penentuan.
Betapa terkejutnya Rachel karena ia dipilih sebagai wadah roh air sedangkan Igor menjadi wadah dari Roh Tanah sedangkan Dimitri menjadi wadah dari Roh Api.
Tersisa satu roh yang belum memiliki wadah hingga kemudian roh itu tersadar bahwa Rachel sedang mengandung.
"Aku akan memilih anak ini sebagai wadah rohku yaitu roh Angin"
Setelah mengatakan hal itu, Rachel cukup senang karena anaknya terpilih menjadi wadah dari Roh angin.
Dan juga pilihan dari para roh-roh itu. Terlebih Rachel yang sangat menyukai air dan Igor yang begitu sangat menyukai tanah sedangkan Dimitri sudah sejak lama begitu mencintai menggunakan kekuatan Api. Sekarang malah ia mendapatkan kekuatan permanen karena roh itu tinggal di dalam dirinya.
Mereka kemudian hidup saling bergantung satu sama lain bahkan mereka kemudian bersatu untuk menyegel kembali iblis dan kemudian membuat manusia bersatu kembali dan menciptakan kedamaian di dunia serta membuat semuanya bahagia.
Dengan adanya penyatuan kekuatan dari keempat roh itu membuat dunia kembali seimbang dan kejahatan kembali dan berada di bawah sedangkan kebaikan menjadi nomor satu.
Hal itu membuat dunia kemudian menjadi seimbang dan tidak ada lagi kejahatan karena iblis sudah kembali tersegel dan manusia hidup dengan kembali percaya pada Tuhan serta kepercayaan mereka masing-masing.
Mereka menyatukan kekuatan bahkan sampai ketika Rachel melahirkan anaknya, dan anaknya mulai tumbuh besar ia mulai ikut untuk menyatukan kekuatan untuk menyeimbangkan kehidupan di dunia.
Membuat dunia menjadi tempat yang penuh akan kebahagiaan bukan hanya diisi oleh para iblis dan juga orang-orang yang hanya menebarkan kebencian.
Pada akhirnya mereka hidup bahagia dengan kekuatan mereka masing-masing bahkan mereka tidak lagi berperang satu sama lain dan juga tidak ada yang berani mengusik kerajaan penyihir itu bahkan banyak orang yang setuju dengan adanya kerajaan itu maka semuanya menjadi aman.
Hal itulah yang membuat semuanya bahagia Dimitri bahagia bersama keluarganya, Rachel bahagia bersama Igor dan putra mereka yang juga sudah kekuatan Angin sementara yang lainnya juga bahagia dengan kehidupan mereka masing-masing.
Dimitri tidak pernah menyangka semuanya akan berakhir menjadi seperti ini karena sejak awal keterangan terjadi di akhirat hadirinnya akan mati dan kemudian tidak ada akhir bahagia seperti ini tetapi sekarang ia melihat bahwa ia bahagia itu benar-benar ada dalam kehidupan nyata.
Dimitri juga senang karena pada akhirnya semuanya terbuka dan terbongkar jika ia menerima tawaran untuk menjadi kepala sekolah maka sekarang ia sedang sibuk untuk urusan sekolah penyihir itu.
Tetapi ia membuat keputusan yang tepat sekarang ia bisa bebas kemanapun ia pergi bahkan, ia tidak perlu memikirkan orang lain lagi karena bahagianya adalah keluarganya.
__ADS_1
TAMAT