
Kedua belah pihak masih saling menyerang dan Dimitri juga tidak kalah saing bahkan ia juga terus menyerang dengan kekuatannya. Ia merubah pedang biasa yang ia gunakan menjadi pedang yang memiliki kekuatan sehingga sekali tebas yang langsung membuat beberapa iblis terkena pedangnya.
Dimitri hanya ingin membuat semuanya kembali normal dan istana kekaisaran ini karena iblis benar-benar adalah makhluk yang sangat tidak tahu malu dan juga mereka begitu sangat tidak tahu diri merebut apa yang menjadi hak milik manusia.
"Dimitri, aku sudah tidak kuat… aku…"
"Rachel!"
Perempuan itu sepertinya kehilangan tenaga dan juga ia tidak bisa melawan pasukan di hadapan mereka lagi sehingga hal itu membuat Dimitri sedikit khawatir akan perempuan itu.
Hal itu kemudian membuat Igor yang melihat hal itu segera berlari Rachel dan menggendong perempuan itu ke dalam istana.
Melihat Igor sudah menggendong perempuan itu membuat Dimitri sekarang mau tidak mau harus melanjutkan peperangan ini seorang diri dengan dibantu beberapa pengawal di belakangnya kemudian mereka berperang melawan pasukan iblis itu.
Mereka saling berperang dan Dimitri berhasil membuat musuh terpukul mundur tetapi mereka semakin bertambah banyak dan mereka diperhadapkan pada pilihan yang sama sekali tidak pernah bisa mereka ambil karena mereka terkurung di dalam istana ini.
Dimitri harus merebut kembali istana ini agar bisa dikembalikan pada kekaisaran yang sesungguhnya karena ia tahu bahwa kaisar yang berada di tempat ini adalah kaisar Demon King Viktor.
Ini adalah ulah iblis dan juga Dimitri tidak akan membiarkan semua hal itu berlangsung menjadi hal yang buruk lagi.
Hatinya Dimitri masih memikirkan tentang Rachel, tetap saja sekarang adalah waktunya untuk berperang melawan para iblis ini tidak ada waktu untuk berpikir tentang hal.
Sementara Dimitri sedang sibuk melawan para iblis itu Igor kemudian membawa Rachel ke dalam sebuah kamar di istana itu dan memberikan perempuan itu di atasnya setelah itu ia kemudian segera berkata.
"Beristirahatlah disini"
Rachel sepertinya tidak ingin ditinggalkan sendiri sehingga ia kemudian memegang tangan pria itu dan sekali lagi Igor merasa sesuatu yang berbeda dari dirinya sehingga yang terjadi berikutnya adalah ia kemudian menatap mata manik milik perempuan itu dan kemudian kembali berkata.
"Aku harus membantu Dimitri, tetaplah disini"
Meski berat meninggalkan perempuan itu tetapi Igor juga punya tugas lebih penting yaitu merebut kembali kekaisaran ini lebih tepatnya merebut kembali istana ini dari pasukan iblis yang tidak tahu diri itu.
Setelah kepergian Igor, Rachel segera berbaring dan menatap langit-langit kamar ini baru pertama kalinya ia tidak di atas pembaringan ini dan juga ia baru merasakan bagaimana rasanya luka-luka di tubuhnya.
__ADS_1
Pada saat peperangan ia dilempar bahkan terkena sayatan demi sayatan dari pedang musuh iblis itu bahkan ia nyaris terkena semburan api dari para iblis.
Sebagai seorang perempuan ia seharusnya tidak berada di sini tetapi ia juga punya tujuan yang mulia bahkan ia punya tugas yang mulia untuk membuat umat manusia bisa hidup dengan damai yaitu menyingkirkan iblis dari dunia ini dan menyegel kembali mereka di neraka. Ya jelas tahu Apa tujuan dirinya dan juga itu juga adalah tujuan dari Dimitri.
Entah sejak kapan seorang baik memandang perempuan itu dari luar dan ketika Rachel mendadak memandang tidak ada siapapun di luar.
Perempuan itu segera berbaring dan menutup mata tetapi tiba-tiba ia merasakan sesuatu tepat berada di depan matanya dan saat ia membuka mata ia nyaris tidak bisa mengeluarkan suara karena sesuatu menutupi mulutnya dan ia ingin melihat hanyalah mata semerah darah yang entah bagaimana bisa ia jelaskan.
***
Peperangan di luar istana masih terjadi Dimitri bersama Igor masih terus bersama untuk merebut kekuasaan di kekaisaran ini lebih tepatnya merebut istana kekaisaran ini.
Tanpa memikirkan bagaimana nasib perempuan di dalam sana yang sekarang bahkan dengan di dalam bahaya tetapi perempuan itu bukanlah perempuan bodoh dan juga Dimitri dan juga Igor yakin jika sampai kenapa-kenapa Rachel tahu bagaimana menjaga dirinya.
