
Nirmala merasa heran dengan tingkah papanya, yang selalu ngintilin mamanya setiap sang mama akan keluar rumah.
Papa kenapa sih nek, ko begitu banget tingkahnya, selalu ngintilin mama ..?Tanya Nirmala pada Bu Inayah.
"Papamu dalam mode cemburu berat!" jawab Bu Inayah sambil menatap ponselnya.
"Maksudnya nek?" tanya Nirmala kepo.
laki laki yang ada di pesta pernikahan Alvian waktu itu, mantan pacar terindah mama mu.
papamu bersahabat dengan laki laki itu,
karena sahabatnya akan melanjutkan kuliah di Jerman jadi dia nitipin mama mu sama papamu..tapi papamu malah tertarik sama mama mu..jadinya direbut deh sama papamu.
ucap Bu Inayah menjelaskan masalahnya.
"Nggak nyangka Mala, kalau mama jadi idola waktu muda..oceh Nirmala dengan bangga.
"Iyalah anak siapa dulu, Inayah gitu loh.. kembang desa sukun Rejo..kata Bu Inayah memuji diri sendiri.
Nirmala menatap malas kearah neneknya yang kepedean.
"Nenek lihat apa sih..?tanya Nirmala.
Nenek mau mesan barang di lazada, barang nya bagus. tapi nenek nggak tau cara mesannya Mala ..oceh Bu Inayah.
"Mending kita ke mall aja deh nek, dari pada capek capek mesan, ntar lain yang di pesan lain pula yang datang..
saran Nirmala.
"Emang bisa gitu Mala?" tanya Bu Inayah bingung.
" Bisa nek!" tapi nggak semua toko kaya gitu, banyak juga yang tokonya jujur..
jawab Nirmala .
"kriiiing..!
hp Bu Inayah berbunyi nyaring.
"siapa nek? tanya Nirmala.
"Sita..!tumben dia nelfon, ada apa ya..gumam bu Inayah.
"waalaikum salam..!
"Apa, gimana bisa? janda anak lima.
Hansip..di kantor kepala desa,,iya ibu akan pulang sekarang.
Mala nenek harus pulang kedesa!" fatar di gerebek hansip karena berduaan di rumah kosong sama janda anak lima..sekarang fatar di arak kekantor kepala desa..oceh Bu Inayah sambil berlari ke arah kamarnya .
Nirmala yang mendengar ucapannya neneknya langsung berlari ke arah kamarnya, dan membereskan pakaian untuk di bawa kekampung neneknya.
"Nenek, Mala ikut!" teriak Nirmala saat Bu Inayah sudah memasuki mobil .
Bu Inayah langsung membuka pintu mobil
__ADS_1
saat dilihatnya Nirmala berlari ke arahnya.
"Jangan lari- lari Mala!" kamu lagi hamil..omel Bu Inayah.
"Maaf nek, Mala takut ditinggalin sama nenek. jawab nirmala dengan memeluk neneknya.
*
*
Nirmala dan Bu Inayah tiba di kampung dengan kondisi panik, hingga tanpa sadar mereka tidak memberitahukan keberangkatan mereka pada keluarga di Jakarta termasuk suami Nirmala.
Bu inayah langsung menuju kantor kepala desa dengan perasaan bingungnya.
"Rame banget sih nek,?" tanya Nirmala yang tangannya di apit bu inayah.
"Ada apa ini? tanya Bu Inayah saat melihat sita menangis, dan fatar duduk di kursi depan meja pak kepala desa.
"Maaf Bu Inayah, kami menangkap mas fatar dan mbak ini, sedang berduaan di rumah kosong dekat pasar..ucap seorang laki laki berpakaian hansip.
"Emang mereka lagi ngapain, waktu kalian tangkap? tanya Bu Inayah.
"Lagi duduk berjauhan Bu..!jawab hansip.
Lah kalau duduknya berjauhan, kenapa mesti di arak kesini sih.. kan mereka hanya duduk.
tidak sedang kuda kudaan!" jawab Bu Sri spontan.
"Iya Bu, tapi kita kan nggak tau sebelumnya mereka ngapain aja ..dan tidak ada jaminan mereka nggak berbuat asusila di kampung kita.. jawab pak kepala desa.
Diam kamu, gertak Bu Inayah menunjuk kearah kepala desa dengan tatapan nanarnya.
