
Nirmala memasuki kamarnya dengan wajah cemberut, dengan menghentak hentakan kaki nya, Nirmala duduk di ranjang tempat tidur dengan mata berkaca-kaca kaca.
"ada apa, Mala?"
kenapa kamu menangis, apa Abang sudah membuat kamu kesal atau Abang sudah menyakiti hati kamu," Abang mohon tolong katakan Mala. tanya Aki Rahmat
"Mala kesal!"
dengan mantan mertua gila itu.
seenaknya dia menghina Mala, Abang!"
pokonya Mala nggak mau tau, nanti malam kita harus cetak gol!" Mala mau cepat hamil. biar mama Sri nggak ngehina dan ngerendahin Mala lagi, dan Abang harus bisa merawani Mala,!nggak ada bantahan.
gerutu Nirmala.
"jadi benar, kamu masih perawan?"
bagai mana bisa Mala, bukan nya kamu sudah pernah menikah!" dan mantan suami mu juga akan menikah lagi.
tanya aki Rahmat.
"tau, aah!"
kesel Mala, bukan nya bantuin Mala,
Abang malah banyak nanya.!
"ngapain nunggu, malam!"
sekarang juga bisa, kita mulai sekarang aja gimana pancing aki Rahmat, dengan senyum mesumnya.
"beneran, Abang!"
punya Abang sudah nggak apa apa, dan kita bisa cetak gol?"
tanya Nirmala dengan penuh harap.
"iya!"
punya Abang udah nggak apa apa, udah sembuh total. jawab aki Rahmat.
Kalau begitu!" Abang tunggu bentar ya, Mala mau ngunci pintu sama jendela, biar aman dari gangguan hama.ucap Nirmala, penuh semangat.
"iya' Mala!" Jawab aki Rahmat.
semua udah Mala kunci Abang, ayo kita mulai ritualnya. kata Nirmala, sambil naik ketempat tidur.
"sabar!"
kita sholat sunah dulu, baru mulai ritualnya.
ucap Aki Rahmat dengan menahan tawa.
"baikalah!"
Mala, berwudhu dulu ya Abang.
__ADS_1
setelah selesai mengerjakan sholat bersama.
Aki Rahmat, langsung menaiki kasur, dan memeluk Nirmala dengan lembut dan hati. hati.
cukup lama aki Rahmat memancing gairah Nirmala, hingga Nirmala meminta dengan sendirinya, agar Aki Rahmat segera memulai ritualnya.
setelah berusaha cukup lama, Aki Rahmat berusaha menyentuh nirmala akhirnya berhasil juga, dengan teriakan Nirmala yang nyaring .
"pelan Abang!"
sakit, punya Abang kegedean,! rasanya sakit banget. rintih Nirmala.
"maafin Abang, Mala!"
Abang nggak bermaksud, untuk nyakitin kamu." Abang akan pelan pelan.
jawab aki Rahmat, sambil mengusap air mata Nirmala.
.
"rasanya sesak banget, bang Rahmat!" ringis Nirmala.
"jadi Abang harus bagai mana, Mala?
apa Abang hentikan, aja sekarang!"
"jangan, Abang!"
terusin aja, Mala mau punya anak secepatnya. pinta Nirmala pada aki Rahmat.
soalnya tangung bange, udah enak ini udah masuk semua. ucap aki Rahmat dengan penuh semangat.
"iya, Abang!"
tapi pelan pelan, ya geraknya.
pinta Nirmala.
" iya"
Abang akan pelan pelan ko, kamu tahan ya. kalau kelamaan entar kamu lama baru hamilnya..ucap aki Rahmat asal.
"ya udah, cepetan aja bang!" .pinta Nirmala.
karena keasikan mereka jadi lupa diri dan waktu, hingga jam menunjukan pukul sepuluh malam. mereka baru berhenti melewatkan sholat tiga waktu, dan melewatkan makan malam.
"braaaaaK...! "braaaaaK!
Nirmala bangun, ini sudah jam sembilan pagi. sampai kapan kalian akan tidur seperti mayat gitu, bangun nggak. kalau nggak bangun juga mama bakar kamar kamu sekarang. ancam Audy.
"iya, mah!"
Nirmala udah bangun ko, ada apa sih teriak teriak nggak jelas, kaya di hutan aja!
bentar lagi juga Mala turun.!teriak Nirmala, sambil berusaha untuk bangkit menuju kamar mandi.
"gila!"
__ADS_1
kenapa jadi sakit banget sih, mana perih lagi, Abang bangun udah siang.! bantuin Mala ke kamar mandi, Mala kesulitan untuk jalan.
omel Nirmala pada aki Rahmat.
"maafin, Abang ya Mala!"
Abang udah bikin kamu kesakitan kaya gitu, sini Abang bantuin kekamar mandi!" kata aki Rahmat, sambil memimpin tangan Nirmala.
setelah selesai mandi, Aki Rahmat dan Nirmala berjalan bergandengan tangan menuju ruang makan dengan tertatih tatih.
kalian berdua, kenapa jalan nya sama gitu?"
tanya Audy, dengan heran dan binggung.
"Mala!"
jatuh dikamar mandi ma!" jawab Nirmala dengan dusta nya.
"hoby banget, ya!"
kalian berdua jatuh dikamar mandi, apa jangan jangan dikamar mandi kalian ada setan nya.
.ejek Josep.
Nirmala hanya diam, dengan duduk di kursi. sambil mengunyah sarapan pagi yang tertunda.
tumben kamu makan nya banyak,
biasanya juga dikit banget, apa kamu habis kerja rodi Mala?" tanya Audy.
"mama sama papa!"
kenapa berisik banget sih,
banyak banget komen nya, mending mama sama papa liburan aja sana, mumpung sekarang hari Minggu.
omel Nirmala dengan wajah cemberutnya .
"sensi amat, anak gue satu ini!, ayo Pah kita pergi bulan madu lagi. siapa tau dapat anak perempuan yang baik dan bersahaja.
ucap Audy.
"ayo!"
papa juga pengen punya baby lagi sayang, biar rame lagi rumah kita.
canda Josep.
"dasar, pasangan mesum akut!. gerutu Nirmala.
"kita kekamar aja, bang!" Mala mau istirahat.
" iya Mala"jawab aki Rahmat.
"semoga, langsung jadi ya bang?" setelah cetak gol kita lancar!" doa Nirmala, sambil merebahkan dirinya di kasur diikuti aki Rahmat.
"Iya, sayang!"jawab aki Rahmat, sambil tersenyum dan memeluk Nirmala dengan erat.
__ADS_1