Dimitri juga Igor masih bersusah payah untuk menjaga dan kemudian membentuk pasukan lagi dari beberapa pengawal yang tersadar tetapi beberapa lainnya sudah masuk dalam jebakan dan kemudian terikat bersama para iblis.
Saat pasukan iblis sudah semakin berkurang dan mereka nyaris kalah tiba-tiba sebuah suara mengagetkan mereka.
"Menyerahlah putra Alam! Kamu sebaiknya menyerah atau perempuan ini …"
Iblis itu kemudian segera berjalan ke arah depan Dimitri dan juga Igor dan kemudian terlihat Rachel kesakitan karena iblis itu memegang lehernya dengan begitu keras.
"To…tolong… tolong aku"
Suara tercekat milik Rachel terdengar jelas ditelinga Dimitri dan juga Igor terlebih Igor yang mendengar hal itu merasa begitu menyesal karena meninggalkan perempuan itu sendirian di dalam sana tadi.
Ternyata hal inilah yang membuat Igor merasa bahwa ia tidak terlalu fokus berperang tadi karena ia terlalu banyak memikirkan tentang perempuan ini entah mengapa ia selalu memikirkan tentang Rachel.
Demon King Viktor kemudian menatap mata Dimitri dengan mata merahnya yang menyala-nyala bahkan ia terlihat seperti iblis yang menyeramkan dan juga siapapun yang melihatnya pasti akan ketakutan.
Rachel masih berusaha untuk melepaskan dirinya dari tekanan iblis itu tetapi ia bukan seperti Dimitri yang memiliki kekuatan sepenuhnya ia hanyalah manusia, yang hanya bisa menggunakan pedang dan senjata lainnya seperti Igor.
Perempuan itu hanya bisa terus berusaha menendang iblis di sampingnya tetapi bahkan tendangan itu tidak berlaku apapun bahkan tidak mempan pada iblis itu.
__ADS_1
Dimitri memandang ke arah King Victor dan kemudian kembali berkata
"Lepaskan dia!"
"Bagaimana jika aku tidak mau? Apakah kamu akan membuat tanah bergetar dan benua terbalik serta lautan mengamuk? Ha Ha Ha!"
Tawa iblis itu memenuhi setiap sudut-sudut istana kekaisaran ini tetapi bahkan tidak ada yang tertawa hanya iblis iblis di belakang yang tersisa yang tertawa dengan suara tertawa mereka yang bahkan begitu tidak menarik.
Di samping itu Igor memandang ke arah Rachel yang terlihat begitu sangat kesakitan bahkan ia bisa melihat bagaimana leher dari perempuan itu mulai memerah karena bekas cengkraman dari iblis itu.
Igor jelas tidak akan bisa membuat semuanya baik-baik saja bahkan ia merasa bahwa dia juga sama seperti perempuan itu yaitu manusia yang hanya bisa menggunakan pedang dan juga senjata lainnya tidak seperti Dimitri yang memiliki kekuatan.
Mereka hanyalah manusia fana yang diberi kemampuan untuk dapat melawan para iblis dan Dimitri lah yang mendapat anugerah yaitu kekuatan yang di miliki dirinya.
"Bebaskan dia Dimitri, aku mohon atas nama saudara Dimitri"
Igor berkata pada Dimitri karena ia tahu bahwa pria itu memiliki kekuatan tetapi Dimitri masih tidak bergerak sama sekali dan seperti ia tengah memikirkan sesuatu saat itulah ia melihat bagaimana Demon King Viktor masih tersenyum puas.
"Dimitri!"
Igor berteriak namun Dimitri masih diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun karena ia sedang memikirkan sesuatu tapi Igor malah terus berteriak nama pria itu.
Igor sudah berniat untuk melangkahkan kakinya ke depan karena melihat Dimitri tidak bergerak sedikitpun tetapi kemudian Dimitri berkata.
"Tenang dulu, tenang…"
Dimitri berkata pada Igor dan pria itu kemudian berpikir apakah Dimitri selama ini sedang berpikir sesuatu?
"Bagaimana? Kamu takjub ketika melihatku?"
Perkataan iblis itu membuat Dimitri ingin meludah tepat di wajahnya karena ia sangat membenci iblis yang telah membuat manusia jatuh ke dalam dosa seperti itu.
Dimitri kemudian menatap mata merah itu seakan ia tidak ketakutan sama sekali berbeda dengan pengawal dan juga bahkan Igor yang tidak begitu bisa menatap mata itu berlama-lama.
__ADS_1
Hal itu membuat, Dimitri ingin mencari tahu di dalam mata iblis itu apa yang ingin dia lakukan karena ia sama sekali tidak pernah bisa menebak Apa yang akan terjadi berikutnya.