Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
Pergi ke pasar rakyat.


__ADS_3

Nek Inayah menatap tingkah nek Encim yang sejak pulang dari rumah sakit bertingkah aneh, bahkan selalu mengerutu sendiri tanpa alasan entah apa yang membuatnya selalu mengerutu tak jelas.


"Audy kamu mau kemana? tanya nek encim yang baru keluar dari dapur .


"Mau kekantor Bu, kenapa emangnya? tanya Audy.


Audy tolong Carikan calon istri untuk Paijo, kasian dia tiap malam cuma meluk Guling aja. oceh Nek encim.


Iya nanti Audy suruh papanya Nirmala aja yang nyariin.. jawab Audy yang langsung ngacir keluar rumah .


Sepi banget rumah ini, sesepi hatiku.! keluh nek Encim yang langsung menghidupkan tivi.


"Encim mau ikut aku jalan jalan nggak? tawar nek Inayah yang sudah berdandan cantik meski usia sudah beranjak senja.


"Boleh kemana? tanya nek encim yang terlihat antusias.


"Kepasar rakyat, kita lihat baju siapa tau ada yang nyangkut dihati.! kata nek Inayah.


"Oke aku mau, tapi kamu yang bayarin ya Inayah.! ucap nek encim.


"Enak aja" kamu yang beli kenapa aku yang bayar, kamu kan janda kaya dapat warisan harta dari suamimu yang sudah tiada..omel nek Inayah.


Tapi kan aku janda, meski berharta tetap aja butuh tunjangan untuk orang tua.! jawab nek encim tak mau kalah..


Kalau begitu ku tingal aja biar kamu sendirian dirumah.. ucap nek Inayah yang langsung pergi ninggalin nek Encim.


Nek encim langsung menyambar tas nya dan berlari mengikuti nek Inayah yang sudah memasuki mobil milik Audy.


Tiba di pasar rakyat Nek inayah meski sudah tua tapi terlihat muda seperti orang berusia empat puluh lima, karena perawatan yang selalu terjaga.


Nek inayah menjadi pusat perhatian selain cantik bentuk tubuhnya juga indah dan berlekuk seperti artis India.


"Inayah" pangil seorang laki laki setengah baya yang terlihat masih tampan dan ekslusif


yang baru keluar dari mobil mewahnya.


"Siapa ya? tanya nek Inayah berusaha mengingat wajah orang yang memangilnya.

__ADS_1


"Aku Alvaro Kishan, sahabat yang kamu tolak cintanya dulu..jawab pria paruh baya itu.


Varo maaf aku benar benar lupa, habis kamu banyak berubah.!kata nek Inayah dengan ramah.


Kamu nggak berubah, masih cantik seperti dulu..puji Alvaro sambil menatap wajah nek Inayah dengan tatapan kagumnya.


Kamu bisa aja, kamu kesini mau belanja juga.? tanya nek Inayah.


"Nggak" kebetulan tadi aku habis dari rumah makan disana dan aku lihat kamu yang baru turun, jadi ya aku samperin kesini.. jawab pak Alvaro.


"Ini siapa pembantu kamu ya? tanya Alvaro menunjuk kearah nek encim.


Saya bukan pembantunya Inayah.. tapi saya besannya.! omel nek Encim yang tak terima dikatakan pembantu.


"Oh maaf" kata Alvaro dengan wajah terlihat merasa bersalah.


"Kamu mau beli apa Inayah? tanya Alvaro.


"Belum tau,rencananya hanya mau liat liat aja.! jawab nek Inayah sambil tersenyum ramah.


"Silahkan" asal istrimu nggak ngamuk aja. canda nek Inayah yang melanjutkan langkahnya menuju kedalam.


Istriku sudah tiada lima tahun yang lalu, dia meningal karena sakit kanker paru paru Inayah.! jawab Alvaro dengan wajah muramnya.


"Oh maaf" jika aku membuka luka dihati mu.! jawab nek Inayah.


Tidak apa apa, kamu sendiri apa masih bersama Ilham?. tanya pak Alvaro.


Iya" mas Ilham kan cinta sejati ku.! jawab nek Inayah asal.


Ilham beruntung mendapatkan kamu dari sekian banyak nya pemuda kampus, malah Ilham yang kamu pilih,meski Ilham hanya anak yatim piatu.


Cinta tidak mengenal harta, tahta dan kedudukan varo..jawab nek Inayah yang merasa tak nyaman karena Alvaro mengungkit kisah masa lalunya.


"Kalian ngomong terus, aku nggak di ajak ngomong..Inayah entar aku adukan sama suami mu kalau kamu selingkuh.. omel nek encim yang kesal karena nggak di anggap kehadirannya.


Siapa yang selingkuh sih encim..dia temanku bukan selingkuhan ku..jangan Ngada Ngada kalau nggak ada buktinya.! tegur nek Inayah.

__ADS_1


Alvaro hanya terbengong melihat perdebatan antara Inayah dan besannya.


Varo lebih baik kamu pulang aja jangan ngikutin kita karena akan jadi masalah..pinta nek Inayah.


"Baiklah" tapi aku boleh minta no ponselmu nggak? tanya Alvaro.


Aku nggak punya ponsel, mas Ilham kan cemburuan.. jawab nek Inayah


"No ponselku aja. kan aku sama Inayah serumah.! ucap nek Encim menyela pembicaraan antara Nek Inayah dan Alvaro.


"Boleh berapa no nya? tanya Alvaro.


Nek encim begitu antusias memberikan. no ponselnya tanpa menyadari jika nek Inayah sudah menghilang dari hadapan nya ...


Lah Inayah kemana?.tanya nek encim yang gelagapan.


Nek encim langsung berlari kearah dalam dan melihat lihat kesetiap kios yang dilewatinya untuk mencari nek Inayah.


Inayah kenapa aku ditinggalin sih?. omel nek encim saat dilihatnya nek Inayah sedang mengobrol dengan seorang pria muda dan tampan.didalam kios pakaian muslim.


"Ini siapa lagi sih? ko Inayah meski sudah tua tapi terkenal banget, kapan aku bisa seperti Inayah.! gumam nek encim.


Setelah selesai berbelanja nek Inayah langsung berjalan menuju mobilnya dan mengacuhkan kehadiran nek encim.


Kamu kenapa sih Inayah, ko sejak tadi kamu diamin aku, apa kamu cemburu si Alvaro meminta no ponselku? tanya nek encim yang sudah duduk di bagian kursi belakang..


Nggak ngapain aku cemburu, aku kan masih punya suami.! jawab nek Inayah.


"Terus kenapa kamu cuekin aku.?tanya nek encim yang penasaran.


Karena kamu udah bikin malu aku, masa belanja minta bayarin sama dokter prana kan nggak enak encim..omel nek Inayah.


Kapan lagi aku dapat beli baju gratisan kalau tidak sekarang, mumpung ada yang mau bayarin.! jawab nek encim tanpa rasa bersalah.


"Terserah kamu, lain kali aku nggak mau ngajak kamu lagi bikin malu..omel nek inayah


"Dasar inayah sensian, dikit dikit marah..gerutu nek encim.

__ADS_1


__ADS_2