Kamu tanpa dukungan dari saya, kamu tidak akan menjadi kepala desa disini,.dan kamu akan selamanya menjadi kepala kambing milik pak Karso, lintah darat itu.. jadi kamu nggak perlu sok kuasa seperti itu..
omel Bu Inayah dengan ucapan pedasnya
Kepala desa itu langsung menundukan wajahnya takut.
Fatar apa benar yang mereka tuduhkan itu .
tanya Bu Inayah.
Saya cuma berteduh tadi malam dirumah kosong itu nek, karena hujan terlalu deras!" jaket saya," saya pinjamkan sama mbak ini..
tapi mereka salah paham!" jawab fatar dengan wajah takutnya.
"Ya salah kamu!" ngapain berteduh di rumah kosong sama perempuan pula..
Minggu depan kamu harus menikah dengan perempuan ini. nenek nggak mau tau..
kamu itu selalu bikin masalah. omel Bu Inayah dengan tampang sangarnya.
"Udah Bu, nggak baik marah marah aja..tegur suaminya bu Inayah.
Lah bapak sejak tadi disini ngapain aja, Sampai masalah ini nggak selesai selesai.. oceh Bu Inayah dengan wajah kesalnya.
Pak Ilham hanya terdiam, dan menundukan kepalanya.
__ADS_1
"Mala ayo kita pulang," lama- lama disini bisa bertanduk kepala nenek ..gerutu Bu inayah menarik Nirmala keluar dari kantor kepala desa.
Ngapain kalian masih disini bubar semua , tunggu satu Minggu lagi..fatar akan saya nikahkan sama perempuan itu..sekarang pulang kalian. hardik Bu Inayah.
Semua warga langsung berlarian membubarkan diri, tanpa ada satu orang pun yang terlihat didepan kantor kepala desa.
Tiba dirumah:fatar mengurung diri di dalam kamar, karena takut terkena serangan angin puyuh dari neneknya.
"Mana fatar ?tanya Bu Inayah saat mereka akan makan malam .
"Di kamarnya Bu!" jawab sita dengan wajah takutnya.
"Pangil dia kemari.. perintah Bu Inayah .
"kreeeek"
Pintu kamar fatar terbuka dengan keluarnya Nirmala dan fatar.
Kamu tenang aja, serahkan aja padaku, nenek nggak akan ngamuk lagi..bisik Nirmala pada fatar.
"Nenek, papa lagi ngamuk dirumah sekarang. barusan mama nelfon nek.. teriak Nirmala mengagetkan orang yang ada disitu.
"Apa Mala, papa mu kenapa ngamuk? tanya Bu Inayah kaget dan melupakan amarahnya pada fatar.
"Nggak tau nek!" coba nenek telfon mama aja sekarang.. ucap Nirmala dengan duduk di meja makan disamping fatar yang bingung .
Mala papa kamu ngamuk, karena Audy kedapatan lagi Nerima telfon dari mantan nya. ucap bu Inayah panik .
"Emang papa ngamuk, cuma gara gara itu nek? tanya Nirmala santai.
"Iya Mala,"papamu kan cemburuan tingkat dewa.. ucap Bu Inayah sambil menyuap nasi kemulutnya dengan wajah tenang.
Ngapain papa segitu posesifnya, sama mama sih nek? tanya Nirmala.
"Mama mu kan cantik!" wajar dong papa mu cemburuan.
Alah mama kan udah tua nek, nggak perlu dicemburui.. ucap Nirmala mengompori nenek ya agar melupakan masalah fatar.
"Kamu lihat nenek dong!"meski udah tua nenek masih cantik kan..dengan narsisnya bu Inayah memperbaiki hijabnya.
Nirmala menyikut lengan fatar, agar ikut andil mengomentari ucapan neneknya .
"Iya nenek masih terlihat masih cantik banget. komentar fatar yang paham dengan kode Nirmala..
Kakek kalian aja masih suka cemburu sama nenek, kalau nenek ngobrol sama duda berondong di pasar.. ucap Bu Inayah dengan bangga.
"Emang gimana bentuk duda berondong nek? tanya Nirmala bingung.
Sita yang sejak tadi diam menahan takut mulai berani ikut nimbrung dengan pembicaraan ibu dan keponakannya
"Duda berondong itu,.mereka yang udah cerai. masih muda dan belum punya anak mala
ucap sita menjelaskan.
"Beneran nek?"tanya Nirmala dengan sikap bawelnya.
"Iya Mala.. jawab Bu Inayah dengan mata berbinar bahagia.
__ADS_1
Gimana nggak cemburu, kalau mereka ngincar pengen punya anak kaya mama kamu dan sita..omel pak Ilham dengan wajah ditekuk .